Aku dan sebuah cerita, part 9 : Gak terang-terang

Mantan Yang Kembali.
Cekidot !!!

Di depan teras rumah warna orange yang di tumbuhi segala tanaman yang berada di pekarangan rumah terdapat seorang yang sedangbermain masak-masakan dengan seorang gadis kecil yang menjadi kokinya, gadis kecil tersebut mengambil tanah dengan cacing yang ada di tanah tersebut kemudian menaruhnya di piring plastik.

"ni Om makan" ucap gadis kecil memberi piring berisi tanah dengan hiasan buah ceri di atasnya kepada orang yang di depannya. Orang di kasihnya melongo seperti orang kesurupan

"Om ihhh" ucap gadis kecil mencubit paha omnya

"adudududuh, sakit-sakit Ev"ucapnya meringis kesakitan

"makan gak nanti Eve bilangin mamanya Om !!" ucapnya marah walau mimik wajahnya masih dengan kelucuan,

"iye-iye" ucap Benkbenk pasrah dengan kelakuan keponakannya yang ditinggal ayah dan ibunya ke Jepang, tak berselang lama kemudian terdengar Suara motor berhenti di depan rumah Benkbenk, Benkbenk dan Eve yang berada di samping pagar mengintip dari balik tanaman ibunya Benkbenk

"besok mau aku jemput gak Ngel ??"

"gak usah aku berangkat sama ayah akuIs, kan sekolah aku sama kamu beda" ucap Angel

"ya sudah pulangnya aja gimana ??" tawarinya lagi, Angel pun berpikir sejenak.

"gimana Ngel ??"

"liat besok aja dehIs"

"ya sudah, aku pulang dulu Ngel sampai jumpa besok" ucapnya, Angel hanya mengangguk dan bunyi motor terdengar kembalimeninggalkan rumah Bebkbenk, Angel pun memasuki pekarangan rumah

"hayooooo, siapa tuh ???" gebetannya ??"ucap Benkbenk yang mengangetkan dari balik pohon mangga

"kak Angel punya pacar, Eve bilanginOma" ucap Eve yang berlari dari persembunyiannya dan memasuki rumah, Angel yang kaget tak bisa berbuat apa-apa selain mengejar Eve.

"cie punya pacar cie" ucap Benkbenk yang masih mengejek Angel yang sedang menonton Tv

"apaan sih, bukan pacar kakak" ucap Angel sewot

"terus apa donk ??kok teman nganterin pulang" ucap Benkbenk

"teman doank gak lebih" ucap Angel sewot

"hati-hati lho, ntr jadi suka lho hahahahaaha" ucap Benkbenk tertawa sambil mencoel dagu Angel

"isssshhhh, mama kak Benknya tuh"teriak Angel mengadu kepada ibunya

"kakak jangan ganguin adeknya"teriak ibunya dari dapur

"ngaduan lu" ucap ucap benkbenk berjalan keluar, "bodo weeek"ucap Angel.



❎❌❌❌❎


Malam yang dingin denganhujan yang membasahi jalan raya dan pepohonandi sore hari tadi yang sempat terik di siang harinya, dan segelintir orang yang menikmati kopi dan gorengan yanghangat di warung kopi Doni, Nofal, dan Dimas itu lah orangny.

"udah dua minggu lebih gua liatin lu ke rumah Aurel mulu Fal ??" tanya Dimas

"suka-suka gua donk mau ngapain"balas Nofal

"apa jangan-jangan lu mau maling rumahnya ??, kan rumahnya dia gede banget" ucap Doni

"taii" sembari menjitak Doni "orang gantengmacem gua mana ada maling rumhanya, paling maling hatinyaahahahahahah"tambah Nofal sembari tertawa liar,

"emank yang lu suka dari Aurel apaan??" tanya Dimas

"pandai main gitar sama nyanyi, cantik dan Sexy bro"ucap Nofal sembari melekuk-lekuk tangannya

"iye sih ntu bocah bisa nyanyitapi suaranya agak Fals dikit"ucap Dimas

"emank lu bisa nanyi juga ??" tanya Doni

"oh tentu bisa bosque" ucap Nofal Yakin

"coba nanyi, penasaran gua sama suara lu sama gak kaya pengamen yang seringdateng ke rumah gua gak" ucap Dimas

"tai" ucap Nofal menoyor kepala Dimas, " pasang kuping bae-bae, "Oh.."

"Assalamulaikum"ucap memberi salam"mang cappucino satu ya"tambahnya memesan Minuman Favoritenya

"Walaikumsallam" ucap serempak

"lu ngapa ?? mulut monyong-monyong gitu ??"

"mau nyium tembok dia" ucap mamang pemilik warung menaruh pesanan Cappucino"makanya cari pacar dek apa perlu mamang kasih obat ganteng" tambah mamang, Mendengar itu Doni dkk pun tertawa mendengar guyonan mamang pemilik warung Nofal yang di kacangin hanya mendengus kesal.


"eh Benk lu masih kenal sama Rista gak ??" tanya Doni

"Rista mana ??" tanyanya balik

"Amanda Dwi Arista teman sekelas kitapas kelas 2 SMK" ucap Doni

"oh Rista itu, emank kenapa ??"

"dia baru pindah dari Surabaya ke perumahan deket rumah gua, tapi wajahnya agak berubah putih plus cantiknya luar binasa Benk gak kaya pas SMK dulu" ucap Doni

"owwh" Benkbenk ber"o"ria

"set dah, sama mantan begitu amat"ucap Doni

"mantan mbahmu" ucap Benkbenk sewot

"gua baru tau lu punya Mantan Benk, lu kan tetutup banget sama yang namanya Wanita" ucap Nofal

"dia kan sukanya sama Om-om yang brewokan fal" ucap Doni, Nofal dan Dimas tertawa

"Bangsat !!" ucap Benkbenk menyepak kaki Doni

"oh jangan-jangan dia pindah minta balikan lagi Benk sama lu" ucap Dimas

"bodo amat sesuka hati lu pada aje" ucap Benkbenk

"gitu aje marah lu" ucap Nofal

"btw Don, tadi siapa namanya ?? cantik gak ??"tanya Dimas

"Rista, beuh bukan maen ni gua kasih liat Fotonya" ucap Doni memberikan sebuah foto di Hpnya

"eh lu ngajakin gua ribut ??" tanya Dimas

"lah ngapa ?? cantikan" ucap Dimas

"cantik palamu peyang, ngapa lu ngasih foto lu yang lagi telanjang dada kampret" ucap Dimas jengkel dan menonjok pelan perut Doni, Nofal dan Benkbenk hanya tertawa renyah

"eh iya, maaf-maaf" ucap Doni dan Doni pun memberikan Foto Rista yang sebenarnya.

"cantik euy" ucap Dimas

"inget Dhike mas" ucap Doni

"mana liat ??" ucap Nofal merebuat hp ditangan Dimas

Hanya Ilustrasi!

"iya cantik Benk, ngapa lu putusin Benk orangnya cantik gini" ucap Nofal

"bodo amat dah ah guamau balik""ni mang kembalianya buat mamang aja"

"duitnya pas Cok"




❎❌❌❌❎




Kantin kampus yang tak begitu banyak orang membuat seluasa memilih tempat duduk kosong itulah yang di lakukan Benkbenk yang berada di pojokan kantin di temani secangkiCappucino hangat dan roti bakar yang berada di tangan kirinya sembari melihat-liat Timeline di hp miliknya. Dan satu Notif Line masuk ke hpnya dengan nama Manda tertera,"Hay ??" itulah Line yang di dapat Benkbenk, namum Benkbenk hanyadi baca saja tak membalasnya dan melanjutkan aktivitasnya melihat-lihat Timeline klub kesukaannya. tak lama berselang notif Line muncul lagi hal yang sama ia tak mengubrisnya notif Line tersebut dan hanya membacanya saja.

"tumben lo udah dateng" ucap seorang yang datang dan menepuk pundak Benkbenk

"Astagfirullah, dateng-dateng ngagetin bae lu Yon bukannya ngucapin salam" ucap Benkbenk

"hahaha,i am sory-sory i am sory"ucap Dion dan menyuruput cappucino milik Benkbenk

"sok inggris lu kampret"ucap Benkbenk di sertai tawa Dion.

15 menit kemudian datang lah 3grombolan setan yang membawa2 bidadari cantik yang turun dari khayangan.

"Doni bawa Viny, si Dimas bawa Dhike, lu mana Fal ??" tanya Dion yang mengejekNofal yang sepertinya menjadi obat nyamuk oleh Doni dan Dimas saat datang ke kantin,  Nofal yang di ejek menjadi bulan-bulanan temannya tak lupa menjitak kepala Dion

"oh iya, btw Manda gimana ??" tanya Doni,

"Manda siapa ??" tanya Dion dan Benkbenk binggung

"lu gak ada urusannye" ucap Dimas menarik tangan Nofal"sini gua ceritaiin"tambah Nofal

"kemaren dia minta id Line gua ya sekalian aja gua kasih id Line lu" ucap Doni

"pantes, Notif guabeberapa menit sekali notif muncul aje" ucap Bankbenk memberikan layar hpnya yang menunjukan notif 15 pesan baru

"kok kalian di sini ??"

"nyantai dulu Ay" ucap Dimas

"aku gak nanya kamu, aku nanyaViny ama Ikey, weeek" ucap Ayana

"setdah galak" ucap Dimas

"aku duluan ya" ucapDhikedi lanjutkan di belakangnya Viny dan Ayana

"duluan" ucap Ayana,


"kak Shafa mau kemana ??" ucap seorang gadis muda yang memanggil kakaknya

"mauke mini market sebentar, kamu tolong jaga rumah" ucap Shafa

"mama sama papa kemana ??"

"merekakan balik lagi ke Surabaya tadi subuh pas kamu masih tidur" ucap Shafa

"owh, ya udah manda nitip Kripik setan kak" ucap Manda

"ye, mana ada Kripik setan di mini market aneh kamu, y udah kakak pergidulu" ucap Shafa menggelengkan kepala, Manda hanya cengengesan saja dan masuk ke dalam rumah, di kamar iamembuka app Line di hpnyaManda hanya menghela nafasnya karna pesan yang ia kirim hanya dibaca saja oleh Benkbenk.

"kebiasaan" ucap Manda yang melempar Hpnya di kasur.





❎❌❌❌❎



Taman kota di sore hari begitu ramai akan muda mudi yang berpasangan ataupun yangjomblo maupun yang sedang nongkrong taklupa pedagang asongan menjajakan dagangannya di pinggir trotoar, kolam air mancur yang berada di tengah-tengah taman terdapat seorang wanita muda yang sedang memperhatikan seorang pria yang sedang tertidur di rerumputan taman yang sebelah kanan dan kirinya terdapat pohon yang rimbun,wanita muda tersebut pun melangkahkan kakinya mendekati pria yang sedang tertidur di rerumputan. Wanita pun duduk di sebelah pria tersebut.

"kalau mau tidur di kamar jangan di sini, seperti orang mati tau",ucapnya, Sang priayang hanya memejamkan matanya tertegun mendengar suara wanita yang ada di sebelahnya

"ngapain kamu di sini ??" ucap sang pria kaget

"ngapa sih pake kaget segala,Istri sendiri juga" ucap sang wanita merangkul tangan sang pria, sang pria hanya melongo

"aku ke sini cuma ngasih ini" ucap sang wanita memberikan sebuah kotal kecil kepada sang pria

"apa ini ??" tanya sang pria

"buka aja" ucap wanita, kemudian sang pria pun membuka kota kecil tersebut dengan perlahan dan sang Pria kaget setangah mati mendapatkan sebuahtestpack yang menunjukan hasil positif kehamilan


Testpack : Alat Tes Kehamilan Selebihnya Tanya Google


"ini....??" sang pria gaguk, sang Wanita hanya mengangguk dan tersenyum lebar yang mehiasi bibir cantiknya, namun sang pria Pingsan.

"Ok, cut" teriak sutradara yangmelihat dari kejahuan"adegan kalian luar binasa" ucap sutradara dan di sertai dengan tepuk tangan yang meriah dari warga sekitar yang menontonya maupun crew sinetron.Itulah sebuah salah satu scene dari sebuah sinetron kejar tayang yang sedang membuat scene di Taman Kota.


"kalau aku hamil gimana ya"

"heh, jangan mikirin itu urusin dulu pendidikan kamu sampe beresmalah pikir begituan"

"heheheh"

"jan tawa, kita mau ke mana lagi ??"

"galak, makan aja terus pulang"

"gak jadi nonton ??"

"Gak !!"

"galak"

"Apa ??"

"gak gak, yuk jalan"




❎❌❌❌❎

▶ Omongan Ane ◀

btw ada yang Ikut HS Believe ??

Terima Kasih dan Sampai Jumpa



Aku dan sebuah cerita, part 9 : Gak terang-terang Aku dan sebuah cerita, part 9 : Gak terang-terang Reviewed by Melodion on November 27, 2017 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Beri dukungan kepada para penulis-penulis cerita yang ada di-Melodion cukup dengan memberi komentar (Pendapat, review atau pun kritik) dikolom komentar.

- Melodion team -

Diberdayakan oleh Blogger.