7 February 2018

Numeriq | File XI : Redrum


Begitu banyak kematian yang terjadi di-Kota Jakarta. Simak kisahnya berikut ini.

N U M E R I Q
Langit Jakarta sudah memasuki waktu pagi hari, lebih tepatnya jam 5.28 Waktu Indonesia Bagian Barat.  Dijam segini sudah menjadi jam bagi keluarga Melody untuk beraktifitas.
Sang kepala keluarga alias Ayahnya Melody, Citra dan Frieska sedang asyik menonton berita di TV dengan kopi hangat.
Citra dan Ibunya sedang memasak air dan juga memasak sarapan didapur.
Melody asyik bergolak-golek diatas kasur untuk mengumpulkan ‘Nyawa’nya
Sedangkan Frieska terlihat gelisah, itu bisa dilihat dari raut wajahnya diposisinya yang sedang duduk diatas kasur.
“.... Gak bisa tidur....” gumamnya dengan kantung mata yang sedikit bengkak.
Perhatiannya tertuju kepada jendela kamarnya yang tertutup tirai, namun itu hanya sementara karena sehabis itu ia menundukan kepala.
“... Bagaimana nih...” gumamnya sekali lagi.
Suara pintu balkon rumah sebelah terdengar oleh telinganya, ia kembali menatap jendela karena tahu itu tandanya Dion hendak melakukan senam biasa dibalkon rumah pria tersebut. Tangan kirinya hendak menyibak tirai jendela akan tetapi gerakan tangannya berhenti dan urung niatnya untuk melakukan itu.
“Haaah,” Frieska menghela nafas dan memandang langit kamarnya, “Kenapa aku jadi seperti ini....”
Frieska terlihat bengong menatap langit kamarnya, dikarenakan dari semalam otaknya selalu saja memikirkan tetangganya tersebut. Ia tidak mengerti kenapa ia bisa tertarik dengan Dion padahal dia tidak begitu senang dengan keberadaan pria tersebut. Dan Frieska bukanlah wanita yang bodoh, karena gejala ini pernah ia rasakan sebelumnya sewaktu melihat pria-pria yang sekarang sudah menjadi mantan pacarnya.
“... Aku tidak mungkin menyukainya...” keluh Frieska dan memangku kepalanya dengan tangan.
“Adededeh!!”
Suara rintihan Dion bisa didengar oleh kedua daun telinganya, mendengar itu membuat Frieska tersenyum manis.  Karena itu suara rintihan yang saban pagi didengarnya dan ia tahu persis apa yang menjadi penyebab Dion merintih seperti itu.
“Pasti kepalanya terantuk lagi,” gumamnya dengan tawa kecil.
Gara-gara itu niatnya yang semula terkumpul kembali. Tangan kirinya dengan tangkas menyibak tirai jendela kamarnya dan dengan senyumannya itu ia hendak melihat Dion merintih.
Akan tetapi tubuhnya tiba-tiba mematung.
Terlihat Dion dengan santainya memangku kedua tangannya diatas pembatas balkon rumah dan melihat kamar Frieska dengan teropong yang digunakannya.  Dion cengengesan dan melambai-lambaikan tangannya dari posisinya itu.
“AAAAAAAAAAAAA!!!!”
Frieska berteriak dengan wajah yang memerah bukan main dan wanita ini langsung menutup tirai jendelanya. Sedangkan Dion tertawa terbahak-bahak, menaruh teropong diatas meja santai dan melanjutkan rutinitas senam yang biasa ia lakukan.
Sementara itu dirumah Ozy bisa terlihat Naomi masih tertidur pulas diatas tempat tidur dengan posisi tengkurep dan tubuh yang hanya ditutup oleh selimut, disamping wanita itu juga terdapat Ozy yang bertelanjang dada sedang memandang langit-langit kamarnya karena pria ini baru terbangung dari tidurnya.
Pria ini membunyikan terlebih dahulu tulang punggung dari posisi ia berbaring, sehabis itu ia memandang Naomi yang masih tertidur disampingnya. Ozy menghampiri Naomi yang tengkurep dan menggoyangkan bahunya.
“Hei bangun.”
“Ng...” gumam Naomi lemah karena masih terlena dengan alam mimpi.
“Hmmm.”
Ozy kemudian memeluk Naomi dan...
[ Bersambung ]
N U M E R I Q
“Ada Awal Ada Akhir”
Pernahkan kalian membaca kalimat diatas? Kalau pernah maka kita termasuk orang yang beruntung bisa membaca dan mengerti arti kalimat itu. Karena faktanya keponakan saya baru tahu kalimat tersebut.  Untung saja saya ini om yang sangat baik hati dan rajin menabung, maka saya beritahu dia terlebih dahulu karena saya bisa melihat masa depan. (Tolong tepuk tangan dulu)

Apa yang saya lihat dari dirinya dimasa depan?
Yang saya lihat adalah dia akan di-Bully oleh teman-temannya sendiri karena tidak tahu kalimat ‘Ada Awal Ada Akhir!’
Lalu apa yang terjadi?
Dia akan menjadi pribadi yang tertutup!
Selalu mojok dipojokan rumah!
Membuat puisi kelam!
Termenung memandang deras hujan dibalik jendela dengan wajah suram!
Tidak ada yang bisa mengerti dirinya kecuali kesendirian dan kegelapan!
Pokoknya EMO abis!
Saya sebagai Om nya yang kalem nan bijaksana tentu saja tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Karena itu sejak dini saya memberitahukan dia tentang arti dan maksud dari kalimat ‘Ada Awal Ada Akhir’ agar dikemudian hari dia tidak akan di-bully teman-temannya.
Tolong tepuk tangannya.

Terima kasih atas tepuk tangannya, meskipun saya sudah memberitahu dia tentang kalimat itu tapi saya pesimis sekali kalau dia bisa mengerti dengan apa yang saya beritahukan untuknya.
Ya, saya pesimis.
Pesimis sekali.
Sangat-sangat pesimis.
Karena mau berapa bait kata yang saya berikan.
Saya pesimis dia tidak akan mengerti maksudnya.
Kalau ditanya ‘Kenapa?’
Kenapa
Kenapa
Kenapa
Dan kenapa
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Karena dia baru berumur 10 bulan.
Reaksi pembaca


--------------- Batas Jahiliyah ---------------
Apa pembaca heran dan bingung kenapa saya tiba-tiba memotong cerita sebelumnya dan memberi tanda [ Bersambung ].  Jangan heran dan jangan bingung lagi, dan lewat pengalaman yang sudah-sudah [Beautifull Aurora III dan Beautifull Aurora IV] maka pembaca pasti sudah tahu maksud saya membuat ini.
Ya, cerita Numeriq dengan ini saya nyatakan TAMAT.
Saya tidak melanjutkan cerita itu seperti diatas tentu saja ada alasannya.  Dan alasannya itu ada 2. Saya akan memberitahukan alasan lainnya dahulu sebelum alasan utamanya.
[ ALASAN No. 2 ]
Saya sibuk.
Sudah saya beritahukan kalau bulan April nanti saya akan menyambut ‘Hari besar’ dalam hidup saya. Dibulan Februari ini saya akan benar-benar disibukan dengan pekerjaan ditempat saya bahkan sebentar lagi saya mau keluar kota. Sistem kerja saya itu memakai sistem Deadline. Yang dimana kalau tugas itu tidak selesai tepat pada waktunya maka tempat kerja saya itu akan KACAU, dan tentu saja karir saya disitu juga ikutan KACAU.
Karena itu saya sudah memberi tahu sebelumnya kalau Cerita saya itu tidak akan tentu update-nya, meskipun begitu saya akan meluangkan waktu untuk melanjutkan ceritanya ditengah kesibukan saya. Yang pasti cerita saya akan saya update tapi tidak tentu waktunya.
Karena itu saya disetiap celotehan saya sering bilang Jangan tanya kapan Update-nya
Saya serius itu.
Kenapa saya meminta hal itu karena saya sering ditanya Kapan update-nya oleh segelintir pembaca yang tampaknya agak sulit diajak bekerja-sama. Tidak percaya? Kalau saya mau saya tampilkan semua screenshot dari DM Twitter sampai pesan Facebook yang saya dapat untuk menanyakan kapan update-nya cerita saya itu.
Saya orangnya gak enakan dan saya bosan memberi alasan yang sama berulang-ulang kembali.
Pokoknya saya benar-benar akan disibukan dengan pekerjaan saya dari Februari sampai Maret, saya bisa saja melanjutkan cerita ini ditengah kesibukan saya tapi ALASAN UTAMA (Atau alasan no. 1) ini lah yang membuat saya enggan melanjutkannya.
[ ALASAN no. 1 ]
Dan alasan nomor 1 inilah yang menjadi pendukung alasan nomor 2 tadi.

Pembaca sudah melihat ScreenShot diatas? Tentu saja, ngapain juga saya mempertanyakan pertanyaan bodoh ini.
Jadi tanpa saya jelaskan lagi sepertinya sudah pada tahu.
 “Burung dikenal dari kicauannya, Manusia dikenal dari omongannya.
Gak sabaran sih hahahaha.
--------------- Batas alasan ---------------
Seperti 2 cerita sebelumnya, saya akan memberikan point-point lanjutan cerita ini sampai tamat. Dan point-point kelanjutan ceritanya bisa dilihat setelah kata  N U M E R I Q dibawah ini.
N U M E R I Q
1.  Naomi akan terbangun, dia mengajak Ozy berbicara dengan mengatakan kalau dirinya hamil maka Ozy harus menikahinya.
2.  Shani akan terbangun dari tidurnya dengan Yona yang memeluknya. (Di akhir cerita kemarin diceritakan kalau Shani menginap di-apartement Yona)
3.  Shani berusaha melepaskan diri tapi berhenti saat Yona mengigau, “... Feni...”
4.  Untuk pertama kalinya Dion mengantar Melody ketempat kerja karena mobil Melody mogok.
5.  Vienny akan berhenti dari Redrum karena dia sudah bisa bekerja normal disalah satu toko buku kenalan ibunya. (Yang menggantikan Vienny dimarkas adalah Farin)
6.  Semua anggota Redrum akan berkumpul dimarkas, baik pengawas, eksekutor dan Informan. (Yang sering bertugas diluar)
7.  Ega akan membawa Zacky, Gus Tatto, Deny kemarkas karena sesuai janji Direktur apabila mereka bertiga keluar dari penjara maka mereka bergabung dalam organisasi ini. (Buat yang lupa mereka bertiga bisa baca kembali Numeriq File V)
- Deny menjadi pengawas.
- Gus Tatto dan Zacky menjadi eksekutor.
8.  Selagi menunggu hasil interogasi (6 anggota Black Snake) Shani berbicara dengan Dion.
9.  Shani akan berkata kalau ia merasa aneh melihat Yona memperhatikannya, dan mengatakan kalau Yona benar-benar merawat luka memarnya itu.
10.  Shani juga akan berkata soal Feni, dan Dion menjawab Feni adalah adik tiri Yona yang mati bunuh diri karena mental nya Down diperkosa oleh perampok pedopil yang juga membunuh kedua orang tua Yona.
11.  Dion juga berkata kalau Shani mengingatkan Yona akan Feni, karena mereka juga sering bertengkar menurut penuturan Yona.
12.  Shani terdiam dan mulai mencari informasi tentang Yona di-database Redrum.
13.  Ozy akan datang kemarkas dan berseru kalau ia sudah menjadi pria sejati, semua orang tidak mengerti maksudnya apa.
14.  Ozy lagi-lagi bertengkar dengan Deny dengan alasan tidak terima mereka saling menatap mata. Enu menghentikan mereka berdua.
15.  Hasil pemeriksaan selesai, dan hasilnya anggota Black Snake membantu Birwan melarikan diri ke kota Singkawang, Kalimantan Barat menggunakan jalur laut. (Anggota Black Snake menyamar menjadi angkatan laut)
16.  Karena tidak ada markas Redrum di-Provinsi itu selain kota Pontianak, maka Direktur memerintahkan 3 anggota Elit Redrum untuk kesana dan meminta bantuan dari markas Redrum bagian Pontianak.
17.  Yang akan kesana adalah Manda, Sistim, Damar (3 anggota elit) kemudian Reno  dan Zacky.
18.  Farin akan kesal melihat Ega yang mencari perhatian Saktia.
19.  Setelah mendapatkan semua informasi itu maka semua anggota Redrum kembali ketugas mereka masing-masing. 5 anggota Elit yang dipinta ke Kalimantan Barat segera berangkat menggunakan pesawat.
20.  Direktur meminta Dion, Enu, Ozy, Ega dan Yona untuk membereskan sindikat kriminal nanti siang. Tapi sebelumnya Direktur meminta Dion, Enu dan Ega untuk mengantar semua anggota Black Snake pulang ke wilayahnya.
21.  Farin lagi-lagi akan kesal karena Ega hanya mau mengantar Saktia.
22.  Selagi menunggu Dion kembali, maka Shani hendak mengganggu Yona lagi.
23.  Yona tiba-tiba pingsan sebelum Shani melakukannya. Dokter Redrum yang memeriksa mengatakan kalau Yona hanya kelelahan saja.
24.  Diruangan klinik maka Farin bercerita kalau Yona tidak tidur karena asik menjaga Shani yang sudah tertidur.
25.  Shani tentu saja bertanya kenapa, dan Farin akan menceritakan cerita yang tak jauh berbeda dengan yang Dion ceritakan sebelumnya.
26.  Shani kemudian bertanya Boby tentang Yona selama di Bogor.  Boby akan menceritakan bagaimana beringasnya Yona menghancurkan markas perampok seorang diri. (Dimarkas itu ada perampok yang dulu memperkosa Feni dan membunuh kedua orang tuanya)
27.  Shani juga akan bertanya soal Feni kepada Boby. Boby hanya tahu kalau adik tirinya Yona itu bunuh diri dirumah sakit.
28.  Beby akan mencari masalah dengan Dion, Enu, Ozy dan Ega karena Beby tidak menerima perlakuan Yona terhadapnya.
29.  Mereka berempat acuh tak acuh, Beby yang kesal lalu menyerang mereka berempat dibantu 3 anggota Black Snake lainnya.
30.  Dion, Enu, Ozy dan Ega sebisa mungkin tidak membalas serangannya.
31.  Yang akan menghentikan keributan itu adalah pemimpin Black Snake. Beby marah dan meninggalkan tempat itu.
32.  Sebelum pulang, pemimpin Black Snake mengajak Dion berbicara 4 mata.
33.  Pemimpin Black Snake akan bertanya.
- Kapan Dion bergabung pertama kali.
- Apa yang menyebabkan Dion bergabung
34.  Dion akan menjawab seadanya, dan lagi-lagi pemimpin Black Snake akan bertanya.
- Apa Dion rakus saat makan.
- Apa Dion merasa aneh dirinya masih terlihat muda diusianya yang hampir menyentuh 30 tahun.
35.  Dion akan heran dengan pertanyaan itu, dan pemimpin Black Snake mengatakan kalau Dion mirip seseorang yang dia kenal. Dion lantas bertanya siapa yang dimaksud, dan pemimpin Black Snake berkata kalau Dion mirip sekali dengan kakeknya. (Kakek Dion yang dimaksud)
36.  Dion terkejut karena ia tidak tahu kalau ia memiliki kakek, bahkan ia tidak tahu tentang orang tuanya.
37.  Pemimpin Black Snake mengatakan kalau Kakeknya Dion dahulu adalah pembunuh bayaran dan semasa mudanya pernah menjadi bagian didalam masa pemerintahan Soeharto, bisa dibilang kakeknya Dion adalah satu satu pelaku penembak misterius yang kasusnya bikin heboh dahulu.
38.  Dion ingin tahu lebih banyak, tapi pemimpin Black Snake undur diri karena ada urusan.  Dia memberikan alamat rumahnya kalau Dion ingin tahu tentang dirinya. Dion kemudian kembali kemarkas Redrum.
39.  Yona akan siuman dari pingsannya.
40.  Direktur menyuruh Yona untuk istirahat saja. Tapi Yona bersikeras untuk melanjutkan misi nanti, Farin dan anggota Redrum lainnya juga menasehati hal yang sama tapi Yona sangat keras kepala.
41.  Shani yang melihat itu hanya bisa berpikir kalau Yona benar-benar membenci kriminal.
42.  Shani mengajukan diri untuk menjadi pengawas Yona untuk sementara dalam misi ini. Yona menolak tapi Shani juga sama keras kepalanya. Direktur akhirnya mengiyakan.
43.  Saat Dion, Enu, Ozy, Ega sudah kembali kemarkas. Maka 5 anggota elit itu sudah siap dengan misinya.
44.  Dipenyerangan itu nanti Shani juga akan ikut turun tangan karena 5 anggota elit itu sedikit terdesak.  Misi berhasil tapi Shani mengalami cedera yang membuatnya pingsan.
45.  Shani akan siuman didalam mobil klinik tapi dia merasakan tubuhnya dipeluk dan mendengar suara tangis. Itu adalah Yona, dan tanpa sadar Yona akan berkata, “Kamu akan baik-baik saja! Kakak ada disini!”, Shani memilih diam dan terus berpura-pura pingsan.
46.  Setelah Shani dirawat dimarkas maka ia hendak pulang dan ingin diantar Dion. Tapi Yona memaksanya agar dia yang mengantar.  Dion memberi kode kepada Shani untuk mengiyakan saja.
47.  Yang pasti untuk kedepannya Shani akan membiarkan Yona bersikap seperti itu meskipun nanti mereka akan selalu bertengkar. Tapi diam-diam saling memperhatikan.
48.  Manda, Sistim, Reno, Damar dan Zacky sampai dikota Pontianak, Kalimantan Barat.  Dengan bantuan Redrum cabang Pontianak maka mereka segera meluncur ke Singkawang.
49.  Butuh beberapa Jam untuk sampai ke Kota Singkawang.  Setelah sampai mereka segera mencari posisi tempat persembunyian Birwan.
50.  Terjadi pertempuran hebat terlebih lagi pertempuran itu terjadi dipegunungan, tempat dimana Birwan diduga bersembunyi. Hal-hal yang akan terjadi disini adalah.
- Sistim akan menggunakan Baseball bat level 3 (Yang bahan bakunya besi semua)
- Diperkenalkannya cara bertarung Manda menggunakan 2 belati panjang andalannya.
- Damar yang begitu ahli menggunakan 2 senjata api.
- Zacky tewas tertembak kepalanya.
- Reno akan meniru cara bertarung Dion melawan Barta dahulu, dan dia akan menemukan gaya bertarungnya sendiri selama pertempuran itu.
51.  Pertempuran selesai dan mereka tidak dapat hasil apa-apa karena Birwan sudah melarikan diri lagi jauh-jauh hari sebelumnya. 
52.  Bayu akan mendapatkan masa tugasnya kembali.
53.  Ozy akan pulang dan dirumahnya itu sudah ada Naomi yang menunggunya dan membawa bahan masakan untuk dimasak. (Naomi datang tanpa pemberitahuan)
54.  Dion pulang dan kaget melihat Frieska yang sedang berbicara dengan temannya didepan rumah, karena teman Frieska itu adalah Shania. (Shania adalah teman Frieska dikampus yang juga menempuh S 2)
55.  Saat ada kesempatan (Frieska masuk kedalam rumah) lagi-lagi Shania meminta Dion untuk tidak memberitahu Frieska soal pekerjaannya. Dion mengiyakan saja.
56.  Akan ada yang menjemput Shania dan itu adalah Saktia. Saktia kaget kalau Dion adalah tetangganya Frieska. (Saktia juga teman Frieska hanya saja mereka berteman sejak SMP.  Karena itulah Frieska, Shania dan Saktia saling mengenal)
57.  Dion akan menerima telepon dari Melody, Dion lupa untuk menjemputnya pulang.
58.  Frieska ingin ikut, karena ingin sekali saja ke Hotel tempat dimana Melody menjadi manajer hotel.
59.  Akan ada suatu percakapan antara Dion dan Frieska, yang pasti Dion akan terus menggodanya untuk hiburan (Yang dimana Frieska kelabakan dan salah tingkah dibuatnya).  Tapi ada suatu percakapan nantinya yang dimana tanpa sadar Frieska berseru dengan lantang dan mengatakan, “Itu karena aku menyukaimu!”
60.  Yang pasti gara-gara itu Dion terdiam begitu juga Frieska, Frieska wajahnya akan memerah bukan main karena malu.
61.  Hujan kembali mengguyur kota Jakarta. Didalam perjalanan pulang saat menjemput Melody tak ada suara yang dikeluarkan oleh Dion, Melody atau pun Frieska.
62.  Dion kemudian menepi dijalan, Melody bertanya kenapa berhenti.
63.  Dion akan berkata dia sudah tidak bisa menyimpannya lagi.  Pertama Dion akan mengatakan kalau tadi Frieska memberitahu kalau adik Melody itu menyukainya. Melody akan terkejut begitu juga Frieska yang bingung kenapa Dion memberitahukan hal itu.
64.  Dion kemudian memberitahu kebenaran tentang kematian Veranda kepada Frieska. Melody lagi-lagi kaget saat Dion memberitahukan hal itu.
65.  Frieska yang mendengar itu kemudian menangis dan marah, dia memukul Dion dari belakang, meminta Dion untuk pergi dari kehidupan keluarganya. Melody mencoba melerai tapi Frieska benar-benar marah.
66.  Frieska mengajak Melody pulang bersamanya, tapi Melody masih berusaha membuat Frieska dan Dion damai. Frieska marah dan keluar dari mobil Dion sendirian.
67.  Melody bertanya kenapa Dion memberitahukan hal itu, Dion mengatakan Frieska harus tahu yang sesungguhnya dan dia tidak mau membuat adiknya Melody itu menyukainya tanpa tahu kebenaran yang terjadi.
68.  Melody meminta Dion untuk mencari adiknya terlebih dahulu karena ia khawatir dengan Frieska ditengah hujan deras seperti ini.
69.  Mereka berdua akan menemukan Frieska, namun Frieska mengalami kecelakaan. (Ditabrak) Mereka berdua segera mengantar Frieska kerumah sakit.
70.  Dion yang merasa bersalah berkata kepada Melody kalau dia yang akan menanggung semua biaya rumah sakit. Melody awalnya menolak tapi Dion terus memaksanya, Melody akhirnya mengiyakan dan Dion meminta Melody tidak memberitahukan hal ini. Dia juga meminta Melody berkata kalau Melody lah yang membayar biaya rumah sakit apabila ditanya oleh orang tuanya.
71.  Kepulangan Manda, Damar, Reno dan Sistim segera menjadi perbincangan karena selain informasi tentang Birwan yang kabur, mereka juga memberitahukan kabar tewasnya Zacky yang baru bergabung.
72.  Ega akan berkata kepada Gus Tatto dan Deny kalau inilah resiko kalau sudah bergabung dengan Redrum. Mereka berdua memaklumi dan akan membalaskan dendam kepada Birwan.
73.  Dan hari-hari berikutnya nanti Dion akan terus datang kerumah sakit untuk menjenguk Frieska. Yona dan Shani kadang ikut saat tahu kalau Dion sering kesini. Disini nanti Yona akan berbicara untuk pertama kalinya dengan Melody.
74.  Dan File-File berikutnya akan menceritakan tentang semua tokoh-tokoh yang ada dicerita ini. 1 tokoh 1 file dan tentu saja akan panjang. 18 file, bisa dibilang filler untuk cerita ini.
- Cerita tentang Enu sewaktu masih kecil bersama Dion dan cerita dia bersama Dion dulu sebelum bergabung dengan Redrum.
- Cerita Yona saat adik tiri dan kedua orangnya masih hidup secara lengkap. Shani akan mendengar cerita ini diam-diam karena waktu itu Yona berbicara dengan Farin.
- Cerita Naomi sewaktu melakukan masa pelatihan sebelum resmi masuk kekepolisian dan cerita dia tentang mantannya yang seorang TNI waktu itu.
-  Cerita Bayu yang pertama kalinya masuk kepolisian dan akan diceritakan kenapa ia menyukai Andela.
- Cerita Ozy yang ditinggal mati oleh keluarganya karena dibunuh oleh psikopat. Sampai dimana ia melakukan pembunuhan pertamanya, dan pertemuannya dengan direktur saat ia berhasil menemukan tempat tinggal psikopat yang membunuh keluarganya dahulu.
- Cerita Ega yang cepat panas, dia pernah membunuh orang gara-gara game online disalah satu warnet karena orang yang dibunuhnya itu adalah keyboard warrior (Beraninya hanya didunia maya) Ega sewaktu itu sudah akrab dengan Adis, Adis lah yang membantu Ega melacak keberadaan orang itu.
- Cerita Adis yang melakukan aksi kriminalnya mencuri uang dan rahasia di-Internet. Dicerita tentang Adis ini juga akan menceritakan dimana dia dan Ega direkrut oleh pak Hengky.
- Cerita Desy yang direkrut oleh salah satu petinggi Redrum.  Desy ternyata adalah pembunuh yang setingkat dengan anggota Elit lainnya (Seperti Dion dll) tapi dia tidak mau menjadi pembunuh saat bergabung, dia memilih menjadi pembuat senjata. Desy ini sangat pintar dan kuat meski kelakuannya konyol.  Bahkan ia dilatih sebelumnya oleh salah satu anggota Redrum sebelum menjadi pembunuh.
- Cerita Vienny, ceritanya tentang dia dan Enu semenjak Vienny putus dengan Dion.
- Cerita Damar, menceritakan bagaimana kelamnya hidup ia dahulu. Ia dahulu adalah babu bagi perampok.  Ada sesuatu yang memicunya membunuh yaitu saat melihat penduduk desa diperkosa oleh perampok dia bernaung. Damar begitu marah dan membunuh mereka semua.
- Cerita Sistim, menceritakan masa-masa dia sewaktu bergabung dengan Redrum bagian Bogor. Akan ada cerita dimana ia harus membunuh mantan walikota yang dimana adalah ayahnya sendiri (Sistim anak haram, ibunya seorang pelacur). Dia membunuh ayahnya dengan cara menyiksanya selama 3 hari dengan cara yang tidak manusiawi. Banyak yang dilakukannya salah satunya adalah membuat Ayahnya itu terpaksa memakan kotorannya sendiri. Dicerita Boby juga akan ada selingan cerita dari Boby yang sedari dulu naksir dengan Yona.
- Cerita Farin, yang dimana ia terus bekerja demi kehidupannya karena ia tinggal sendiri.  Ia mempunyai seorang pacar waktu itu, tapi pacarnya terlilit hutan dan Farin dijualnya kepada Germo.  Farin berusaha melarikan diri tapi berhasil ditangkap dan Farin akhirnya dikirim ketempat Barta. Tempat Dimana Redrum menyelamatkannya.
- Cerita tentang Melody, yang dimana sewaktu di Bandung dia sering diobral janji oleh pria-pria yang mencoba mendekatinya ini-itu hingga menikahinya, tapi janji tinggal janji. Akan ada cerita dimana Melody bertemu dengan salah satu petinggi Redrum dikota itu dan seiring berjalannya cerita maka Melody hendak menjadi bagian itu tapi tidak ingin bergabung dengan Redrum.  Melody memilih menjadi penyedia senjata yang sekaligus menjadi manajer hotel dimarkas pusatnya di Jakarta.  Melody menerima latihan terlebih dahulu dikota Bandung, dan disitu ia akan mendapatkan cerita tentang Dion dari Citra dan ayahnya. Gara-gara itu ia penasaran dengan Dion.
-  Cerita tentang Frieska yang dimana ia mengingat Dion secara utuh.  Saat Dion pergi keluar maka Frieska bertamu kerumah tetangganya itu untuk menemui Veranda.  Veranda kaget saat tahu maksud kedatangan Frieska, dan Frieska hendak memberitahukan ini kepada seluruh warga dan polisi.  Disitulah Frieska akan melihat Veranda begitu memohon kepada Frieska untuk tidak melakukannya, karena Veranda melakukannya sambil menangis sampai bersujud kepada Frieska, bahkan menahan kaki Frieska dengan cara memeluknya erat-erat.  Frieska tak enak hati karena baru pertama kalinya ia bisa melihat Veranda sampai segitunya demi orang yang ia sayangi.
- Cerita tentang Manda yang dimana dulunya ia adalah anggota Black Snake.  Sewaktu Redrum dan Black Snake berseteru dia masih menjadi bagian kelompok pembunuh bayaran itu. Kekasihnya waktu itu adalah Bian, bahkan Bian mengajak Manda untuk keluar dan bergabung dengan Redrum karena Redrum memiliki visi yang sama dengan dirinya. (Bian hanya mau membunuh kriminal selama tugasnya di Black Snake).  Tapi Bian memiliki penyakit dan ia juga cedera parah saat bertempur dengan Redrum, Manda membawa Bian kerumah pria tersebut.  Bian hendak mengakhiri hidupnya karena dirasa percuma (Penyakitnya itu akan membunuhnya suatu saat nanti), ia meminum racun penenang dan Manda menangis sejadi-jadinya.  Demi keinginan pacarnya itu maka Manda memilih bergabung dengan Redrum saat perjanjian, tapi anggota Black Snake banyak menuduhnya pengkhianat. Yang mengetahui kebenarannya hanya pemimpin Black Snake.
- Cerita tentang Shania yang merupakan seorang psikopat. Tidak ada yang menarik hatinya selain menyiksa atau pun membunuh orang. Sampai akhirnya ia bertemu Arya, ia akan merasa aneh dengan kedekatannya dengan Arya bahkan ia ingin membunuh Arya yang telah membuatnya aneh seperti itu.  Tapi akan ada suatu cerita dimana ia akhirnya menyadari kalau dia mencintai pria tersebut meskipun ia masih suka membunuh. Ia direkrut oleh Ghaida yang merupakan anggota Black Snake. Dan dia merasa memiliki 2 kepribadian, karena kalau didepan Arya lama kelamaan dia merasa dirinya itu adalah ‘Manusia biasa’, tapi kalau sudah jauh dari Arya ataupun orang terdekatnya nafsu membunuhnya akan muncul kembali.
- Cerita tentang Shani yang sering diganggu kedua saudaranya sewaktu kecil.  Shani pernah bersikap angkuh sewaktu SD karena kemampuannya itu pernah ia lakukan dulu tapi gara-gara itu dia tidak ada teman satu pun. Gara-gara itu ia menidurkan kemampuannya karena ia ingin memiliki teman. Dan sewaktu SMP akhirnya ia mempunyai teman yaitu Vanka dan Lidya. Selain itu juga diceritakan bagaimana tajamnya indra pendengaran, penglihatan dan penciuman Shani sewaktu kecil.
- Lalu yang terakhir adalah cerita tentang Milo saat pertama kali bertemu Bing.  Seperti hal nya Dion dan Enu, Milo bisa membunuh emosinya sendiri tapi dia juga bisa membunuh perasaannya. Karena itulah dia tidak pandang bulu untuk membunuh siapapun.  Akan ada suatu cerita dimana ia melihat Bing melakukan lebih dari apa yang ia lakukan selama ini sewaktu membunuh emosi dan perasaannya, yang berarti Bing jauh lebih gila darinya tapi tidak pernah mengeluarkannya sesering mungkin.  Lalu juga ada cerita dimana Bing meminta Milo menjadi ‘Bebas’, yang dimana Milo akan mengeluarkan semua kemampuan yang ia miliki. Jadi apa yang dilakukan Milo selama cerita ini belum sepenuhnya dikeluarkan.  Disini juga akan diselingi cerita anggota Bing yang lain. Kecuali cerita tentang Bing.

75.  Cerita akan skip 2 hari. Frieska masih tak sadarkan diri, dan Dion masih sering menjenguknya.  Melody senang melihat Dion perhatian dengan adiknya.
76.  Bayu bersama rekannya mendapatkan info kalau ada orang yang terlihat seperti Birwan berkeliaran di Jakarta.
77.  Gus Tatto juga mendapatkan info dari wilayahnya kalau ada seseorang yang merekrut banyak kriminal untuk menjadi anggotanya. Dan orang itu adalah mafia.
78.  Direktur Redrum menyuruh informan dari divisi Red mencari tahu akan hal itu.
79.  Informan Redrum bernama Vicky berhasil mencari tahu, tapi na’as dia ketahuan dan dibunuh. Mayatnya dibuang kesungai tanpa digeledah.
80.  Shani akan bertemu Melody di Hotel (Shani kepengen makan siang).  Shani dan Melody akan berbagi cerita (Shani cerita tentang dirinya yang masuk Redrum dan Melody cerita tentang dirinya yang menjadi manajer hotel sekaligus penyedia senjata untuk Redrum)
81.  Disitu Shani akan memberi tahu Melody kalau Yona juga menyukai Dion. Melody akan bertanya benarkah? Shani berkata ya, dan ia juga mengakui kalau dirinya menyukai pria tersebut.
82.  Malam harinya Melody meminta penjelasan itu langsung dari Dion.  Dion membenarkan semuanya dan ia juga memakai alasan yang sama untuk menolak ketiganya.
83.  Melody akan merasa kecewa dan sedih, karena merasa tidak ada harapan. Dion menghibur semampu dia.
84.  Melody akan bertanya apa Veranda benar-benar sangat berarti bagi Dion. Dion akan berkata ya.
85.  Melody diam dan memilih untuk tidak mengungkit masalah itu lagi.  Ia akan tidak akan memaksa Dion lagi. Dia kasihan melihat Dion yang kebingungan apalagi beban ia ditinggal Veranda belum sirna sepenuhnya.
86.  Frieska akan siuman, dan wanita ini langsung menangis saat melihat Dion. Ia mengusir Dion agar pergi dari hadapannya, Dion mengiyakan dan meminta maaf sebelumnya.
87.  Melody akan berbicara dengan Frieska. Akan ada dimana Frieska tak bisa membendung perasaannya lagi, ia menangis sambil memeluk Melody dan berkata kalau ia menyukai Dion sekaligus membencinya gara-gara kematian Veranda.
88.  Melody akhirnya bisa mengerti kenapa Dion sengaja memberitahu Frieska kebenaran tentang kematian Veranda.
89.  Dion akan bertemu dengan Aya (anak dari bapak yang menabrak Veranda), ia menanyakan kabar keluarganya. Aya bilang baik-baik saja dan berterima kasih dengan Dion atas dana itu, Dion lega.
90.  Disalah satu pos milik Black Snake tiba-tiba didatangi oleh Birwan bersama anak buahnya yang banyak. Ia bukan ingin menyewa tapi membunuh mereka semua karena membeberkan tempat persembunyiannya di Singkawang.
91.  keesokan harinya berita tentang kematian anggota-anggota Black Snake di pos itu menjadi kegaduhan.  Beby menuduh Redrum yang bertanggung jawab atas masalah ini terlebih lagi anggota yang mati itu memang memiliki catatan kriminal.
92.  Ghaida dan anggota Black Snake lain merasa itu tidak mungkin, itu sama saja mencari perang.  Pemimpin Black Snake yang datang ketempat kemudian menghubungi Redrum.
93.  Redrum berkata tidak tahu menahu soal itu.
94.  Tiba-tiba saja Birwan dan pasukannya datang kewilayah Black Snake dan melancarkan serangan.  Pemimpin Black Snake kemudian memberitahu Redrum kalau orang yang mereka cari ada diwilayah mereka setelah itu pemimpin Black Snake segera bergabung dengan anak buahnya melakukan perlawanan.
95.  Pasukan Black Snake yang tidak bisa bertempur (Seperti Saktia dan sekretaris lain) disuruh bersembunyi diruangan rahasia.
96.  Serangan mendadak ini membuat heboh warga sekitar yang ada diwilayah itu.
97.  Direktur Redrum memerintahkan semua anggotanya (Bagian eksekutor) untuk turun kesana. Direktur juga memberitahu pihak kepolisian.
98.  Pihak kepolisian sudah lebih dahulu datang, alhasil dengan kedatangan mereka maka pertempuran semakin sengit. Bayu dan Naomi juga ada disitu.
99.  Pasukan Birwan semakin ramai berdatangan dari jalur aman yang hanya diketahui oleh pihak Black Snake.
100.  Akhirnya diketahui kalau Beby lah yang membantu Birwan, Beby berkhianat karena muak dengan aturan kelompok ini. Beby bahkan membunuh Ghaida dengan menembak kepala wanita itu.
101.  Shania marah besar dan menyerang Beby, tapi dia terpaksa melawan anak buah Birwan terlebih dahulu.
102.  Wilayah Black Snake sudah seperti medan perang, tak sedikit warga sipil disitu menjadi korban.
103.  Sudah banyak warga dan wartawan yang melihat hal itu dari pembatas yang diberi polisi.
104.  Semua anggota Redrum datang dan memakai masker khusus organisasi.
105.  Presiden yang menyaksikan berita itu ditelevisi maka meminta TNI juga ikut turun tangan.
106.  Frieska, Melody dan keluarga mereka juga menyaksikan berita itu di TV. Entah kenapa tiba-tiba Frieska meminta Melody menjauhi Dion.
107.  Keluarganya heran kenapa Frieska meminta hal itu. (Itu karena Frieska yakin Dion ada didalam peristiwa yang diberitakan di TV) Frieska semakin menggebu-gebu meminta Melody menjauhi Dion dan tidak pernah berurusan lagi dengannya.
108.  Melody terdiam dan enggan membalas sehingga Frieska akhirnya marah besar dan disitulah akhirnya Frieska memberitahukan identitas asli Dion kepada keluarganya.
109.  Keluarganya tentu saja terkejut dan tidak percaya.
110.  Frieska mengatakan kalau Melody menyukai Dion karena itu Melody diam sedari tadi. Dan ia juga berkata kalau Melody juga tahu tentang identitas asli Dion.
111.  Keluarganya meminta Melody menjelaskan, tapi Melody enggan. Frieska yang benar-benar marah berhasil mendesaknya hingga akhirnya Melody membenarkan hal tersebut.
112.  Keluarga mereka tentu saja tidak menyangka.
113.  Mereka kemudian memilih pulang saja, terlebih lagi Frieska sudah siuman.
114.  Didalam perjalanan pulang itu Frieska terus memarahi Melody agar jangan memperdulikan Dion lagi.  Frieska bahkan merebut handphone Melody untuk menghapus semua kontak milik Dion.  Melody tidak bisa melawan.
115.  Pertempuran diwilayah Black Snake benar-benar parah. Warga yang menonton dibalik pembatas memilih menjauh karena ada 5 orang yang terkena peluru nyasar.
116.  Dion akan menemukan pemimpin Black Snake yang sekarat, ia segera membawa pemimpin itu pergi ketempat yang dirasa aman.
117.  Ozy akan berpapasan dengan Bayu, dan mereka berdua bertarung dan juga adu tembak dengan anak buah Birwan. Ozy kemudian menyuruh Bayu pergi karena kedatangan Deny untuk membantunya.
118.  Shania babak belur dihajar oleh anak buah Birwan yang bernama Natalia.
119.  Bayu tiba disitu dan menembak tangan Natalia yang hendak membunuh Shania dengan kapak.
120.  Enu akan bertarung dengan anak buah Birwan yang bernama Samsenk. Pertarungan mereka akan sengit tapi masih bisa dimenangkan oleh Enu, Samsenk dilemparkan kemesin penggiling daging raksasa dipabrik bakso kalengan.
121.  Manda akan ikut bertempur bersama anggota Black Snake yang terpojok.
122.  Yona bertemu dengan Beby, dan Beby langsung menyerangnya dengan nafsu dendam yang ada.
123.  Pasukan TNI yang hendak kewilayah Black Snake tiba-tiba diserang. (Truk pengangkut tentara ditembak Bazoka oleh seseorang dikejauhan)
124.  Gara-gara itu pasukan TNI memilih bersiaga dan pergi kewilayah Black Snake tanpa kendaraan. (Takut dengan adanya serangan kedua terlebih lagi jaraknya masih jauh)
125.  Dan benar, ada 5 buah drone yang dipersenjatai menyerang para tentara-tentara itu.
126.  Sementara itu pertempuran diwilayah Black Snake semakin menjadi-jadi, pertempuran itu terjadi hingga malam hari. Jadi lebih tepatnya sudah 5 jam pertempuran itu terjadi.
127.  Dion masih kewalahan mencari tempat aman karena ia berjalan sambil memapah pemimpin Black Snake.
128.  Ega akan bertarung melawan anak buah Birwan bernama Matulesi. Matulesi akan menjadi lawan yang sangat kuat bagi Ega.
129.  Natalia berhasil dikalahkan oleh Bayu, Bayu menyuruh Natalia untuk tidak bergerak tapi Shania meneriakinya bodoh dan menyuruh Bayu membunuh Natalia. Bayu bimbang dan kembinbangannya itu membuat Natalia berhasil merebut pistol Bayu dan menembak bahu pria tersebut.
130.  Dengan posisi sama-sama terkapar tak henti-hentinya Shania mengumpat Bayu gara-gara tadi, Bayu memberi alasan dia tidak bisa sembarangan membunuh orang.
131.  Berita tentang kejadian ini membuat heboh, bahkan sampai keluar negeri. Karena wilayah Black Snake benar-benar sudah seperti medan perang, bahkan api ada dimana-mana menerangi wilayah itu.
132.  Yona kalah melawan Beby dan terkapar, ditempat mereka bertarung maka Beby hendak membakar wajah Yona dengan api las.
133.  Belum sempat Beby melakukannya tiba-tiba kepalanya dihantam seseorang dari belakang, yaitu Shani dengan palu andalannya.
134.  Yona kaget akan kedatangan Shani dan menyuruh wanita itu pergi.
135.  Shani tidak mau menurut bahkan ia bilang tenang saja karena sudah menyerang Beby dibagian fatal. Shani pun menyerang Beby.
136.  Dan benar, Beby tampak tidak fokus menyerang karena cedera dikepalanya itu.  Shani dengan mudah menghantamkan palu keseluruh tubuh Beby hingga wanita itu tak berdaya.
137.  Beby kalah dan ambruk, Shani menginjak kepala Beby, menyeringai dan berkata, “Dulu aku pernah bilang akan membalas perlakuanmu beberapa kali lipat bukan? Sekarang akan kubuktikan!”
138.  Shani menarik kuku tangan Beby dengan tang hingga kuku tangannya itu terlepas paksa. Shani juga menghantamkan tang itu kegigi Beby hingga semua gigi bagian depan Beby lepas semua.
139.  Shani mengambil pisau Beby dan merobek-robek kedua lengan dan paha Beby. (Ditusuk lalu digeret)
140.  Sebagai penutup, Shani menguliti wajah Beby hidup-hidup dan luar biasa teriakan Beby menerima semua siksaan yang ia dapatkan dari Shani. Setelah kulit wajah Beby terlepas, Shani menyumpal mulut Beby dengan kulit wajahnya itu.  Shani kemudian membakar kedua bola mata Beby dengan api las.
141.  Shani membiarkan Beby tersiksa dan menghampiri Yona, ia kemudian memapah Yona dan membawanya keluar dari jalur aman yang ia tempuh sebelumnya.
142.  Yona akan bertanya kenapa Shani bisa ada disini. Shani berkata kalau semua anggota Redrum juga ada disini (Direktur dan lain-lain) karena situasi daerah ini yang benar-benar runyam.
143.  Yona kembali bertanya kepada Shani tahu darimana dia ada ditempat itu (Tempat Yona dan Beby bertarung), Shani berkata dari pelacak di-handphone Redrum Yona.
144.  Yona akan berkata apakah Shani memang mencarinya, Shani langsung membantah. Mereka kembali bertengkar mulut diperjalanan mereka.  Beby akhirnya mati karena tak kuat menahan siksaan yang Shani berikan.
145.   Bahu kanan Ega bergeser sewaktu bertarung dengan anak buah Birwan bernama Bacok. Maka Ega melawan pria itu dengan sebelah tangan, Bacok menaruh hormat kepada Ega karena bertarung layaknya pria sejati.
146.  Entah kenapa Bacok juga mencederai bahu kanannya sendiri hingga tulang bahunya bergeser, Ega tentu saja bingung.  Bacok berkata ini lah pertarungan pria sejati (dengan kondisi yang sama).  Mereka pun bertarung dengan sebelah tangan yang tidak berfungsi.
147.  Naomi akan menemui Ozy yang kelelahan, Naomi memapah Ozy untuk membawanya ketempat yang aman, tapi mereka berpapasan dengan Natalia.
148.  Adu tembakan kembali terjadi, Natalia tidak bisa kabur karena akses satu-satunya adalah dijalur Naomi dan Ozy sebelumnya.
149.  Ozy memberi ide kepada Naomi dalam adu tembak dilokasi ini.  Naomi berhasil memojokan Natalia, dan sama seperti Bayu, Naomi meminta Natalia menyerah tapi Ozy menyuruh membunuhnya karena percuma saja menangkapnya (Tidak akan ada informasi apapun)
150.  Akan terjadi perang batin pada diri Naomi, namun akhirnya Naomi menembak kepala Natalia saat Natalia hendak menembaknya.  Itu adalah pembunuhan pertama Naomi.
151.  Dion akhirnya menemukan tempat yang aman untuk pemimpin Black Snake.
152.  Dion akan menerima panggilan dari Shani, Dion berkata dia ditempat yang aman dan jangan memperdulikannya karena masih ada yang jauh lebih penting darinya dalam pertempuran ini.
153.  Setelah hubungan telepon terputus maka Dion hendak membantu rekannya. Tapi pemimpin Black Snake mencegahnya.
154.  Pemimpin Black Snake hendak berbicara dengan Dion tentang masa lalunya, karena ia merasa sudah tidak ada waktu lagi.  (Cedera yang dialami pemimpin Black Snake benar-benar parah)
155.  Pemimpin Black Snake mengatakan kalau Dion masih memiliki keluarga.
156.  Dion terkejut dan bertanya lebih.
157.  Pemimpin Black Snake mengatakan kalau Dion terpisah dengan keluarganya saat tragedi itu.  Dion tentu saja bertanya tragedi apa, akan tetapi tiba-tiba kepala pemimpin Black Snake ditembak seseorang.
158.  Yang menembaknya ternyata Birwan, Mafia itu juga bersembunyi disitu tanpa disadari Dion. Alhasil Dion pun bertarung dengan Birwan.
159.  Ternyata Birwan tak bisa dianggap remeh, dia juga ahli senjata api dan bela diri.  Dion akan kewalahan menghadapinya.
160.  Serangan yang dilakukan untuk pasukan TNI akhirnya berhenti.  Merasa sudah aman akhirnya pasukan TNI melanjutkan perjalanannya menuju wilayah Black Snake.
161.  Wilayah Black Snake sudah benar –benar hancur, bisa terlihat rakyat sipil, anggota Redrum, kepolisian dan anak buah Birwan tewas dimana-mana. Bahkan butiran-butiran peluru masih bisa terlihat jelas.
162.  Ega akan menang melawan Bacok meskipun ia cedera.  Bacok memuji pertarungan mereka sebagai pertarungan pria sejati. Tapi tiba-tiba Bacok dibunuh rekannya sendiri yang muak dengan prinsip pria sejati.
163.  Rekan Bacok juga ingin membunuh Ega tapi kepalanya hancur sebelum ia melakukannya, kepalanya dihantam baseball bat besi padat milik Sistim dari samping.
164.  Manda akan tiba ditempat Dion, ia terkejut melihat pemimpin Black Snake tewas. Ia juga melihat Dion kewalahan melawan Birwan, Manda pun membantunya.
165.  Pasukan cadangan Redrum segera turun ke medan pertempuran (Selain untuk melawan, mereka juga ditugaskan untuk mengambil handphone Redrum dari mayat anggota Redrum yang mati)
166.  Kepolisian dan salah satu pejabat Redrum melakukan rapat darurat, karena mereka bingung darimana datangnya anak buah Birwan yang terus berdatangan.
167.  Farin akan cemas dengan keberadaan Ega karena Ega tak bisa dihubungi Adis lewat mobil ruangan kontrol milik Redrum yang ada diluar wilayah Black Snake.
168.  Farin nekat pergi kesana dengan sebuah pistol tapi dicegah Desy.  Desy berkata biar dia yang mencari Ega dan rekan-rekannya yang tak bisa dihubungi.
169.  Disini akan diperkenalkan senjata Desy, berupa 2 golok panjang. Yang sarungnya terbuat dari kayu biasa. Desy juga membawa 2 buah pucuk senjata api dan puluhan magazine. Setelah itu Desy pun segera pergi.
170.  Farin akan cemas, tapi Adis bilang serahkan saja sama Desy.  Farin tak mengerti, dan Adis akan berkata kalau Desy adalah anggota Redrum yang paling mengerikan di markas. Melebihi Manda dan anggota elit Redrum lainnya.
171.  Farin tidak percaya, terlebih lagi ia melihat info Desy di-database.  Adis juga berkata kalau info tentang Desy itu diacak-acak sendiri oleh Desy.
172.   Perkataan Farin terbukti, Desy benar-benar mengerikan.  Bahkan ia tak pandang bulu menyerang siapa pun yang menghalangi jalur jalannya, baik anak buah Birwan, kepolisian, rakyat sipil bahkan anggota Redrum sendiri. Itu terbukti Desy membunuh anak buah Birwan dan polisi yang sedang bertarung didepannya dengan menebas kepala mereka berdua.  Anggota Redrum yang melihat Desy memegang 2 goloknya memilih menjauhi wanita itu.
173.  Desy seperti Shani, otaknya sangat kuat untuk mengingat nama dan wajah rekannya sendiri.  Dia terus mencari rekan-rekannya yang tak bisa dihubungi oleh Adis sebelumnya.
174.  Adis memperingatkan anggota Redrum lainnya dan berkata, “Hati-hati, Desy sudah memegang goloknya, jangan halangi dia mencari rekan-rekan kita yang lain. Beritahu kepolisian juga yang ada didekat kalian kalau mau nyawanya selamat.”
175.  Damar akan menemukan Bayu dan Shania yang tertatih. Ia pun menolong mereka berdua.
176.  Desy berhasil menemukan rekan-rekannya yang tak bisa dihubungi, ada yang mati ada juga yang bertarung hingga tak bisa menjawab panggilan. Desy akan bertanya kepada Adis lewat alat komunikasi siapa-siapa saja yang masih belum bisa dihubungi.
177.  Adis akan berkata Dion dan Manda.
178.  Reno juga sampai ketempatnya Dion, dan ia terkejut melihat Dion sudah terkapar tak berdaya karena kalah melawan Birwan sedangkan Manda masih bertarung dengan Birwan.  Reno memberi info seadaanya lewat handphone Redrum dan segera membantu Manda untuk bertarung melawan Birwan.
179.  Adis mengatakan posisi Dion dan Manda lewat info dari Reno kepada Desy.
180.  Pasukan TNI akhirnya tiba diwilayah Black Snake dan segera memasuki area.
181.  Birwan akan kelelahan melawan 2 orang, terlebih lagi ia sudah bertarung dengan Dion sebelumnya.
182.  Manda kalah dan menyusul Dion terkapar.  Dion mencoba memaksakan diri untuk berdiri, begitu juga Manda.
183.  Reno berhasil menyudutkan Birwan.
184.  Birwan kalah karena tenaganya terkuras, Reno hendak menyerangnya untuk terakhir kali tapi tiba-tiba sebuah tembakan menembus perutnya.
185.  Orang yang menembak itu adalah yang sebelumnya menembak truk pasukan TNI dengan bazoka dan mengendalikan Drone bersenjata untuk membuat pasukan TNI kerepotan. Orang itu adalah Ringgo, salah satu dari pasukan Bing yang sudah tiba di-Indonesia.
186.  Reno yang mengalami pendarahan tentu saja kalah bertarung dengan Ringgo.  Reno ambruk dan Ringgo mengarahkan Shotgun kearah kepalanya.  Tapi Ringgo melihat Dion terlebih dahulu dan bertanya, “Jadi kau yang namanya Dion?”
187.  Dion tentu saja bertanya siapa Ringgo, Ringgo menjawab “Bing kirim salam.”
188.  Tahu kalau itu adalah anggota Bing maka Dion dan Manda cepat-cepat berusaha berdiri.
189.  Ringgo merasa aman karena jarak Dion dan Manda jauh dari tempatnya.
190.  Ringgo kemudian berkata kepada Reno, “Ada kata-kata terakhir?”
191.  Reno akan tersenyum memandang 2 rekannya yang mencoba berdiri untuk menolongnya, Reno kemudian memandang Dion dan berkata “Setidaknya aku sudah menemukan karakterku sendiri. Sampai ketemu di Neraka nanti, aku akan menjadi senior kau disana.”
192.  Tak butuh waktu lama maka Ringgo langsung menembak kepala Reno hingga kepala anggota Redrum itu pecah.  Dion dan Manda terbelalak matanya melihat kematian Reno.
193.  Desy datang dan hendak menyerang Ringgo dengan 2 senjata apinya.  Ringgo melawan sebisanya dan terdiam melihat Desy yang terus maju berjalan sambil menembak.
194.  Tahu kalau Desy ini merepotkan dan tak kenal takut maka Ringgo segera membantu Birwan berdiri dan melarikan diri.
195.  Desy memberitahu Adis kalau 2 orang terakhir yang tidak bisa dihubungi sudah ditemukan dan masih hidup, hanya saja Reno mati.
196.  Dengan kedatangan pasukan TNI maka kericuhan diwilayah itu sedikit mereda.  Lewat perintah Birwan dengan alat komunikasi maka satu per satu anak buahnya mundur dengan jalur aman yang hanya diketahui oleh anggota Black Snake (Gara-gara Beby berkhianat dan memberi tahu jalur yang aman untuk kabur dari wilayah itu)
197.  Situasi akhirnya benar-benar stabil dan aman, meski banyak korban jiwa didaerah itu.
198.  Dion akan membopong mayat Reno dipundaknya dan menutup kepala Reno dengan jas nya.  Meski Dion kesusahan membopong mayatnya tapi Dion berkata ini adalah bentuk penghormatannya untuk Reno.  Desy dan Manda memaklumi karena dulu Reno menganggap Dion adalah panutannya.
199.  Anggota Redrum yang tewas segera dibawa oleh anggota Redrum lainnya untuk dikremasi dimarkas.
200. Farin akan menangis melihat Reno yang sudah tewas.  Vienny juga akan menangis dirumahnya saat Enu memberitahu kalau Reno tewas. (Semenjak bergabung dengan Redrum, Reno sering mengobrol dengan para sekretaris, termasuk Vienny.)
201.  Anggota Black Snake akan terdiam melihat pemimpin mereka yang sudah tewas. (Dibopong oleh Desy)
202.  Direktur menyuruh semua anggota Black Snake untuk pergi ke markas Redrum, baik yang cedera mau pun yang tidak. Enu dan Gus Tatto dipinta untuk mengantar mereka.
203.  Direktur akan membawa mayat adiknya (Pemimpin Black Snake) kerumah sakit dan memberitahu pihak keluarganya.
204.  Keluarga pemimpin Black Snake terpukul dengan kematiannya (Bisa dibilang keluarganya itu orang-orang biasa), terlebih lagi anaknya yang bernama Okta.  Direktur hanya bisa terdiam melihat keponakannya itu menangis dari kejauhan.
205.  Ditempat persembunyian Birwan maka Mafia itu bertanya kenapa Ringgo ada disini. Ringgo berkata ia ingin mencari informasi dan ia bertanya darimana Birwan bisa mendapatkan anak buah sebanyak ini, Birwan mengatakan kalau anak buahnya itu tersebar diseluruh Indonesia.
206.  Ringgo mengajak Birwan ketempat persembunyian Bing diluar negeri dengan pesawat.  Ringgo bilang pesawatnya tidak akan bisa dideteksi karena akan ada bantuan, ternyata Mikro juga ada disitu untuk mengatasi masalah pelacakan pesawat.
207.  Dimarkas Redrum maka para anggota memilah-milah rekan kerjanya yang tewas.  Yang masih memiliki keluarga akan dikembalikan kepada keluarga dengan alasan terjebak dalam pertempuran, sedangkan yang tidak memiliki keluarga akan dikremasi diruangan kremasi yang ada dimarkas itu.
208.  Anggota Black Snake berkata kenapa mereka disuruh kesini. (Markas Redrum)
209.  Salah satu pejabat Redrum memberitahu kalau ada perjanjian lain antara pemimpin Black Snake dengan Redrum tanpa diketahui anggotanya.
210.  Perjanjian nya adalah apabila terjadi sesuatu terhadap pemimpin Black Snake, maka anggota Black Snake diurus oleh Redrum, atau bisa dibilang bergabung dengan Redrum.
211.  Tapi Redrum tidak akan memaksa. Mereka (Black Snake) bisa menentukan sendiri pilihannya, kalau mereka mau mereka bisa menghubungi nomor yang nanti akan diberikan, kalau pun tidak itu tidak menjadi masalah. Hanya saja yang tidak bergabung bersiap-siap menjadi target Redrum berikutnya.
212.  Ada beberapa yang bersedia bergabung ada pula yang masih ragu. Petinggi Redrum bilang jangan pikirkan hal itu karena yang lebih penting sekarang adalah menunggu suasana kondusif.
213.  Farin akan khawatir dengan Ega saat bahu pria itu dibetulkan posisinya oleh dokter Redrum. Ternyata tidak hanya Farin, tetapi juga Saktia.
214.  Dion, Manda, Ozy, Yona dan beberapa anggota Redrum lainnya akan menyaksikan Reno dikremasi.
215.  Disini nanti akan ada cerita tentang masa lalu Reno sewaktu pindah kemarkas pusat Redrum.
216.  Ozy akan pulang terlebih dahulu karena ia ingin tahu kabar Naomi dimarkas kepolisian.
217.  Shani akan menemui Dion dan khawatir dengan kondisi tubuh Dion yang begitu banyak cedera.  Dion bilang jangan khawatir dan menyuruh Shani pulang, karena pasti orang tuanya cemas.
218.  Yona akan mengantar Shani pulang.
219.  Shania kemudian meminta bantuan Dion untuk mengantarnya kerumah sakit. Setidaknya disitu ia bisa membuat alasan dengan cedera yang ia alami, ia bisa memberi alasan kepada pacar dan keluarganya kalau ia terjebak dalam pertempuran tadi.
220.  Dion mengiyakan, terlebih lagi ia ingin pulang kerumah.
221.  Diperjalanan Shania bertanya tentang struktur dan sistem kerja di Redrum, Dion akan menjelaskan seadanya.
222.  Sesampainya dirumah sakit Shania meminta Dion berpura-pura menjadi polisi untuk menelpon keluarga untuk datang kerumah sakit, Dion mengiyakan.
223.  Setelah itu Dion menuju ruangan Frieska dirawat (Dion mengantar Shania kerumah sakit yang sama dimana Frieska dirawat.) Tapi Dion tidak menemukan Frieska diruangannya, pihak rumah sakit akan memberitahu kalau Frieska sudah pulang bersama keluarganya.
224.  Jam setengah 11 malam Dion sudah pulang kerumahnya. Tapi ada ayahnya Melody menunggu didepan rumahnya.  Ayahnya Melody meminta Dion datang kerumahnya.
225.  Dion yang tak mengerti akhirnya mengiyakan meskipun tubuhnya belum pulih dari cedera.
226.  Dan didalam rumah itulah Dion terdiam karena keluarga Melody bertanya benarkah Dion itu pembunuh.
227.  Melihat Frieska yang memandangnya maka akhirnya Dion tahu kalau Frieska yang memberitahu, apalagi Melody sedari tadi menunduk.
228.  Ayahnya Melody kemudian membentak Dion untuk jujur karena sedari tadi Frieska dan Melody bertengkar gara-gara itu.
229.  Dion akhirnya mengakuinya kalau dia seorang pembunuh.
230.  Keluarga Melody terkejut bukan main, mereka terus bertanya dan bertanya.
231.  Dion menjawab semua pertanyaan itu.  Dia juga memberi tahu kalau Veranda juga mengetahuinya.
232.  Ayahnya Melody terus mendesak dengan pertanyaan.
233.  Melody yang sedari tadi diam akhirnya berseru kalau Dion itu pembunuh yang hanya membunuh para kriminal.
234.  Keluarganya lagi-lagi kaget, dan bertanya apakah kriminal-kriminal yang mati itu adalah perbuatannya.
235.  Dion tak sempat menjawab karena ia ambruk pingsan karena cedera ditubuhnya.  Melody yang cemas segera menghampiri tapi ditahan oleh Frieska.
236.  Ayah Melody memeriksa Dion, dan saat ayah Melody membuka bajunya alangkah kagetnya mereka semua dengan cedera parah yang Dion alami sewaktu bertarung dengan Birwan.
237.  Frieska yang terkejut melepaskan pegangan tangannya, Melody segera menghampiri Dion dengan rasa khawatir yang amat sangat.
238.  Dion akan siuman pada pagi harinya.
239.  Melody dan keluarganya sudah menunggu hal ini.  Dan dengan suasana yang tenang akhirnya ayahnya Melody meminta Dion menjelaskan semuanya secara rinci, berikut juga cedera yang ia alami.
240.  Dion akan menceritakan semuanya dan meminta keluarga Melody untuk tutup mulut saat mengetahui hal ini.
241.  Dihari itulah keluarga Melody akhirnya tahu siapa yang telah membunuh para kriminal-kriminal yang sering diberitakan di TV. Dan akhirnya mereka juga tahu apa yang terjadi dengan kematian Veranda, kasus Bom dahulu dan lain-lain.
242.  Dion juga bercerita kalau ia sempat berhenti menjadi pembunuh demi menikah dengan Veranda. Disaat itulah ia merasa kehidupannya sangat normal.
243.  Setelah menerima semua itu maka ayah Melody membuat keputusan, kalau Dion harus meninggalkan perumahan ini dan meminta maaf karena ini satu-satunya cara agar keluarganya selamat.
244.  Dion mengiyakan dan merasa itu masuk akal, yang tidak menerima hal itu adalah Melody.
245.  Melody berusaha meyakinkan keluarganya kalau Dion pasti akan berubah, seperti sewaktu Dion dan Veranda bersama. Melody tidak ingin Dion pergi dari dirinya.
246.  Dion hanya bisa meminta maaf, karena bagaimanapun juga itu cara yang paling aman.
247.  Dion berpamitan untuk pulang kerumahnya dahulu untuk berberes-beres.
248.  Melody akan menangis dengan keputusan ini, melihat anaknya seperti ini maka ibunya bertanya apa Melody menyukai Dion.  Melody akan berkata iya, bahkan ia menyayangi pria itu.
249.  Frieska terdiam dan pilu melihat kakaknya sedih seperti itu, dan ia juga sedih saat mendengar Dion yang masih menantang maut.
250.  Frieska berpamitan untuk kebelakang karena keluarganya masih sibuk menenangkan Melody.  Frieska melompat pagar rumah belakang untuk menemui Dion.
251.  Saat Dion membuka pintu belakang bisa terlihat pria ini terengah-engah karena cedera ia belum pulih betul meskipun sudah diobati seadanya oleh keluarga Frieska.
252.  Dion akan bertanya kenapa Frieska kesini.
253.  Frieska berkata ingin membantu Dion berberes-beres. Dion menolak akan tetapi Frieska memaksa terus menerus. Dion terpaksa mengiyakan.
254.  Dion menuju kamarnya dan bisa terlihat baju-baju berkeluaran dari lemari karena Dion hendak memasukannya kedalam koper.
255.  Frieska akan bertanya Dion akan kemana, tapi Dion tidak menjawab.
256.  Frieska membantu Dion melipat baju dan disitulah Dion berkata kenapa Frieska memberitahu identitas dirinya.  Karena semenjak kasus penyerangan itu dia memang sudah berencana pergi karena salah satu anggota Bing diperkirakan sudah ada disini.
257.  Frieska tidak menjawab, ia menoleh kearah lain dan melihat foto-foto Veranda yang disimpan Dion.  Frieska kemudian bercerita dikamar inilah Veranda menangis dan memohon Frieska untuk tidak melaporkan Dion kepada warga.
258.  Dion diam saja karena Frieska terus bercerita.
259.  Frieska juga mengatakan kalau kakaknya itu sedang menangis dirumahnya.
260.  Dion meminta maaf, dan meminta Frieska membantu Melody mencari pria lain yang pantas untuk kakaknya itu.
261.  Frieska bertanya apa Dion menyukai kakaknya, Dion bilang ya, hanya saja tidak sampai mencintainya.  Baginya Melody bisa sedikit membawa dirinya teringat saat bersama Veranda karena ada sedikit sikap Melody yang mirip dengan Veranda.
262.  Frieska akan bertanya kenapa Dion sulit melupakan Veranda, Dion akan berkata karena Veranda lah yang membuat dia bisa merasakan kehangatan keluarga dan mati gara-gara dirinya, tentu saja dia tidak bisa melupakannya karena itu kesalahannya.
263.  Frieska akan menangis dan Dion kebingungan.  Frieska berkata kalau dia tidak terima Dion memiliki nasib itu yang berimbas kepada orang-orang sekitarnya. Dan ia merasa jahat dengan kakaknya sekarang karena 2 hal.
264. Dion tentu saja bertanya apa 2 hal tersebut.
265.  2 hal itu adalah membuat Melody menangis karena keputusan Dion untuk pergi, dan yang kedua telah menyukai pria yang sama yang disukai oleh kakaknya.  Dion tentu saja tertegun dan berkata bukankah Frieska membencinya.
266.  Frieska kemudian memeluk Dion dan menangis sambil berkata, “Aku memang membencimu, tapi rasa sukaku padamu mengikisnya perlahan-lahan.”
267.  Dion tentu saja penasaran apa yang membuat Frieska menyukai dirinya, Frieska menjawab kalau dia merasa aman kalau Dion berada didekatnya.  Dion akan tertawa pelan karena bukankah Frieska malah meminta Dion menjauhi dia termasuk keluarganya.
268.  Frieska akan berkata itulah yang membuatnya bingung, ia tidak ingin Dion mendekati keluarganya agar tidak ada masalah yang terjadi pada keluarganya akan tetapi ia juga sama seperti Melody yang tidak mau Dion pergi untuk menjauh darinya.
269.  Dion akan berkata lebih baik pikirkan keluarga, dan memuji rasa sayang Frieska terhadap keluarganya. Dion meminta Frieska untuk pulang karena sebentar lagi Dion akan kerumahnya lagi setelah selesai berberes-beres.
270.  Frieska akan berkata ‘Maafkan aku!’ tapi Dion berkata kalau Frieska tidak salah, seharusnya dia yang meminta maaf. Dion akan kaget karena Frieska tiba-tiba menciumnya dan berkata ‘Aku menyukaimu.” Setelah itu Frieska pulang kerumahnya.
271.  Dion akan termenung, ia kemudian memikirkan wanita-wanita yang ia ketahui menyukai dirinya dari Yona, Shani, Melody dan sekarang Frieska. Ia kemudian memikirkan Melody karena wanita ini yang paling dekat untuknya sekarang ini.
272.  Dion akan kembali kerumah keluarga Melody. Ia tidak akan memberitahu ia akan kemana dan ia menitipkan kunci rumah itu kepada ayahnya Melody.  Melody akan meminta Dion memberitahukan tujuannya kemana tapi Dion tidak mau memberitahu, gara-gara itu Melody kembali menangis.
273.  Dion meminta izin kepada keluarga Melody untuk menenangkan Melody. Mendapat izin maka Dion mencoba menenangkan Melody, ia kemudian berbisik ‘Kalau semua ini sudah berakhir, aku akan kembali kesini, tunggulah.’
274.  Melody sedikit tenang mendengar bisikan itu dan meminta Dion menepati janjinya itu nanti, Dion berkata iya.
275.  Dion pun pergi menggunakan mobilnya.  Melody kembali menangis setidaknya bisikan Dion tadi bisa menghiburnya, Frieska juga menangis melihat kepergian Dion dari kamarnya.
276.  Ternyata Dion tidak bersungguh-sungguh dengan janji tadi, yang ia lakukan tadi hanya untuk membuat Melody tidak melakukan tindakan yang bodoh nantinya. Ia akan membuang handphone umum nya yang dimana Frieska dan Melody bisa menghubunginya.
277.  Dion kemarkas Redrum dan menemui direktur. Direktur heran karena ia melihat Dion membawa kopor.
278.  Dion menanyakan alamat rumah pak Juno yang sekarang. (Pak Juno adalah mantan anggota Redrum yang dulu melatih Dion dan Enu membunuh emosi nya)
279.  Setelah mendapat alamat rumah pak Juno maka dia keluar dan ditanyai beberapa anggota.
280.  Dion berkata ingin berlatih lagi dengan pak Juno, ia merasa dirinya masih lemah apalagi ia kewalahan melawan Birwan kemarin.
281.  Sistim, Manda, dan Ega ingin ikut karena mereka merasa butuh latihan, terlebih lagi pak Juno terkenal paling cerdas dan kuat saat bertarung.  Dion memberikan alamat rumah pak Juno sekarang kepada mereka bertiga.
282.  Yona yang mengetahui hal ini segera menghampiri Dion, Dion memberikan jawabannya kalau ia hendak pergi.
283.  Shani juga mengetahui hal ini dan berbicara dengan Dion via telepon (Karena Shani dikampus), Shani tidak mau Dion pergi, dia juga ingin ikut.  Tapi Dion membujuknya, dan ia meminta Shani menjadi pengawas Yona.
284.  Shani menolak dan berkata kalau Dion tidak mau mengajaknya maka ia mengancam akan menelpon Dion terus dan menangis. Dion berkata tunggulah didepan kampusnya.
285.  Dikampus, Dion menemui Shani. Dion berkata ia akan pergi untuk sementara waktu dan berusaha membujuk Shani, Shani akhirnya menurut dan ia bersedia menjadi pengawas Yona untuk sementara ini.
286.  Shani juga berkata kalau Birwan pasti tidak akan bergerak setelah kasus kemarin, Dion sudah mengetahui hal itu karena itulah ia menjadikan kesempatan ini untuk latihan.
287.  Dion mengecup kening Shani dan Shani menerimanya dengan senang hati. Dion kemudian pergi sedangkan Shani dikerubungi Vanka dan Lidya, terlebih lagi mereka melihat Dion mengecup kening Shani.  Akhirnya untuk pertama kalinya bagi Vanka dan Lidya mendengar kalau Shani menyebutkan kalau Dion adalah orang yang berhasil meluluhkannya.
288.  Ozy akan meminta Dion datang kerumahnya, Dion datang kesana dan melihat Ozy, Naomi dan Bayu.  Ozy mendengar kabar kalau Dion mau berlatih dengan pak Juno dan ia ingin ikut, Dion bilang boleh saja akan tetapi rupanya Bayu juga mau ikut.  Dion bertanya apa alasannya, Bayu mengatakan hanya ingin melakukan latihan dengan metode yang dilakukan anggota Redrum.
289.  Bayu menitipkan mobilnya dirumah Ozy, Ozy juga menitipkan kunci rumahnya kepada Naomi. Akan ada candaan disini yang dimana Naomi meminta Ozy cepat kembali karena Naomi hamil. Ozy kaget bukan main dan Naomi tertawa karena itu candaan belaka. Dan gara-gara itu akhirnya hubungan Ozy dan Naomi yang sesungguhnya diketahui Dion dan Bayu.
290.  Ozy dan Bayu kemudian berangkat menggunakan mobil Dion.
291.  Dion akan berpapasan dengan mobil Ega yang dimana ada Sistim dan Manda didalamnya. Mereka pun segera meluncur kerumah pak Juno sekarang yaitu di Bandung.
292.  Selama diperjalanan Ega akan dihubungi Farin dan juga Saktia, Ega merasa bangga karena dirinya Playboy.
293.   Yona nanti akan bertanya kepada Direktur kenapa mengizinkan Dion dan beberapa anggota Elit lainnya untuk pergi.  Direktur berkata tidak ada salahnya dan ia juga memberitahu kalau mulai hari ini Shani adalah pengawasnya.
294.  Yona menerimanya dengan senang hati.
295.  Sesampainya di Bandung, Dion dan yang lain segera menuju rumahnya pak Juno.
296.  Akan tetapi pak Juno tidak ada disana, yang ada hanya seorang pria yang mengaku dirinya adalah penghubung pak Juno, dan pria itu juga menanyakan keperluan Dion dan yang lain.
297.  Dion dan yang lain tidak mau memberitahu dan meminta alamat rumah pak Juno yang sebenarnya.
298.  Pria itu mengatakan ia akan memberitahukannya kalau Dion dan yang lain bisa mengalahkannya. 1 lawan 1.
299. Ditantang seperti ini maka mau tak mau mereka melakukannya terlebih lagi Dion dan yang lain merasa yakin bisa menang melawannya.  Tapi hasilnya terbalik, Dion dan yang lain kalah mutlak bahkan Sistim terperangah dengan orang ini.
300.  Pria ini memperkenalkan diri dengan nama Beny.  Dan berkata kalau mereka bisa mengalahkannya baru mereka bisa bertemu dengan pak Juno.
301.  Dion dan yang lain lagi-lagi kalah dan mereka tak menyangka Beny sekuat ini.  Beny berkata datanglah lagi esok hari kalau masih mau ketemu pak Juno.
302. Ada 4 hari Dion dan yang lain mencoba melewati tantangan ini akan tetapi mereka lagi-lagi kalah dan terus kalah.  Beny akan meremehkan mereka dan juga heran kenapa Redrum memiliki anggota selemah ini.
303.  Dion dan yang lain akan terkejut karena Beny mengetahui identitas mereka.  Beny berkata tentu saja dia tahu karena dulu ia pernah ingin masuk ke organisasi itu tapi mengurungkan niatnya dan lebih memilih menjadi anak buah pak Juno hingga sekarang.
304.  Manda akan bertanya siapa Beny dulunya, Beny akan menjawab semua pertanyaan mereka kalau bisa mengalahkannya.
305.  Sudah seminggu Dion dan yang lain disitu, tapi mereka terus-terusan kalah dan sudah tak terhitung cedera yang mereka alami saat melawan Beny.
306.  Beny lagi-lagi mengejek mereka kalau mereka kumpulan orang bodoh, karena sudah seminggu ini tidak bisa mendapatkan apapun untuk mengalahkannya.
307.  Dengan terpaksa Dion menelpon Shani, Shani akan senang bukan main dan berkata apa Dion merindukan dirinya.  Dion malas meladeni hal itu dan menjelaskan masalah disini.  Mendengar itu Shani tertawa dan memberitahu Dion.
308.  Keesokan harinya Dion dan yang lain kembali datang.  Selama Beny bertarung salah satu dari mereka, maka yang lainnya memperhatikan gaya bertarung Beny.
309.  Beny akhirnya kalah saat melawan Sistim.
310.  Ternyata Beny memiliki kelemahan, itulah yang diperhatikan sedari tadi oleh mereka saat Beny melawan salah satu dari mereka.
311.  Beny lagi-lagi akan mengejek mereka semua, karena butuh waktu seminggu bagi mereka untuk menyadarinya. Ega tak terima diejek seperti itu, tapi Beny menyebutkan satu per satu kelemahan mereka. Mereka semua tertegun, terutama Manda karena kelemahan dia sama seperti Sistim menilainya dulu, yaitu dia sering lengah dan kurang tanggap saat ada kesempatan yang bagus.
312.  Mereka semua menyadari kalau Beny bukan orang sembarangan, karena itu dia menjadi orang kepercayaan pak Juno.
313.  Dan sesuai janji maka Beny akan mengantar mereka kerumah pak Juno.
314.  Sesampainya dirumah pak Juno, mereka bertemu dengan seorang gadis yang sedang menyiram tanaman. Beny memanggil gadis itu dengan nama Yuriva dan meminta Yuriva untuk memanggil ayahnya.
315.  Dion, Manda, Ozy dan Ega menyeringitkan dahi karena mereka tidak pernah tahu kalau pak Juno sudah menikah.
316. Beny mengatakan kalau Yuriva adalah anak angkatnya pak Juno. Dion bertanya kenapa dia mengangkat anak, Beny berkata tanya saja sendiri sama pak Juno.
317.  Pak Juno keluar dan terkejut melihat kedatangan Dion bersama yang lain.
318.  Dion dan yang lain memberitahu keperluan mereka.
319.  Pak Juno berkata kenapa Dion bersama anggota Redrum.
320.  Dion berkata kalau dia bergabung kembali.
321.  Pak Juno terkejut dan bertanya lagi apa yang terjadi dengan pernikahannya.
322. Dion pun memberitahu kalau Veranda telah meninggal dunia.
323.  Pak Juno kembali bertanya apakah Dion kembali atas kemauan sendiri atau ajakan orang lain.
324.  Dion berkata kalau awalnya dia dipinta oleh Direktur, tapi akhirnya ia memilih bergabung kembali.
325.  Pak Juno akan menghajar Dion didepan orang-orang dan berkata kenapa Dion kembali lagi kesitu, ia sudah lega saat mendengar Dion keluar dari Redrum karena mau menikah.
326.  Dion pun menjelaskan kalau ini berhubungan dengan istrinya, dia menjelaskan semuanya.
327.  Mendengar hal itu membuat pak Juno terdiam, dan ia berkata apa lagi yang mau Dion dapatkan dari pelatihannya.
328.  Dion bilang semuanya dan sekarang ia juga mau menerima ajaran pak Juno untuk membunuh perasaannya.
329.  Pak Juno menolak, karena kalau itu dilakukan maka dia akan menciptakan sosok monster.  Pak Juno tak ingin Dion seperti itu karena sebelum Enu dan Dion, pak Juno telah mengajarkan seseorang cara membunuh emosi dan perasaan.
330.  Ega penasaran siapa, dan pak Juno berkata kalau orang itu adalah Desy.  Semua tertegun dan berpikir pantas saja Desy begitu sangat menyeramkan saat ia ingin membunuh.
331.  Dion justru ingin menjadi sosok seperti itu, pak Juno kembali bertanya apa alasannya.  Dion mengatakan kalau dia (Bing) memanggil dia ‘Kak’. Maka dia hendak menjadi sosok itu apabila benar Bing adalah adiknya.
332.  Pak Juno menolak dan menyuruh mereka semua pergi.
333.  Yang pasti nanti akan ada cerita dimana Dion dan yang lain bersikeras dan pak Juno bersedia melatih mereka saat Dion dan yang lain menyelamatkan Yuriva dari musibah.
334. Ozy, Manda, Sistim, Bayu, Ega akan menjalani latihan yang dilakukan oleh Dion dan Enu dahulu. Latihannya sangat berat apalagi dilakukan di hutan.
335.  Ada suatu kesempatan Dion dan Pak Juno kembali berbicara, apa benar orang itu (Bing) memanggil Dion dengan panggilan kak, Dion bilang iya.
336.  Pak Juno menghela nafas dan berkata, kalau orang itu (Bing) memang benar adik kandungnya Dion.
337.  Dion terkejut dan meminta Pak Juno menjelaskan. Apalagi dulu pemimpin Black Snake pernah mengatakan kalau Dion masih memiliki keluarga.
338.   Pak Juno tak terlalu tahu banyak soal itu, yang pasti orang itu (Bing) memang adik kandungnya Dion. Dion lantas bertanya kenapa adik kandungnya seperti itu dan kenapa ia tidak pernah bertemu dengannya.
339.  Pak Juno berkata mungkin Dion terpisah dengan keluarganya semenjak tragedi itu. Dion bertanya tragedi apa. Pak Juno berkata yaitu tragedi Mei 1998. Pak Juno bertanya apa usia Dion sekian saat hilang ingatan.
340.  Dion berkata ya, maka kesimpulannya benar, Dion terpisah dengan keluarganya dan kehilangan ingatan saat peristiwa itu.
341.  Dion bertanya kenapa Pak Juno mengetahui hal ini, pak Juno berkata kalau ia kenal dengan orang tuanya Dion dan mereka juga berusaha mencari kalian tapi hasilnya nihil, bahkan kalian berdua sudah dianggap mati atau diculik.
342.  Dion bertanya siapa orang tuanya.  Pak Juno berkata kalau orang tua Dion sudah lama meninggal, dan pak Juno berkata apa benar dia akan membunuh adik kandungnya tersebut.  Dion sendiri bingung karena ia masih belum bisa mengingat siapa Bing sebenarnya bagi dia.
343.  Pak Juno juga berkata lebih baik Dion tidak belajar membunuh perasaannya, karena dia merasa Dion akan menjadi seperti dirinya.
345.  Dion meminta penjelasan. Pak Juno berkata kalau Yuriva itu adalah anak dari target yang ia bunuh sewaktu Yuriva masih kecil.
346.  Ayah Yuriva merupakan koruptor, tapi ayahnya terpaksa korupsi untuk mengobati penyakit Yuriva agar Yuriva sembuh total. Ayahnya Yuriva sangat menyayangi Yuriva.  Dan saat Pak Juno mendatangi rumahnya ayahnya itu sudah siap terlebih lagi Yuriva sudah dinyatakan sembuh total, ia juga bersedia menjual rumahnya itu untuk mengembalikan uang yang ia korupsikan. Disaat mau membunuh ayahnya Yuriva, Yuriva keluar kamar dan meminta ayahnya membacakan dongeng.  Ayahnya meminta pak Juno menunggu sebentar, ayahnya kemudian menceritakan dongeng untuk Yuriva. Melihat anaknya yang tertidur membuat ayah Yuriva menangis dan berkata “Saya memang sampah, bahkan lebih rendah dari sampah... meski begitu saya juga ingin kebahagiaan dan anak saya inilah kebahagian yang bisa saya dapatkan... tolong lakukan disaat saya masih bisa menikmati kebahagiaan ini...”.  Pak Juno awalnya tak tega, tapi ia segera membunuh perasaannya dan membunuh ayah Yuriva, ayahnya Yuriva ambruk dengan posisi memeluk Yuriva, sebelum ayahnya Yuriva benar-benar mati terlihat ayahnya itu tersenyum dan mengelus wajah anaknya, tak lama kemudian ayah Yuriva mati.  Didalam diamnya itu pak Juno mengalirkan air matanya, apalagi ia melihat pengorbanan sang ayah untuk anaknya.  Semenjak itu pak Juno berhenti dari Redrum dan mengangkat Yuriva menjadi anaknya karena Yuriva sudah tidak memiliki orang tua mau pun sanak keluarga.  Dan butuh sesuatu yang ‘Kasar’ hingga Yuriva lupa ingatan agar tidak teringat dengan ayah kandungnya.
347.  Setelah menceritakan hal itu pak Juno mempertimbangkan hal itu lagi, dia dan Desy sudah menjadi contoh yang jelas.
348.  Dion mempertimbangkan itu selama 2 hari, dan dia memutuskan untuk mempelajarinya karena kalau benar Bing adik kandungnya, ia siap untuk membunuhnya.
349.  Pak Juno pasrah dan akan mengajarinya.
350.  Beny akan datang untuk melihat latihan Dion dan yang lain. Tapi ada seorang wanita yang membuat Dion kaget, begitu juga wanita itu. Karena wanita yang dibawa Beny adalah Kinal, rekan kerja mendiang istrinya Dion dahulu.
351.  Beny berkata kalau Kinal adalah Istrinya.
352.  Kinal bertanya apa yang Dion lakukan disini, Beny yang menjawab kalau mereka semua anggota Redrum. Kinal terkejut bukan main saat mengetahui suami mendiang rekan kerjanya tersebut adalah anggota Redrum. (Kinal tahu Redrum saat bertemu Beny karena Beny adalah tangan kanan mantan anggota Redrum)
353.  Akan ada masalah baru karena Kinal tak terima dengan kematian Veranda dan menyalahkan Dion waktu itu kenapa tidak bersama dan menjaga Veranda waktu itu.
354.  Pokoknya nanti akan ada cerita dimana Dion dan Kinal sering bertemu dan berbicara sampai akhirnya Kinal mengerti.  Dan ia meminta Dion berlatih bersungguh-sungguh untuk menghukum biang keladi kematian Veranda.
355.  Latihan yang Dion lakukan memerlukan waktu selama setahun, sementara yang lain 8 bulan. Lalu akan ada cerita juga yang dimana Ozy kaget kalau Beny lah mantan Naomi dulu, Beny adalah mantan TNI terbaik pada masanya waktu itu.  Beny berkata kalau ia memilih jalan ini dan tidak ingin Naomi mengikuti jalan yang sama karena itu ia terpaksa meninggalkannya.
356.  Nanti akan ada cerita lagi dari tokoh-tokoh lain yang ada dicerita ini (Kecuali Dion, Manda, Sistim, Ega, Bayu dan Ozy)
Cerita ini juga akan memiliki phase 2, dan inilah phase 2-nya karena timeline cerita ini akan skip setahun.
357.  Dion kembali ke Jakarta setelah selesai menerima latihan dari pak Juno. Rambutnya akan seperti Bing, hitam putih, putihnya itu karena uban akibat stress yang dialami Dion saat menjalani latihan membunuh perasaannya.
358.  Yona akan berambut panjang dan begitu cantik karena gaya pakaiannya benar-benar wanita. Terlebih lagi Yona sudah berhenti menjadi eksekutor dan memilih menjadi sekretaris.
359.  Shani sudah lulus S-1, wanita ini tidak mengalamai perubahan hanya saja tubuhnya sekarang begitu berisi, tinggi dan sering memakai kacamata.
360.  Kedatangan Dion kemarkas Redrum akan membawa kehebohan bagi orang yang sudah lama tidak meliatnya (Karena warna rambutnya berubah alami)
361.  Enu akan bertanya apa benar Dion menjalani latihan itu, Dion berkata ya.
362. Dion juga akan bertemu Yona dan mengatakan Yona begitu anggun. Yona tersenyum dan ia benar-benar menahan dirinya karena ia sangat merindukan Dion.
363.  Dion benar-benar tertegun dengan markas Redrum yang sekarang, apalagi jumlah anggotanya bertambah, dan lebih membuatnya tertegun adalah melihat mantan anggota Black Snake bergabung di organisasi ini, sebut saja Shania dan Saktia. Shania menjadi pengawas dan Saktia menjadi sekretaris.
364.  Dion langsung mendapatkan tugas, dan saat diparkiran ia melihat kedatangan Shani yang terburu-buru karena wanita ini mendengar Dion sudah kembali. Dion bertanya apa sudah siap bersamanya lagi, Shani tertawa dan menangis, ia menubruk Dion dan berkata kalau ia sangat merindukannya.
365.  Dion meminta Shani membawa mobilnya dan mengantar ia kerumah, Dion mau mengambil motornya dan menaruhnya didalam markas.
366.  Sesampainya disana ia meminta Shani kembali kemarkas untuk menunggunya disana, Dion kemudian kerumah tetangganya.
367.  Betapa terkejutnya keluarga Melody melihat penampilan Dion yang berubah, Dion menjelaskan keperluannya kesini yaitu mengambil motornya.
368.   Dion masuk kedalam rumah dan tersenyum melihat kondisi rumahnya yang tak berubah. Tapi ia merasa aneh, rumahnya bersih. Ia terus mengecek dan mengecek, rumahnya itu benar-benar bersih, tentu saja membuat Dion heran.
369.  Dion mendengar ketukan pintu dari pintu belakang rumah, ia membuka pintu dan terlihat Frieska terengah-engah. Tak ada yang berubah dari fisik wanita ini.
370.  Tiba-tiba saja Frieska memeluk Dion hingga Dion terjengkang kebelakang. Frieska terus memeluk dan berkata kalau ia merindukan Dion.
371.  Dion tentu saja bingung dan heran, kenapa Frieska bisa rindu dengannya.
372.  Frieska berkata semenjak Dion pergi, wanita ini merasa bersalah dan terus memikirkan Dion selama ini.  Dia teringat akan semua hal yang terjadi saat Dion dan Frieska berbicara, Frieska juga mengatakan Dion benar-benar penjahat yang membuat dia seperti ini.
373.  Dion akan mengejek Frieska karena pemikirannya yang aneh tersebut
374.  Frieska bertanya sekarang Dion tinggal dimana karena ia mau menemui Dion kapan pun ia mau saat keluar nanti.  Dion berkata ia masih belum memiliki tempat tinggal dan kalau pun ada ia tidak mau memberi tahu.
375.  Frieska murung karena apa yang dikatakan Dion itu masuk diakal, karena Dion masih belum menyelesaikan masalah Bing.
376.  Dion akan bertanya siapa yang membersihkan rumahnya.
378.  Frieska mengatakan kalau dia yang melakukannya.
379.  Dion menjadi tak enak hati gara-gara itu, dan ia bertanya bagaimana kabar Melody sekarang.
380.  Frieska berkata kalau kakaknya baik-baik saja dan mengatakan kalau kakaknya berhenti menjadi manajer hotel dan membuka toko kue.
381.  Frieska kemudian bertanya apa Dion mau menemui kakaknya, Dion berkata tidak, dia hanya mau mengambil motornya.
382.  Frieska berkata syukurlah, Dion bertanya kenapa, karena Melody sekarang telah mempunyai tunangan. Dion terkejut, dan Frieska menjelaskan kalau pertunangannya itu dengan anak teman ayahnya.
383.  Frieska juga mengatakan kalau Melody kecewa dengan Dion, karena Dion membuatnya menunggu selama ini tanpa kabar.  Dion tahu dan meminta maaf.
384.  Frieska memberikan alamat rumahnya, Dion terkejut. Frieska mengatakan kalau hari ini adalah hari ulang tahun Ibunya makanya dia ada disini dan terkejut saat mengintip tamu yang tadi datang kerumah orang tuanya tersebut. Frieska ingin Dion datang kerumahnya kalau Dion sempat.
385.  Dion hanya mengucapkan terima kasih dan meminta Frieska melepaskan pelukannya karena ia merasa janggal dipeluk Frieska.  Frieska kesal sekaligus senang, karena Dion yang ia kenal memang menjengkelkan baginya.
386.  Frieska kembali kerumahnya lewat pintu belakang sementara Dion segera mengambil motornya.
387.  Dion kembali kerumah orang tua Frieska untuk menitipkan kunci rumahnya kembali.  Dan saat ia keluar rumah dan hendak menaiki motor, terlihat mobil melintas dihadapannya.
388.  Dion tidak perduli karena tak mengenal mobil itu, ia menghidupkan motor dan segera meluncur.  Sementara itu penumpang yang didalam mobil itu keluar dan terbelalak matanya memandang Dion, itu adalah Melody yang menumpang mobil  tunangannya.
389.  Dion kembali kemarkas untuk menaruh motor dan terlihat Shani menunggunya sedari tadi diparkiran.
390.  Shani cemberut karena ia mencium aroma parfum wanita ditubuh Dion, Dion mengajaknya bercanda sebentar dan barulah mereka pergi untuk menuntaskan misi.
391.  Didalam mobil maka Dion bertanya tentang kasus Birwan,  Shani berkata kalau tidak ada pergerakan apapun dari mafia itu selama ini. Dan harus waspada apabila mafia itu kembali berulah.
392.  Shani juga mengatakan kalau Farin menjabat sebagai penyedia senjata yang merangkap manajer hotel sekarang menggantikan Melody.
393.  Shani bertanya apakah Dion sudah memiliki tempat tinggal, Dion bilang belum, maka Shani menyarankan Dion tinggal dihotel, Farin pasti akan menyediakan kamar untuknya dan tentu saja gratis. Dion berkata itu ide yang bagus.
394.  Setelah menuntaskan misi maka Dion dan Shani memilih mencari makan siang.
395.  Sementara itu ditepi pantai disalah satu pulau terdapat helikopter yang mendarat disitu, dan itu adalah Ringgo bersama Birwan.  Helikopter pergi dan Birwan menyuruh anak buahnya untuk datang menjemputnya.
396.  Malam harinya Dion benar-benar menginap dihotel, disaat mau tidur ia kedatangan tamu. Dan itu adalah Yona yang ingin melepaskan rasa rindu yang ia pendam sedari tadi.
397.  Yona akan bercerita banyak, dari hubungan ia dengan Shani yang membaik meskipun masih sering berantem kecil-kecilan. Dion akan memuji Yona yang benar-benar terlihat anggun sekarang, Yona senang kalau penampilannya sekarang ini membuat Dion senang.
398.  Mereka terus bicara dan bicara sampai akhirnya Yona mencium Dion, begitu juga yang Dion lakukan. Dan dihari itu Dion dan Yona kembali melakukan ‘Itu’ sampai pagi. (Sudah tahu lah ya).
399. Akan ada cerita tentang Ozy dan Naomi, begitu juga Ega dan Farin, lalu Manda dan Adis.
400.  Nanti juga akan ada kehebohan yang dibuat oleh Desy dan terus menyalah-nyalahkan Sistim.  Sistim tentu saja bingung dia ini salah apa, Desy tidak mau menyebutkan kesalahannya apa yang pasti dia ingin menyalahkan Sistim.  Itu karena Desy memiliki rasa dengan Sistim dan menyalahkan Sistim karena membuat wanita itu menyukainya.
401.   Sedangkan Birwan dan Ringgo sudah melakukan sebuah rencana.  Dimana rencananya itu akan memerlukan waktu, yang pasti rencananya itu untuk memancing Redrum.
402.  Akan ada cerita dimana resepsionis hotel menemui Dion dan memberitahukan ada orang yang mencarinya di lobby hotel.
403.  Dion kesitu dan terkejut, karena yang menunggunya disitu adalah Melody.
404.  Dion bertanya kenapa Melody tahu dia disini, Melody hanya menebak-nebak saja karena ia tahu manajer hotel ini dulunya anggota Redrum dan pasti Dion menginap disini dan berbagai macam spekulasi lainnya.
405.  Dion kemudian berkata ada urusan apa.
406.  Melody bilang tidak ada urusan apa-apa dengan nada dingin. Dion tahu kalau Melody pasti marah dengannya.
407.  Dion hanya bisa meminta maaf.
408.  Yang pasti Melody akan kesal dengan Dion, dia menumpahkan semuanya dengan kata-kata dan matanya berair. Ia bahkan sampai menerima pertunangan itu karena terlalu putus asa menunggu Dion.
409.  Dion tak bisa berkata apa-apa, Melody kemudian pergi tanpa berpamitan.
410.  Tanpa Dion sadari ternyata ada Shani sedari tadi disitu dan mendengar semuanya.
411.  Shani mengatakan Dion terlalu jahat memberinya harapan seperti itu, Dion tahu karena dulu dia tidak mau Melody melakukan hal aneh-aneh saat tidak menerima kepergiaannya.
412.  Shani akan berkata Dion pria yang bodoh, tapi karena itulah Shani menyukainya. Karena ia tidak suka pria yang terlalu pintar.
413.  Akan ada sebuah kasus pembunuhan yang menarik perhatian Redrum, karena pelakunya itu menyerahkan diri untuk ditangkap. Tapi pembunuhnya itu malah dibebaskan oleh hakim dikemudian hari.
414.  Karena itu maka Redrum menargetkan 2 orang, yaitu pelaku pembunuhan dan juga hakim pengadilan yang diduga disuap.
415.  Yang bertugas membunuh hakim adalah Enu, sementara pelaku pembunuhan adalah Deny.
416.  Enu berhasil membunuh hakim, begitu juga Deny, hanya saja Deny tak bisa keluar karena itu sebenarnya adalah jebakan.
417.  Itulah rencana Ringgo dan Birwan, yaitu membuat pelaku pembunuhan menjadi target Redrum. Dan lokasi pembunuhan ini sudah ditentukan oleh mereka berdua, tak ayal lagi maka Deny pun ditawan karena jebakan ini.
418.  Gara-gara itu handphone Redrum dari Deny berhasil diakses Ringgo (Tangan Deny ditebasnya) dan mengambil semua database milik Redrum. Hasilnya itu pun dikirimkan kepada Bing.
419.  Ringgo akan membiarkan Deny tetap hidup dan memaksanya bertindak seolah-olah Deny masih hidup sampai rencana siap. (Deny akan dipaksa membuat alasan pergi keluar kota karena ada urusan, Ringgo memberi ancaman yang benar-benar membuat Deny tidak bisa berkutik)
420.  Enu kemudian mengundang beberapa anggota Redrum untuk datang kerumahnya karena Vienny sekarang sudah mengandung 7 bulan nanti dihari yang sudah ditentukan.
421.  Dion akan bercanda kalau dia tidak bisa datang karena tidak kuat melihat mantan pacarnya itu hamil oleh suami mantannya.
422.  Ozy juga berencana untuk berhenti karena ia mau menikahi Naomi.
423.  Ega mempunyai 2 pacar, yaitu Saktia dan Farin. Dan tentu saja tidak ada pacar utama bagi Ega, 2-2 nya diselingkuhin.
424.  Akan ada cerita pada malam hari dimana Dion bertemu Frieska berjalan kaki ditepi jalan.  Frieska mengatakan kalau ia baru pulang dari kerja disebuah percetakan, Dion menawarkan Frieska pulang, Frieska menerimanya dengan senang hati.
425.  Sesampainya dirumah Frieska, Frieska mengajak Dion untuk bertamu sebentar.  Dion bilang kapan-kapan saja.
426.  Langit yang mendung akhirnya memuntahkan hujan, Dion terpaksa bertamu karena  Dion memakai kendaraan bermotor dan tidak ada jas hujan.
427.  Mereka berbicara seadanya dan Dion merasa ini sudah terlalu malam. Ia hendak pulang dengan menerobos hujan.
428.  Frieska mencegahnya dengan menutup pintu rumahnya dan menyarankan Dion untuk menginap dirumahnya.
429.  Dion tentu saja menolak, Frieska tersenyum dan menunjukan kunci motor Dion. Dion terkejut dan berusaha merebutnya. Yang pasti Dion akan terus mengejar Frieska sampai akhirnya mereka berdua terjatuh dan Dion menindih Frieska diatas sofa. Yang pasti bibir mereka akan bertemu, dan Dion mau tak mau menginap karena... yah.
430.  Hari yang ditentukan tiba yaitu acara 7 bulanan Vienny mengandung.  Dion tidak datang karena ia masih terlelap tidur bersama Frieska.  Tapi itu tidak menjadi masalah bagi yang lain.
431.  Acara dipagi hari itu berlangsung lancar dan tentram, dan dihadiri juga oleh beberapa anggota Redrum seperti Yona, Shani, bahkan Farin juga datang.
432.  Tapi acara itu berubah saat Enu dan anggota Redrum menerima panggilan telepon dari Adis.
433.  Adis mengatakan kalau ada yang membuang mayat Deny didepan hotel.
434.  Semua anggota Redrum dirumah Enu terkejut dan mereka lebih terkejut saat ada penyerangan tiba-tiba dirumahnya Enu.
435.  Banyak tamu-tamu undangan yang tewas akibat serangan ini. Enu dan anggota Redrum melakukan perlawanan dan anggota Redrum memberitahukan penyereangan ini dimarkas.
436.   Dion yang baru terbangun kaget menerima kabar tersebut, begitu juga Frieska.  Dion buru-buru kerumah Enu untuk menolong mereka.
437.  Para penyerang melarikan diri sementara itu yang selamat segera berkeluaran.
438.  Banyak orang-orang yang tewas disitu dan lebih mengejutkannya lagi adalah Vienny juga tewas dengan perut pecah akibat tembakan Shotgun.  Enu akan berteriak sekencang-kencangnya melihat istri dan calon anaknya itu mati.
439.  Dion dan anggota Redrum lainnya datang dan terperangah melihat hal ini.  Mereka semua terdiam melihat Enu menangis memeluk mayat Vienny yang kondisinya sangat memprihatinkan.
440.  Kabar penyerangan ini tentu saja mengusik Redrum, karena selain penyerangan, Deny juga ditemukan tewas.
441.  Kabar meninggalnya Vienny juga memukul perasaan teman-temannya.  Bahkan Frieska kembali larut dalam kesedihan saat sahabatnya itu meninggal dengan cara dibunuh seperti ini.
442.  Direktur meminta anggotanya untuk berhati-hati karena pelakunya ini sepertinya menargetkan mereka.
443.  Yona kemudian berkata kemungkinan besar ini ulah Birwan, karena orang-orang yang menyerang tadi seperti anak buah Birwan yang selalu memakai jas hitam.
444.  Semuanya bingung, kalau itu benar, darimana Birwan mengetahui hal itu. (Enu dan Deny anggota Redrum)
445.  Sementara itu Shani sudah menyimpulkan sesuatu dari kematian Deny, ia merasa kasus yang dimana target Deny menjadi pelakunya adalah jebakan. Terlebih lagi tangan kanan Deny terpotong.
446.  Dan dari analisa Shani yang masuk diakal seperti ini maka sudah bisa dipastikan kalau kehidupan mereka akan terancam.
447.  Tiba-tiba ada yang menghubungi markas Redrum, Boby melihat dan mengatakan itu dari handphone Redrum-nya Deny.
448.  Telepon itu diterima dan diperdengarkan kepada semua anggota Redrum, penelpon itu adalah Ringgo.
449.  Ringgo mengatakan kalau apa yang ingin ditugaskan Bing kepadanya sudah dilaksanakan. Dan ia mengatakan lebih baik bersiap-siap apabila Bing sudah menyelesaikan semua urusannya, karena target dia yang paling utama adalah Indonesia.
450.  Ringgo juga mengatakan percuma untuk melacaknya karena dia sudah berangkat menggunakan helikopter. Dia akan membuang handphone Redrum ditengah lautan nanti.
451.  Enu yang marah kemudian bertanya siapa yang bertanggung jawab atas penyerangan dirumahnya.
452.  Ringgo mengatakan kalau dirinya lah yang bertanggung jawab untuk menarik perhatian semua anggota Redrum. Tapi yang melaksanakannya itu adalah Birwan beserta anak buahnya.
453.  Ringgo lalu mengatakan silahkan untuk membunuh Birwan, karena dia sudah tidak diperlukan lagi bagi kelompoknya.
454.  Dion yang diam sedari akhirnya berbicara dan berkata, “Salam untuk Bing, bilang saja kalau kakak nya ini akan membunuhnya.”
455.  Semua tertegun mendengar penuturan Dion, Ringgo terkekeh dan berkata, “Jadi kau sudah ingat?”, Dion berkata ya, Ringgo pun bertanya siapa nama asli Bing.
456.  Dion tidak bisa menjawab dan membuat Ringgo tertawa, dia mengatakan Dion hanya mengetahui itu saja tapi tidak seluruhnya.  Dion terdiam karena mengakui hal itu, dia tidak tahu nama asli adiknya tersebut karena dia hanya tahu Bing memang adiknya dari informasi yang diberikan pak Juno.
457.  Hubungan terputus.  Semua bertanya apa benar Bing itu adiknya Dion.  Dion tidak menjawab dan bertanya kepada Direktur.  Karena kalau pak Juno saja tahu, berarti direktur juga tahu.
458.  Dion ingin tahu siapa dia sebenarnya dari Direktur, Direktur hanya memberi jawaban yang tak jauh berbeda dengan pak Juno.
459.  Direktur balik bertanya apa yang hendak dilakukan Dion kalau Bing itu memang adiknya, Dion akan menjawab “Aku sampai belajar membunuh perasaanku, setidaknya itu sudah menjadi jawaban yang bisa anda mengerti.”
460.  Semua pun terdiam karena itu tandanya Dion tidak akan segan-segan membunuh adiknya sendiri.
461.  Enu meminta Direktur untuk mencari Birwan.  Terlihat Enu marah besar akan kematian Vienny. Direktur mengiyakan dan akan meminta bantuan polisi mencari keberadaan Birwan kembali.
462.  Shani kemudian angkat berbicara, dia mengatakan semua anggota Redrum harus berhati-hati.  Karena dari percakapan Ringgo tadi maka dia sudah mengambil semua informasi Redrum dari handphone-nya Deny.
463.  Itu artinya semua orang yang berada dekat dengan mereka bisa menjadi incaran.
464.  Semua anggota Redrum mulai memikirkan peringatan Shani karena perkataannya itu ada benarnya.
465.  Malam hari lebih tepatnya saat pemakaman Vienny selesai sore hari,  Dion melihat Frieska menangis dan hendak pulang bersama Melody.
466.  Shani akan berbicara dengan Dion kalau dia sekeluarga hendak pindah ke Yogyakarta.
467.  Shani berkata dia ingin mencari kerja di Jakarta untuk alasannya karena dia tidak ingin melibatkan keluarganya karena seperti yang dibilang semua informasi anggota Redrum sudah diketahui Bing.
468.  Dion bertanya apa rencana Shani, Shani tidak mempunyai rencana apa-apa tapi dia berencana tidak ingin tinggal dirumah orang tuanya. Dia ingin tinggal dirumah Dion.
469.  Dion bertanya kenapa, Shani menjawab setidaknya itu bisa mengaburkan jejak alamat rumah dia dengan tinggal dirumah Dion. Terlebih lagi info Dion tidak menyertakan alamat rumah di-database Redrum, jadi bisa dibilang rumah Dion tempat yang teraman baginya.
470.  Dion berkata baiklah, tapi dia tidak bisa tinggal disitu.  Shani memaklumi.
471.  Yona juga berkata akan keluar dari apartement-nya dan tinggal di Hotel didepan markas Redrum, apalagi Farin sudah menyiapkan ruangan untuk Yona tinggal.
472.  Ozy akan pergi menemui Naomi mengenai masalah ini, dan akan membicarakan ini juga kepada Bayu.
473.   Shani bilang nanti pas hari keluarganya pindah dia akan menghubungi Dion.
474.  Dion hendak pergi tapi ditahan Enu, Enu mengatakan kalau besok dia mau Dion melatihnya. Dion mengiyakan.
478.  Dion pergi kerumah orang tua Frieska, untuk membicarakan kalau nanti ada penghuni dirumahnya itu.
479.  Dion membicarakan hal itu, dan ayahnya Melody mengatakan baiklah (Ayah Melody masih ketua RT dan dia mengizinkan Shani nanti tinggal dirumah Dion)
480.  Saat Dion hendak pergi, Melody tiba-tiba datang.
481. Dion tidak menegurnya dan terus berjalan.  Melody menghampirinya dan memeluk Dion. Dion tentu saja bertanya ‘Apa yang kau lakukan?’
482.  Melody bilang kalau dia sangat merindukan Dion, tapi Dion berkata tidak baik Melody seperti ini terlebih lagi Melody sudah mempunyai tunangan.
483.  Melody meminta Dion melamarnya, Dion tentu saja menolak karena itu akan menjadi masalah.  Melody ingin Dion melakukan itu agar hubungan dia dengan tunangannya berakhir, dia hanya menyayangi Dion.
484.  Dion melepaskan diri dari pelukan Melody dan segera pergi.  Melody menangis tanpa disadari kalau tadi ia dilihat oleh kedua orang tuanya dan mendengar percakapan mereka.
485.  Orang tuanya bertanya apa Melody masih menyukai Dion, Melody akan menjawab, “Selalu.”
486.  Dion kemudian pergi kerumah Frieska, terlihat Frieska masih menangis karena kematian Vienny.  Frieska menjadi tenang sejak kedatangan Dion.
487.  Dion mengatakan agar dia dan Frieska tidak bertemu lagi.  Frieska tentu saja bertanya kenapa.
488.  Dion akan menceritakan semuanya.  Frieska dengan berat hati menerima keputusan itu.
489.  Frieska berkata apakah setelah masalah ini selesai Dion mau kembali kesini (Kerumahnya), Dion berkata ya kalau masalah itu selesai dan kalau dia masih hidup.
490.  Frieska akan menangis lagi dan memeluk Dion.  Dan meminta Dion untuk menginap lagi hari ini untuk terakhir kali mereka bertemu. Dion awalnya menolak tapi Frieska memaksanya, Dion akhirnya mengiyakan dan pada malam itu mereka lagi-lagi melakukan ‘Hubungan’ itu.
491.  Esok harinya Naomi dan Bayu mulai bekerja ditim khusus pencari Birwan yang dibentuk kembali.  Naomi bersumpah akan menemukan pria ini.
492.  Bayu mengejeknya karena tahu kalau Birwan dan Bing tidak dibereskan maka Naomi dan Ozy tidak akan menikah-menikah.
493.  Dan nanti semua anggota Redrum akan melakukan aktifitasnya sambil menunggu perkembangan penyelidikan pencarian Birwan.
494.  Enu kewalahan melawan Dion yang dalam tahap ‘Membunuh perasaan dan Emos’ nya. Mereka sedang latihan, Dion benar-benar seperti Desy saat itu.
495.  Desy yang melihat itu berpura-pura takut dan memeluk Sistim. Sistim sewot dan berkata tidak mungkin Desy takut melihat Dion seperti itu, karena Desy juga seperti itu kalau melakukannya.
496.  Shani, Farin dan Yona akan berbincang-bincang di Hotel. Farin bertanya kenapa Shani mau tinggal dirumah Dion,  Shani mengatakan kalau berada dirumah Dion, Shani akan merasa tinggal bersama Veranda disitu.
497.  Berkat latihan dengan pak Juno, Manda akhirnya tidak sering lengah.  Dan setiap datang ke markas Redrum ia selalu membelikan Adis makanan.  Nanti akan ada cerita dimana waktu Manda pertama kali masuk Redrum, Adis lah yang sering membantunya.
498.  Dion nanti juga akan bertemu Melody lagi, Melody nanti akan mengajak Dion ke toko kue nya.
499.  Melody akan banyak bertanya, dan bertanya kenapa rambut Dion banyak uban sebanyak itu, (Rambut Dion hitam dan putih tak beraturan)
500.  Dion juga akan berkata kalau Shani akan tinggal dirumahnya dan juga alasannya.  Melody bertanya apakah separah itu masalahnya.
501.  Dion berkata “Sampai setahun lebih aku tidak menemuimu, maka kau tahu ini bukanlah masalah sepele.”
502.  Melody terdiam, kemudian dia meminta Dion menceritakan semua.
503.  Melody akhirnya tahu kalau Bing benar-benar adik Dion, tapi Dion hanya tahu itu saja.  Dia tidak mengingat apapun tentang dia dan adiknya.
504.  Melody berkata kalau Dion perlu bantuan jangan sungkan memintanya, Dion menolak karena tak enak dengan tunangan Melody nantinya.
505.  Melody akan berkata dia membatalkan pernikahan dengan tunangannya.
506.  Dion terkejut dan berkata kenapa.
507.  Melody memberitahu kalau dia masih menyukai Dion dan tak bisa pindah lain hati.
508.  Pokoknya nanti akan ada debat panas antara Dion dan Melody disini (Bagaimanapun Dion merasa tak nyaman Melody membatalkan pernikahan gara-gara dirinya), sampai akhirnya Dion memilih menyerah.
509.  Nanti Dion akan berkata dengan nada mengejek, “Dulu aku sering mendengar kalau aku ini susah Move-On darimu, sekarang kau tak jauh berbeda dari apa yang kau katakan dulu.”
510. Melody tertawa dan berkata mungkin itu karma.
511.  Nanti akan ada cerita tunangan Melody datang karena tak terima dengan keputusan Melody, Dion tak tahu ternyata Melody sudah melakukannya sedari kemarin-kemarin.
512.  Melody akan ditampar tunangannya itu dan hendak menghajarnya.
513.  Dion menghentikannya dan menghajar tunangan Melody 2 kali lipat bahkan hampir membunuhnya kalau tidak dihentikan Melody.
514.  Dion mengancam tunangan Melody kalau melihatnya lagi menemui Melody maka dia akan memastikan tidak akan ada rumah sakit yang bisa menerima dia selain liang lahat.
515.  Gara-gara itu Melody semakin menyayangi Dion, karena akhirnya Dion perduli dengannya. Dion tak sadar akan hal itu.
516.  Melody hendak menutup toko kue nya dan meminta bantuan Dion. Saat toko ditutup, didalamnya Melody memeluk Dion. Melody benar-benar merindukan pria ini, mereka akan berciuman.
517.  Ega juga nanti akan gituan dengan Farin dicerita ini, begitu juga dengan Saktia. Sosok Playboy didalam cerita ini justru adalah Ega. Farin dan Saktia masih tidak tahu kalau mereka diselingkuhi Ega.
518.  Nanti juga akan diceritakan masing-masing anggota Redrum menghabisi targetnya.  Hanya Dion yang lebih banyak membunuh karena saksi mata juga ia bunuh, seperti hal nya Desy yang tidak perduli siapa yang dia bunuh. Dan selama cerita ini maka skip waktu akan berlalu selama 3 bulan.
520.  Akan ada titik terang soal pencarian Birwan dari penyelidikan yang Bayu lakukan.
521.  Bayu memberitahu Naomi, kepolisian pun segera melakukan investigasi.
522.  Ozy akan mengajak Shania bertemu Naomi (Shania menjadi pengawasnya Ozy).  Mereka akan membicarakan tentang kasus ini.
523.  Shani akhirnya tinggal dirumah Dion.  Dia memajang lagi foto-foto Veranda disetiap sudut rumah.
524.  Frieska nanti akan kebingungan kenapa Shani tinggal dirumah Dion. (Frieska mampir kerumah orang tuanya)
525.  Shani mengajak Frieska bertamu dan menjelaskan semuanya. Yang pasti disini nanti Shani akan tahu kalau Frieska benar-benar menyukai Dion, Shani hanya tertawa karena tebakannya setahun yang lalu ternyata benar.
526.  Shania, Ozy, Ega dan Damar diminta Direktur mengawal informan untuk mencari tahu soal Birwan dari informasi yang kepolisian berikan.
527.  Selama seminggu mereka akan menjadi pengawal informan akhirnya membuahkan hasil. Yaitu titik-titik fatal kekuasaan Birwan di Jakarta.
528.  Yona akan ke Bogor sebentar untuk menabur bunga dimakam adik tirinya dan juga orang tuanya, ditemani Shani.
529.  Shani akan bertanya apakah Yona masih menginginkan Dion menikahinya.
530.  Yona bilang tidak tahu, tapi yang pasti dia bilang Dion akan mempunyai anak.
531.  Shani tidak mengerti sampai akhirnya Yona mengatakan kalau dirinya hamil. Ya, Yona akhirnya mengetahui kalau dirinya hamil dan dia mengandung anak Dion.
532.  Shani akan terdiam, dan ia akan merasa kecewa dengan Dion.
533.  Yona akan memberitahu Dion nanti saat usia kandungannya memasuki bulan ke-3.
534.  Gara-gara itu nanti sikap Shani kepada Dion akan selalu dingin, disaat mereka bertugas.
535.  2 Minggu kemudian maka pasukan Redrum bersiap-siap untuk menyerang tempat-tempat vital bagi kekuasaan Birwan.
536.  Mereka akan menyerang 5 tempat yang berbeda diwaktu yang bersamaan.
537.  Dan tentu saja akan terjadi pertempuran hebat antara Redrum dengan pasukan Birwan.
538.  Setiap anggota Elit akan menemui lawan berat ditempat itu.  Ega melawan Geri, Ozy melawan Ageng, Manda melawan Hambam, Sistim melawan Jarot, Damar melawan Cak Bun.
539.  Dion dan Enu menyerang ditempat yang sama, dan disitu ada Birwan.  Enu dengan dendam yang ada segera menargetkannya tapi akan ada 2 anak buah Birwan yang sangat kuat disitu bernama Yanto dan Donal.
540.  Ditempat yang ada Birwan itu jauh lebih banyak anak buahnya. Dion dan yang lain akan meminta bantuan.
541.  Shania dan beberapa anggota Redrum akan ketempat Dion dan Enu.  Disitu juga nanti akan ada Shani dan Yona.
542.  Yanto dan Donal benar-benar kuat, setara dengan Dion dan Enu. Terlebih lagi Dion dan Enu juga harus menghindari serangan dari anak buah Birwan yang lain.
543.  Merasa kurang orang yang menyerang tempat ini maka Yona hendak turun membantu.  Shani mencegahnya karena khawatir dengan Yona yang hamil.
544.  Yona akan tertawa dan mengejek Shani yang baru kali ini khawatir dengannya.
545.  Shani akhirnya juga ikut, dan ia ingin memperlihatkan hasil latihannya selama seminggu ini. (Shani sekarang begitu lihai menggunakan senjata api)
546.  Kepolisian juga nanti akan datang untuk membantu dan mengamankan daerah yang menjadi tempat serangan. Ada Naomi dan Bayu juga disini.
547.  Yanto dan Donal akhirnya berhasil dibunuh oleh Dion dan Enu.  Hanya saja tenaga mereka terkuras, Enu langsung menerjang Birwan.
548.  Dan Birwan tidak berubah, mafia ini masih kuat dan bertambah kuat.  Dion dan Enu nanti akan melawannya bersama dan kewalahan.
549.  Shania nanti akan membantu membukakan jalan untuk Yona dan Shani agar bisa membantu Dion dan Enu ditingkat atas. Disini akan diceritakan kebrutalan Shania dalam membunuh.
550.  Sementara itu ditempat lain akan ada 2 anggota elit yang mati. Yaitu Manda dan Damar. Yang pasti mereka juga mati sekaligus membunuh lawannya.
- Manda membacok kepala lawannya, sedangkan lawannya membacok pundaknya. Manda kesakitan dan terperusuk jatuh ketingkat bawah diputaran tangga tempat itu. (Manda ditempat yang tinggi)
- Lawan Damar mendorong Damar dan dirinya tempat yang penuh dengan tong-tong bensin.  Damar tak bisa bergerak karena cedera, lawan Damar hendak pergi.  Damar memerintahkan semua anggota Redrum untuk pergi lewat alat komunikasi yang ia pakai, ia meledakan tong itu dengan granat yang dimana tong-tong itu berada dipondasi tempat itu.  Damar tewas mengorbankan diri untuk menghancurkan tempat itu.
551.  Lalu ditempat Dion, Yona dan Shani membantu Dion dan Enu untuk melawan Birwan.
552.  Birwan kewalahan, ia kabur keruangan sebelah. Yona mengejarnya.
553.  Saat Yona membuka pintu, Birwan sudah mengarahkan shotgun kearah dirinya (Diruangan itu ada senjata Birwan) bahu Yona tertembak dan hancur, Yona sekarat.
554.  Dion, Shani dan Enu terkejut. Dion meminta Shani dan Enu membawa Yona, ia akan membereskan Birwan.
555. Pertarungan adu senjata terjadi disitu (Dion mengambil senjata diruangan itu)
556.  Selama pertarungan itu Birwan sedari tadi memprovokasi Dion agar emosi.
557.  Dion tidak terpengaruh. (Karena dia tahu cara membunuh emosi dan perasaannya)
558.  Pada akhirnya Dion akan menang (setelah duel adu senjata dan tangan kosong)
559.  Birwan melihat Dion, dia terkekeh melihat rupa Dion yang hampir mirip Bing.
560.  Dion bertanya kepada Birwan tentang Bing.  Birwan tidak berkata banyak, yang bisa ia beritahu adalah Bing benar-benar sosok yang kejam dan ia akan membuat Indonesia hancur dengan menghancurkan bagian vital negara ini.
561.  Dion tidak banyak bicara lagi habis itu, ia mematahkan kaki dan kedua tangan Birwan dan menyeretnya keluar.
562. Lewat jalur yang aman maka Dion sudah berhasil keluar, terlebih lagi penyerangan ditempat itu sudah hampir berhasil diatasi.
563.  Enu nanti akan berkata kalau Yona sudah dibawa kerumah sakit dengan mobil kesehatan milik kepolisian, Shani juga ikut untuk mengantarnya.
564.  Dion menyerahkan Birwan kepada Enu, Enu kemudian menelpon Direktur.
565.  Birwan merasa tenang ditengah rintihannya itu, dan ia merasa ia tidak akan dibunuh karena ia saksi penting untuk Bing.
566.  Namun Enu malah mendapat kabar dari Direktur dan memberitahukannya kepada Birwan, “Sayang sekali, kami diperintahkan mencari kau, hidup dan mati. Jadi kau tau artinya bukan?”
567.  Birwan terkejut dan mencari cara agar dia tidak dibunuh seperti ingin memberitahu soal lokasi Bing dan lain-lain.  Enu berkata kalau itu semua sudah percuma, justru mereka yang akan menanti Bing disini (Karena Bing sudah mencuri informasi database Redrum)
568.  Birwan akan diletakan ditengah, Enu menghidupkan mobil, sebelum ia menginjak gas, ia melihat kalung yang dulu selalu dipakai Vienny, Enu memakai kalung itu dan menginjak gas dan menggilas Birwan hidup-hidup. Birwan pun tewas.
569.  Penyerangan ditempat lain juga sudah selesai, dan semua anggota Redrum kaget saat mendengar kematian Manda dan Damar.  Adis yang mendengar itu terlihat seperti mayat hidup didalam markas Redrum, air matanya mengalir.
570.  Dion akan ditelpon Shani dan menyuruhnya segera kerumah sakit.
571.  Dirumah sakit, Yona sudah ditangani sebisa mungkin.  Dan dokter bilang sekarang tergantung semangat hidup Yona. Dirumah sakit juga sudah ada Dion dan beberapa anggota lain yang ingin melihat keadaan Yona.
572.  Shani dan Farin segera memasuki ruangan Yona. Farin menangis melihat kondisi Yona yang memucat.
573.  Shani akan menangis dan memohon Yona untuk semangat hidup, dan untuk pertama kalinya Shani akan memanggil Yona dengan sebutan “Kakak.”
574.  Yona tersenyum dan menitikan air matanya saat Shani memanggil dia dengan panggilan “Kakak”.
575.  Yona ingin bertemu Dion dan berbicara dengannya.
576.  Dion masuk berdua dengan dokter yang menangani Yona. Yona tersenyum manis memandang Dion dan berkata, “Tolong jangan bunuh perasaanmu saat melihatku.”
577.  Melihat kondisi Yona yang semakin melemah membuat dokter segera melakukan bantuan sebisanya dan sedikit berhasil.
578.  Akan ada perbincangan antara Yona dan Dion, dan mereka tak perduli kalau dokter menjadi saksi biksu perbincangan mereka.
579.  Yona akan mengatakan kalau dia hamil, dan berkata Dion akan menjadi ayah dari anak yang dikandungnya.
580.  Dion terkejut dan dibenarkan oleh dokter saat memeriksa Yona sebelumnya.
581.  Dion memberi Yona semangat hidup dengan kata-kata, dan berjanji akan menjaga Yona.  Yona tersenyum mendengar Dion yang begitu khawatir dengannya.
582.  Yona akan bertanya apakah Dion mau menikahinya.
583.  Dion berkata ya, karena itu dia meminta Yona untuk terus hidup.  Yona akan meminta Dion menciumnya dengan suara yang lemah.
584.  Mereka berdua pun berciuman. Setelah itu Yona kembali tersenyum, mengelus wajah Dion dengan tenaga yang tersisa dan berkata, “.... Maafkan aku... dan terima kasih... aku sangat mencintaimu...”
585.  Tangan Yona yang mengelus wajah Dion perlahan terjatuh, matanya perlahan tertutup. Dion panik, matanya terbelalak melihat hal ini dan tak siap menerima apa yang sudah ia ketahui. Tapi akhirnya ia harus menerimanya saat dokter memeriksa Yona. Ya, Yona akhirnya meninggal dunia.
586.  Mendengar kabar ini membuat Farin pingsan ditempat, Shani masuk keruangan yang dimana Dion sudah memeluk Yona dan berulang kali mengatakan ‘Maafkan aku’.  Shani menangis, ia menghampiri Dion dan juga ikut memeluk jasad Yona.
587.  Boby yang mendengar kabar Yona meninggal juga tak bisa menyembunyikan kesedihannya. Ia masuk kedalam toilet dan menangis sekencang-kencangnya.
588.  Dion benar-benar merasa bersalah dengan hal ini semua, terlebih lagi ia harus kehilangan Yona dan juga calon anaknya lagi.
589.  Direktur akan memberikan penghormatan buat Manda, Damar dan Yona.  Mereka akan dikubur dengan layak.
590.  Dion meminta Direktur untuk mengubur Yona disamping makam mendiang istrinya, yaitu Veranda.
591.  Akan ada jeda waktu selama seminggu karena meninggalnya Yona.
592.  Shani akan terus-terusan menangis dirumah dan memeluk foto Yona dan Veranda bersamaan.  Frieska tak sengaja mendengar tangisan itu, ia masuk kerumah lewat pintu belakang dan mencoba menghibur Shani.
593.  Dion juga akan sering menghabiskan waktunya kekuburan, untuk mengobrol dengan makam Yona dan Veranda.  Enu juga akan sering menghabiskan waktu dimakam Vienny untuk berbicara dengan makam istrinya tersebut.
594.  Ozy akan kerumah Naomi, dan dirumah Naomi juga kedatangan Melody.  Dirasa tidak apa menceritakan hal ini maka Ozy menceritakan apa-apa saja yang terjadi.
595.  Mendengar cerita Ozy yang dimana Dion sering kekuburan tiap pagi dan malam membuat Melody ingin menemui Dion.
596.  Ega juga akan berusaha menghibur Farin yang masih larut dalam kesedihan, karena Farin dahulu dekat dengan Manda dan juga Yona.
597.  Untuk pertama kalinya Melody datang kemakam Veranda (Yang dimana ada makam Yona juga disampingnya), disitu ia menemukan Dion yang bengkak matanya dan selalu mengucapkan kata maaf untuk makam Veranda dan Yona.
598.  Melody akan menemani Dion disitu. Dan berbicara banyak hal sampai akhirnya Dion merasa sedikit tenang.
599.  Arya nanti akan mengajak Shania menikah, yang pasti Shania akan kebingungan.
600.  Frieska akan sering kerumah Dion untuk mengobrol dengan Shani.
601.  Dion memilih tinggal disalah satu rumah dinas Redrum yang sudah lama tak dihuni. (Rumah ini dulunya menjadi tempat tinggal Dion dan Yona, ada dicerita Redrum: Hesitate.)
602.  Sementara itu dinegara yang jauh, Bing dan kelompoknya berhasil menyelesaikan tugas mereka. Bing pun berkata kepada kelompoknya kalau 4 bulan lagi mereka semua akan ke Indonesia.
603.  Dan selama 4 bulan itu akan tersaji berbagai cerita tokoh-tokoh yang ada dicerita ini.
604.  Melody akan sering datang kerumah Dinas Redrum apabila Dion ada dirumah tersebut.
605.  Dion akan mencari berita tentang Mei 1998 dan kasus-kasus yang ada pada masa itu dari database kepolisian (Dengan bantuan Adis.)
606.  Ega akhirnya ketahuan selingkuh, Farin dan Saktia kompak menyuruh Ega memilih yang mana. Ega bilang kedua-duanya, alhasil dia ditabok Farin dan Saktia.
607.  Naomi akan naik jabatan.
608.  Akan ada cerita Naomi dan Ozy bertemu dengan Beny yang datang ke Jakarta. Beny akan memberitahu Naomi kalau dia sudah menikah dan alasan dia meninggalkan Naomi dulu.
609.  Akan ada seorang pria mencoba mendekati Frieska, tapi Frieska cuek karena ia masih memikirkan Dion.
610.  Shani nanti akan berbicara dengan Dion, ia sempat kecewa saat tahu Yona hamil oleh Dion.  Dion berkata kalau ia dan Yona dulu pernah melakukannya sebelum Dion menikah.
611.  Desy dan Sistim nanti akan berduel, dan dengan sebelah pihak Desy melakukan taruhan dan taruhannya itu adalah Sistim harus mengajaknya kencan.  Sistim kalah karena Desy benar-benar beringas menghajarnya.
612.  Shania akan sering berkonsultasi dengan psikolog yang ada dimarkas Redrum, psikolog mengatakan kalau Shania tidak sepenuhnya psikopat saat mendengar Shania begitu jatuh cinta dengan Arya.
613.  Shania akan meminta saran untuk menekan nafsu membunuhnya dan akan terus ia lakukan saran itu sampai saatnya tiba ia siap menerima permintaan Arya untuk menikah.  Shania juga berkata kalau sudah saatnya tiba maka dia hendak berhenti dari Redrum.
614.  Enu membeli rumah didekat makam istrinya, yaitu Vienny. Agar setiap saat ia bisa pergi kesitu tanpa perlu jauh-jauh.
615.  Melody nanti akan berbicara santai dengan orang tuanya, dan bertanya apabila Dion mencoba melamarnya apakah orang tuanya mau menerima atau tidak.
616.  Orang tuanya berkata itu keputusan yang sangat sulit, asalkan Dion berhenti dari pekerjaan itu maka mereka siap menerima.
617.  Frieska juga ada disitu saat Melody menanyakan hal tersebut.
618.  Disatu sisi Frieska merasa kasihan melihat kakaknya yang baru pertama kalinya begitu mencintai seorang pria, tapi disatu sisi dia juga tidak mau kalah karena pria yang disukai olehnya dan juga kakaknya adalah orang yang sama.
619.  Yang pasti Frieska merasa dirinya sangat egois. (Karena Frieska sudah beberapa kali berpacaran sebelumnya)
620.  Akan ada cerita dimana Dion mengajak Shani ketoko kue milik Melody untuk makan siang, dan Dion juga mengajak beberapa anggota Redrum untuk datang kesitu.
621.  Dan lagi-lagi mantan tunangan Melody datang beramai-ramai untuk mencari Dion, sebanyak 20 orang untuk menghajar Dion.
622.  Nanti Dion akan mencoba berbicara baik-baik, tapi itu berubah saat salah satu orang mencolet dagu Shani.  Shani menusuk dagu orang itu dengan garpu pemotong kue.  Bagi Shani tidak ada yang boleh pria lain yang memegang satu pun bagian tubuhnya selain Dion.
623.  Suasana memanas, sementara Dion dan anggota Redrum disitu santai saja. Begitu juga Melody.
624.  Nanti akan datang 40 orang anggota Redrum yang mengaku sebagai teman Dion disitu.  Mereka semua duduk diatas mobil mantan tunangan Melody dan teman-temannya. (Mereka semua dipinta datang oleh Shani, Dion, dan Enu lewat Handphone Redrum saat mantan Melody asyik mengoceh sebelumnya)
625. 40 orang ditambah anggota Redrum ditoko kue sebanyak 15 orang. Jadi jumlahnya 55 orang, mantan Melody dan orang-orang yang berjumlah 20 orang ciut nyalinya.
626.  Yang pasti suasana cerita itu (Mantan Melody ngelabrak Dion) akan menjadi penyegar didalam cerita ini.
627.  Malam harinya Shani menginap dirumah dinas Redrum yang ditinggali Dion, mereka lagi-lagi hampir melakukan hubungan itu.  Dion meminta maaf karena entah kenapa tidak bisa melakukannya dengan Shani.
628.  Shani berkata mungkin itu cara Veranda dari dunia sana untuk menyuruh Dion menikahi Shani.
629.  Dion tertawa, begitu juga Shani. Dan seperti dulu, Dion akan menemani Shani tidur dengan memeluknya.
630.  Dion dan Melody nanti juga akan ‘Melakukannya’ pada suatu kesempatan.
631.  Bayu akan diarak warga kekantor polisi dengan kondisi teler (mabuk), warga mengatakan kalau malam-malam Bayu hendak membangun pondok disamping makam Andela dan tinggal disitu.
632.  Gara-gara itu Bayu didaftarkan Naomi diam-diam ke biro jodoh Online.
633.  Tidak ada hasil, Bayu nanti malah akan sering bertemu Dhike dirumah makan langganan Ozy dan Naomi.
634.  Sebulan sering bertemu Bayu dan Dhike tambah dekat. Apalagi Bayu membantu Dhike berurusan dengan lintah darat. (Walau sebenarnya nanti Ozy yang membereskan lintah darat itu)
635.  Pokoknya selama 4 bulan itu akan ada berbagai macam cerita dari semua tokoh-tokoh yang ada dicerita ini. Dan nanti akan ada cerita dimana Ega akan bertemu orang asing saat ia sedang melakukan tugasnya membunuh kriminal.
636. 4 bulan berlalu, tanpa ada angin tanpa hujan tiba-tiba masyarakat Indonesia digegerkan dengan tampilnya tulisan BING diseluruh televisi. (Seperti sewaktu Milo meretas semua jaringan TV)
637.  Di siaran itu akan muncul suara Bing yang mengatakan ‘Apa kalian tidak curiga kriminal itu mati tanpa ada pemecahannya?’
638.  Yang pasti pihak Redrum, kepolisian, Presiden akan terperangah karena Bing membongkar semua rahasia mereka.
639.  Bing bahkan mengatakan keluarga korban kriminal yang dibunuh Redrum bisa ikut dengannya kalau mau membalas dendam.
640.  Saat siaran itu berhenti betapa hebohnya Indonesia.  Presiden pun diserbu para wartawan dan kuli tinta mengenai kelompok resmi pemerintah yang ditugaskan untuk membunuh para kriminal.
641.  Presiden berkilah tapi tiba-tiba ada sebuah bom yang meledak tak jauh dari Istana.  Siaran Bing kembali muncul dan berkata, “Aku lupa mengatakan, 1 kebohongan maka sama dengan 1 ledakan.”
642.  Bing juga mengatakan barang siapa yang hendak masuk Jakarta dan keluar dari Jakarta maka dia tidak akan bertanggung jawab dengan apa yang terjadi karena ia sudah menaman 8 buah bom berkekuatan dahsyat disalah satu tempat yang akan meluluh lantahkan Jakarta.
643.  Redrum, Kepolisian dan Presiden awalnya tidak percaya.  Tiba-tiba ada suatu wilayah Jakarta meledak dan membumi hanguskan daerah itu hingga tidak ada yang selamat.
644.  Bing mengatakan kalau warga Jakarta menjadi tawanannya. Dan diperbatasan Jakarta ada sebuah tali merah, dan bagi siapa saja orang mencoba masuk dan mencoba keluar dari wilayah Jakarta.  Maka anggota dia yang ada disitu akan menekan pemicu bom.
645.  Siaran berhenti dan warga Jakarta panik bukan main.
646.  Malam harinya semua anggota Redrum berkumpul didalam markas untuk mengurus masalah ini. Namun mereka merasa kurang, Adis mengatakan kalau Ega belum datang.  Saktia mencoba menghubunginya tapi tidak diangkat.
647.  Farin juga tidak mengetahui kabar Ega saat dihubungi, karena sudah 2 hari lebih dia tidak mau bertemu Ega, begitu juga Saktia.
648.  Semua anggota Redrum akhirnya sadar kalau memang selama 2 hari lebih ini mereka tidak pernah bertemu Ega.
649.  Tiba-tiba ada ada pemberitahuan dari pihak hotel kalau lagi-lagi ada orang yang membuang mayat didepan hotel.
650.  Farin segera menghubungi dengan suara cegukan, karena mayat itu adalah Ega.
651.  Anggota Redrum langsung membawa mayat Ega kedalam markas, Saktia menangis sejadi-jadinya melihat Ega sudah tak bernyawa.
652.  Direktur menyuruh memeriksa mayat Ega untuk mencari penyebab kematiannya.
653.  Salah satu anggota yang menggeledah Ega mengatakan ada sebuah flasdisk dikantong kemeja Ega.
654.  Pak Hengky meminta memeriksa flasdisk itu terlebih dahulu, dirasa aman maka Boby dan Adis diminta membuka isi flasdisk itu dikomputer.
655.  Didalam flasdisk itu hanya berisi video berformat .mp4 Pak Hengky meminta membuka video-nya.
656.  Tapi saat video itu ditekan tiba-tiba terjadi glitch dimana-mana didalam layar, Adis dan Boby bingung dan tidak bisa menghentikan hal ini.
657.  Tiba-tiba muncul wajah Bing dilayar, dan ia mengatakan kalau ia sudah menguasai semua yang ada di markas Redrum dan mengatakan kalau itu bukanlah video, tapi sebuah virus yang ia samarkan formatnya untuk menguasai semua yang ada disitu.
658.  Bing bahkan bisa menggerakan semua kamera CCTV yang ada dimarkas Redrum jadi omongannya itu bukan omong kosong belaka.
659.  Bing mengatakan kalau siaran ini juga terjadi dimarkas kepolisian hanya saja bukan dia, melainkan Milo.  Bayu akan kembali bertemu Milo lewat siaran dimarkas kepolisian.
660.  Pak Hengky kemudian berbicara dengan Bing apa maunya.
661.   Bing mengatakan ‘Kalau ia mau kebenaran dan balas dendam.’
662.  Enu bertanya kebenaran apa, Bing mengatakan tanyakan saja kepada pemimpin kalian.  Enu kembali bertanya balas dendam apa dan Bing mengatakan, “Membalas semua yang menjadikanku seperti ini!”
663.  Bing mengatakan kalau 8 Bom (salah satunya sudah meledak) itu memang ada di Jakarta dan anggotanya sudah melakukannya dalam rentang waktu 4 bulan ini tanpa diketahui pihak manapun.  Dan selain 8 bom besar itu, dia juga menanam bom kecil digedung-gedung.
664.  Bing mendemonstarsikan sebuah bom yang meledakkan rumah sakit. Semua anggota Redrum terperangah melihat kebenaran itu. Bing bahkan menekan sebuah tombol lagi dan terlihat bom meledak dikejauhan dari tempat Bing berada.
665.  Dion yang sedari tadi diam kemudian berbicara, “Apa yang kau inginkan sebenarnya?”
666.  Bing menyeringai dan bertanya apa Dion mengingat dia sepenuhnya, Dion tidak menjawab dan berkata kalau dia akan mencari Bing dan membunuhnya.
667.  Bing berkata carilah dan Bing bertaruh Dion tidak akan bisa melakukannya karena Dion hanyalah sampah yang penuh omong kosong baginya.
668.  Bing juga berkata kalau dia tak menyangka markas Redrum berada dibawah tanah, ia mengira markas Redrum itu di Hotel. Sehabis itu Bing berkata semoga anggota Redrum suka hadiah yang ia berikan.
669.  Ozy bertanya hadiah apa, Bing berkata “Kalian pikir mayat itu (Ega) isi perutnya usus, ginjal dan lain-lain? Ck ck ck ck.”
670.  Mengerti maksudnya maka anggota Redrum mencoba memperingatkan anggota Redrum yang ada diruang kesehatan, tapi terlambat.  Mayat Ega meledak dan meluluh lantahkan ruangan itu. 5 orang tewas termasuk Farin dan Saktia (Mereka ada diluar ruangan)
671.   Ledakan itu sedikit mengundang kekhawatiran akan hancurnya langit-langit ruangan, tapi pak Henky memberitahu tak usah khawatir.
672.  Bing memberikan pesan terakhir kalau Bing memberikan waktu 2 minggu untuk mencari dia, dia menganggap semua ini hanya permainan. Dan selama 2 minggu itu Jakarta akan dilanda teror dan kekacauan.
673.  Direktur keluar dari ruangan dan memerintahkan semua anggotanya melakukan persiapan.  Kepolisian juga sedang melakukan hal ini, dan ancaman Bing benar-benar membuat pihak luar yang mau membantu masalah ini tidak bisa masuk ke wilayah Jakarta.
674.  Kekacauan yang disebutkan Bing benar-benar terjadi.  Banyak warga Jakarta mencoba lari, tapi ditahan oleh tentara yang ada diluar perbatasan.  1 warga berhasil melewati batas perbatasan dan tiba-tiba saja bom besar ke-2 meluluh lantahkan daerah tersebut.
675.  Gara-gara itu tentara terpaksa akan melakukan tembakan apabila warga berusaha keluar dari perbatasan. Warga benar-benar tak berdaya.
676.  Shani segera meluncur kerumah Dion, Dion memerintahkan Shani untuk membawa keluarga Melody kerumahnya tersebut. (Dirumah Dion ada ruang bawah tanah yang cocok untuk persembunyian, nanti disini akan ada cerita bagaimana Dion dan Veranda membeli rumah dengan design seperti itu.)
677.  Naomi menghubungi Ozy dan mengatakan kalau Milo mengancam akan membuat Jakarta dipenuhi teror dan kekacauan, dan ia memberi waktu 2 minggu.  Ozy memberikan info tentang ancaman yang sama seperti yang Bing bilang.
678.  Kepolisian nanti akan diserang oleh Ringgo dan pasukannya.  Mereka membebaskan napi-napi dan memberi mereka senjata, dan mereka diberi kebebasan untuk melakukan apa saja.
679.  Yang pasti beberapa anggota Redrum mencoba memastikan ‘Orang luar’ terdekat mereka aman terlebih dahulu.
680.  Enu meminta Dion untuk menampun orang tua Vienny kerumahnya, Dion menyetujui.
681.  Dion mencoba menghubungi Frieska dan Melody.  Dia menyuruh Frieska dan Melody untuk tetap ditempatnya karena dia akan menjemput mereka.  Dion menjemput Melody terlebih dahulu baru Frieska ditempat kerjanya.
682. Dion akan menjemput mereka dengan mobil kepunyaan Redrum. Yang pasti mobil itu bukan mobil biasa.
683.  Diperjalanan Dion akan menjelaskan keadaan yang ada, Frieska ketakutan apalagi dia mendengar laporan diradio yang ada dimobil kalau Bing dan pasukannya membebaskan para napi untuk membuat kekacauan.
683.  Ozy akan menjemput Naomi dimarkas sebelum markas mereka diserang,  Bayu juga ikut dan meminta Ozy menjemput Dhike terlebih dahulu. (Ozy juga menggunakan mobil Redrum)
684.  Shani akan menghubungi Dion kalau keluarga Melody sudah berada dirumahnya, Dion menyuruh Shani untuk tetap berada disitu karena Dion dalam perjalanan kesana.
685.  Namun jalanan yang Dion lewati dipenuhi para napi-napi, mereka benar-benar membuat kekacauan. Bahkan mencuri motor/mobil/mini market.
686.  6 orang napi menembak-nembak mobil Dion.  Dion berkata jangan khawatir karena kaca mobil ini anti peluru.
687.  Akan tetapi tidak dengan ban mobil dan itu ditembak oleh para napi. Mobil pun mengepot hingga menabrak pembatas jalan.
688.  Dion memastikan Frieska dan Melody baik-baik saja.
689.  Para Napi itu mencoba membuka mobil yang Dion bawa.
690.  Melody bertanya apa Dion mempunyai senjata yang bisa dia pakai, Dion berkata ya. Melody meminta dan Dion memberikannya.
691.  Dion dan Melody melakukan persiapan dengan senjata api yang mereka pegang masing-masing. Frieska akan kebingungan kenapa kakaknya bisa hapal dengan segala bentuk senjata api.
692.  Melody berkata akan menjelaskannya nanti.
693.  Dion memberi strategi seadanya. Setelah itu Dion dan Melody bersiap-siap.  Saat pintu terbuka Dion dan Melody langsung menembak semua napi-napi itu.  Frieska akan terkejut bukan main melihat kakaknya membunuh para napi itu.
694.  Dion akan mencoba mengambil mobil lain dan meminta Melody melindunginya.  Frieska akan benar-benar tak percaya dengan apa yang dilihatnya. (Melody begitu lihai dengan senjata terlebih lagi dimobil Redrum begitu banyak senjata yang bisa Melody gunakan.)
695.  Dion berhasil mendapatkan mobil dan segera menghampiri mobil yang dimana ada Frieska dan Melody.  Melody dan Frieska buru-buru berpindah tapi Kaki Frieska terkena tembakan. Melody juga memindahkan semua senjata dengan tas senjata yang tersedia dimobil sebelumnya.
696.  Didalam mobil Melody hendak melakukan operasi seadanya untuk mengeluarkan peluru dari kaki Frieska.
697.  Dion kemudian menjelaskan kepada Frieska siapa sosok kakaknya itu dahulu.
698.  Frieska terkejut tapi ia berusaha menahan sakit terlebih dahulu. (Melody mengeluarkan peluru dengan pisau.)
699.  Setelah operasi maka Frieska bertanya apakah itu benar, Melody dengan berat hati mengakuinya.
700.  Dion nanti akan menjelaskan struktur rumahnya itu (Yang hanya diketahui oleh Dion dan Veranda) dan siapa-siapa saja disana nanti (Soalnya Enu mengatakan kalau dia mau membawa orang tua Vienny kerumahnya)
701.  Dion sampai disana dan menjelaskan lebih detail struktur-struktur yang dimaksud.  Tak lama kemudian Enu sampai dan membawa orang tua Vienny masuk.
702.  Enu dan Dion memperingatkan agar tidak membuka rumah ini untuk siapapun.  Kekacauan kecil sudah mulai menjadi api kecil hingga nanti menjadi api besar.  Enu juga sudah membawa supply makanan kalengan.
703.  Shani ingin ikut tapi Dion dan Enu mencegahnya.  Mereka berdua meminta Shani melindungi orang-orang dirumah ini, Melody juga siap membantu.
704.  Setelah Dion dan Enu pergi,  Melody kemudian jujur kepada orang tuanya apa pekerjaan dia dulu. Orang tua Vienny juga bertanya siapa menantu mereka sebenarnya, Shani yang menjawab dan membenarkan apa yang diumumkan Bing terhadap penduduk Indonesia lewat saluran TV. Dan menjelaskan peristiwa yang terjadi sekarang ini.
705.  Ozy membawa Dhike, Naomi dan Bayu kerumah dinas Redrum.  Dirumah itu ada pertahanan yang kuat (Jendela anti peluru, pintu yang hanya bisa dibuka dengan kode khusus) ruang bawah tanah dan supply makanan yang cukup.  Naomi hendak ikut tapi Ozy menolak, dia menyuruh Naomi disini untuk bersama Dhike.
706.  Naomi berkata kepada Ozy jangan sampai mati karena ia tidak mau anaknya tidak bisa melihat ayahnya. Singkat kata Naomi hamil dan Bayu membenarkannya. Ozy berkata ia janji.
707.  Ozy dan Bayu pun pergi.  Dhike berkata kalau ini benar-benar mimpi buruk baginya (Jakarta di’Sandera’ seperti ini)
708.  Jakarta benar-benar kacau, penjarahan, pembunuhan, pemerkosaan terhadap wanita muda terjadi dimana-mana.  Bahkan ada keluarga para kriminal (yang dibunuh Redrum) bergabung dengan Bing untuk balas dendam.
709.  Yang pasti kekacauan ini terjadi hingga malam hari.
710.  Pihak Redrum yang ada diluar daerah Jakarta mencoba membantu dengan drone untuk mengawasi keadaan.
711.  Adis mengaktifkan aplikasi darurat yang dimana handphone Redrum hanya bisa digunakan untuk menghubungi sesama anggota. (Karena diduga Bing akan mencoba menyadap)
712.  Adis juga berkata apabila ada anggota Redrum hendak kesituasi yang terjadi, sebisa mungkin handphone itu dihancurkan dengan kode khusus agar pihak musuh tidak bisa menggunakannya.
713.  Apa yang sedang terjadi di Jakarta tentu saja menarik perhatian dunia.
714.  Pihak Amerika mencoba membantu tapi Bing berkata kalau 1 bantuan saja diterima Indonesia oleh pihak Amerika maka siap-siap saja semua rahasia Ameriak dibongkarnya, dan Bing mengatakan kepada Amerika silahkan tanyakan kepada presiden-presiden Amerika sebelumnya yang menggunakan jasa Bing dan kelompoknya untuk perbuatan kotor.
715.  Dihari kedua akan ada pengadilan langsung untuk Presiden Indonesia, Milo akan menanyakan semua kebenaran tentang apa-apa saja yang diperbuatnya dan meminta masyarakat Indonesia yang menentukan.
716.  Presiden Indonesia akan dibunuh Milo, Istana Kepresidenan pun dikuasai oleh para kriminal.
717.  Akan ada cerita dimana perumahan Dion sudah dikuasai oleh kriminal-kriminal, banyak warga-warga yang tewas disitu. Rumah Dion juga dibengkas oleh mereka tapi tidak menemukan apa-apa. (Shani, Melody dan yang lain berada diruang bawah tanah)
718.  Penyakit asma ibu Melody kumat, dan obatnya itu ketinggalan dirumahnya.  Maka Shani dan Melody terpaksa keluar untuk mengambil obat.  Disini akan diceritakan bagaimana Shani dan Melody bekerja sama diam-diam untuk membunuh dan mengendap-endap tanpa ketahuan oleh para kriminal. Karena itu terjadi pada malam hari. Yang pasti mereka nantinya akan berhasil tapi prosesnya itu akan sangat menegangkan.
719.  Dan itu juga dijadikan Shani memberitahu Dion situasi terkini didaerah rumahnya.  Dion mengerti dan menyuruh Shani dan yang lain berhati-hati.
720.  Dion dan anggota Redrum melakukan rapat rahasia dengan kepolisian, untuk melakukan strategi perlawanan.
721.  Akan dibagi beberapa tim untuk mencari bom besar, tim untuk menyerang, tim untuk menyelamatkan penduduk dan lain-lain.
723.  Untuk itu mereka memerlukan senjata dan mau tak mau mereka harus mengambil senjata terlebih dahulu dimarkas Redrum.  Adis, Boby dan beberapa divisi komunikasi Redrum mengatakan kalau dipermukaan (diatas markas Redrum) begitu banyak kriminal.
724.  Maka mau tak mau mereka harus mengambil senjata dengan diam-diam. Dan menyuruh Adis dan yang lain mempersiapkan senjata untuk mereka ambil nanti.
725.  Cerita tentang mengambil senjata ini benar-benar akan menegangkan nantinya, terlebih lagi hotel sudah dikuasai dan dijadikan markas oleh para kriminal. Yang pasti mereka berhasil mengambil senjata lewat hotel, ada jalur rahasia selain diparkiran untuk mencapai markas Redrum dari hotel. Dan yang pasti pihak Redrum dan kepolisian akan ada yang mati.
726.  Pak Juno, Beny dan Kinal hanya bisa terdiam menyaksikan ini ditelevisi. (Mereka di Bandung)
727.  Hari ke-3 mereka semua melakukan strategi yang mereka lakukan.  Tim pencari bom menggunakan alat pengukur radiasi, karena dari ledakan bom besar sebelumnya mereka bisa memastikan kalau itu bom nuklir dengan daya rendah, meski daya rendah kekuatannya tak jauh berbeda.
728.  Dan yang pasti pertempuran pasti tidak akan terelakan.
729.  Sistim dan Desy yang berada di Tim penyerang berhasil membunuh beberapa musuh didaerah tertentu.  Akan diceritakan betapa Desy jauh lebih beringas dari sebelumnya saat membunuh.
730.  Dion dan yang lain juga melakukan hal yang sama. Sekaligus melindungi tim penyelamat untuk membawa penduduk ketempat yang aman bagi mereka.
731.  Kabar penyerangan Redrum dan Kepolisian sampai ditelinga Bing.  Ia berkata biarkan mereka melakukan apa saja seperti hal nya mereka.  Dan Bing memerintahkan Milo bersama pasukannya untuk menebar teror yang tidak akan bisa dilupakan para penduduk Jakarta.
732.  Bing kemudian meminta Milo untuk tidak menahan lagi ‘Kegilaan’nya.  Mendapat mandat dari itu maka Milo akan jauh lebih menggila dari sebelumnya.
733.  Dion dan yang lain akan bertemu para kriminal yang juga menghabisi para kriminal lainnya. Kriminal itu mengatakan kalau mereka tidak akan membiarkan ‘Lahan’ mereka menjadi seperti ini (Dihancurkan Bing)
734.  Disaat itu terjadi ‘Kerja sama tak langsung antara Redrum/Kepolisian dan kriminal yang menentang rencana Bing.
735.  Teror yang dilakukan Milo dimulai, setiap dia pergi kemanapun pasti akan ada bom yang meledak.
736.  Dan disini nanti akan diceritakan bagaimana bom-bom itu dipasang dalam waktu 4 bulan itu. (Ada yang berpura-pura jadi tukang AC, Listrik, Kabel dll, yang tidak mencurigakan bagi orang lain)
737.  Milo terus menebar teror dan membunuh siapapun yang ditemuinya. (Tak jauh berbeda dengan Desy)
738.  Sistim, Desy dan tim penyerang ditim mereka nanti akan bertempur dengan pasukan Milo. Milo akan pergi karena serangan mendadak itu sebagian pasukannya tewas, Milo tidak mau repot melawan mereka karena ia masih mencari orang yang dicarinya, yaitu Bayu.
739.  Akan ada cerita dimana Shani bercerita kepada Melody kalau dia juga menyukai Dion.  Melody lantas bertanya kenapa memberitahunya, Shani berkata mungkin ini bisa jadi perbincangan terakhir mereka.
740.  Shani dan Melody akan terus bercerita dan bercerita, tanpa sadar obrolan mereka berdua didengar oleh Frieska (Itu terjadi pada malam hari, Shani dan Melody menyangka semuanya sudah tidur.)
741.  Mendengar cerita dibagian Dion membuat Frieska akhirnya mengerti kenapa Dion begitu plin-plan, ternyata selain dia dan kakaknya masih ada 2 wanita lain yang menyukainya. (walau 1 nya sudah meninggal)
742.  Frieska juga merasa bersalah dengan kakaknya karena menyukai pria yang disukai kakaknya tersebut. Apalagi dengan sikap-sikap Melody yang dulu (Dimana Frieska memaksa Melody mengakui siapa Dion sesungguhnya dihadapan keluarganya, Melody terlihat berusaha melindungi Dion dengan memilih diam, apalagi Melody begitu sedih saat Dion memilih pergi seperti dirinya.)
743.  Hari berikutnya Dion dan tim penyerang dan evakuasi, berusaha menetralisir daerah dimana tempat yang menjadi perumahan Dion.
744.  Dion dan yang lain berhasil menetralisir. Dion menyarankan Shani dan yang lain untuk segera pindah lokasi, yaitu dimarkas Redrum. (Karena markas Redrum sampai sekarang tidak bisa ditembus)
745. Singkat cerita mereka semua berhasil masuk kedalam markas. Dan mereka (Keluarga Melody, orang tua Vienny) akan bertemu Direktur.  Direktur meminta maaf karena masalah ini terjadi mungkin salah satunya karena ulah mereka (Redrum)
746.  Dion akan memberitahu Frieska tempat dimana Vienny bekerja dulu. Frieska tersenyum karena dilaci meja ada foto Vienny bersama Frieska dan Veranda sewaktu mereka kuliah.
747.  Enu meminta maaf kepada orang tua Vienny karena telah menyembunyikan jati dirinya selama ini. Dan meminta maaf karena dialah Vienny menjadi korban.
748.  Shani akan pingsan karena kelelahan, Melody bercerita kalau Shani kurang tidur untuk menjaga keluarganya padahal Melody sudah sering memaksanya tidur.
749.  Shani akan dibaringkan ditempat tidur yang ada diruang tengah. Melody akan bertanya ruangan apa itu yang hancur,  Dion akan menceritakan hal itu.
750.  Melody juga akan bercerita kalau Shani memberitahu dirinya kalau Shani menyukai Dion. Dion akan berkata dengan nada bercanda, “Karena itulah aku susah memilih, kecuali kalian mau kupoligami.”
751.  Dion pergi kekamar mandi dulu sebelum kembali keatas, dan Frieska mengajaknya berbicara.
752.  Frieska mengatakan untuk tidak memasukan dia sebagai pilihan Dion. Dan juga memberi alasannya. Dion meminta maaf dan Frieska memaafkannya.
753.  Sebelum Dion dan yang lain pergi.  Adis mendapatkan informasi kalau tim pencari bom sudah menemukan lokasi 6 bom besar, tapi lokasi itu dijaga ketat oleh pasukan Bing.
754.  Kalau dijaga berarti ada kemungkinan Bing tidak akan meledakan tempat itu kecuali dia tidak keberatan kekurangan pasukannya sendiri untuk dibunuh. Itu yang disimpulkan oleh Desy lewat handphone Redrum.
756.  Alhasil malam ini mereka akan melakukan rapat strategi lagi ditempat rahasia kemarin.
757.  Rapat dilakukan dan mereka akan melakukan aksinya besok.
758.  Akan ada pertempuran ditempat itu. Dion dan Ozy akan bertemu salah satu anggota Bing bernama Dharta. Mereka pun bertarung apalagi Dharta sangat kuat.
759.  Enu akan bertarung dengan Ringgo.
760. Desy, Sistim dan tim penyerang akan bertarung dengan pasukan Milo dan Ringgo.
761.  Dan akhirnya Milo dan Bayu kembali bertarung.
762.  Saat bertarung dengan Dharta, Dion terkena hempasan keras dikepalanya. Sayup-sayup dia mengingat masa lalunya sedikit.
763.  Dharta kalah dan tewas dibunuh Ozy. Apalagi pasukan yang ada disitu juga sudah dibereskan. Tim penjinak langsung turun tangan untuk menangani bom.
764.  Bom itu berhasil di-non aktifkan dan mereka heran kenapa bom ini dirancang begitu mudah untuk dimatikan. Tak lama setelah itu muncul suara Bing dari alat komunikasi Dharta dan bertanya siapa yang bertanggung jawab disitu.
765.  Ozy hendak menjawab tapi ditahan Dion, Dion berkata, “Aku, dan tunggu saja aku ketempat kau nanti.”
766.  Bing akan tertawa dan berkata kepada Dion untuk pergi kesebuah alamat tertentu dan meyakinkan tidak ada pasukannya disitu dan tidak ada jebakan apapun.
767.  Dion akan pergi ketempat yang dimaksud, Ozy mencegahnya.  Dion bilang lebih baik bantu yang lain dan mengatakan kalau dia mati pun tidak akan berperngaruh terhadap yang lain.
768.  Milo benar-benar gila, Bayu kewalahan saat melawannya.
769.  Enu dan Ringgo juga sama-sama cedera.  Enu sangat dendam dengan Ringgo gara-gara kematian Vienny.
770.  Dion akan sampai dialamat yang dimaksud, dan ia melihat sekitar memang tidak ada satu pun yang pasukan Bing disitu.
771.  Ada bunyi HT yang dimana Dion segera mengambilnya, dan terdengar suara Bing yang meminta Dion memeriksa puing-puing yang ada disitu karena ia meletakan sebuah hadiah.
772.  Dion akan mencari-cari sesuatu dipuing usang dan menemukan sobekan foto.  Ia mengambil foto tersebut dan menyeringitkan dahi memandang foto 3 anak kecil berfoto disitu, dan anak yang paling besar mirip dirinya sewaktu kecil.
773.  Bing akan berkata melalui HT, “Bingkle, Bingkle little Star, kau ingat lagu itu?
774.  Dion terhenyak dan memegang kepalanya, ia memandang foto baik-baik dan akhirnya ia benar-benar ingat. Dia memiliki 2 saudara laki-laki.
775.  Dan lirik lagu Bingkle-Bingkle little Star itu adalah lirik lagu yang ia plesetkan sewaktu kecil untuk kedua adiknya, yang dimana lirik aslinya adalah Twinkle-Twinkle little Star.
776.  Dengan tangan bergetar-getar Dion berbicara kepada Bing, “.... Kau Leffy.... Atau Bion...
777.  Bing berkata, “Selamat menebak.” Setelah itu hubungan HT pun terputus.
778.  Dion terperusuk dan terengah-engah, ia akhirnya mengingat jelas dan disini akan diceritakan masa kecil Dion.
779.  Bagi yang sudah membaca masa lalu Bing di File X.  Disitu ada cerita dimana seorang anak kecil menganggu anak kecil lainnya yang pendek gara-gara roti. Nah disitu nanti akan ada anak kecil lagi yang menggetok kepala anak yang tinggi itu.
780.  Yang menggetok kepala anak tinggi itu adalah Dion, dan yang diketoknya adalah adik dia yang bernama Leffy, sementara yang paling kecil bernama Bion.  Dion akan berkata kepada Leffy agar jangan mengganggu Bion.
781.  Pokoknya dicerita itu akan menampilkan bagaimana Dion sangat menyayangi kedua adiknya.  Terlihat Bion juga menyayangi Dion karena sering menolongnya sementara Leffy kesal karena Bion selalu menang kalau ada Dion.
782.  Nanti juga akan ada 2 orang tua mereka datang tapi cerita mengenai masa lalu Dion akan berhenti sampai disitu karena Dion mendengar panggilan dari Ozy yang meminta Dion untuk segera datang membantu Desy dan Sistim.
783.  Dion pergi dan membawa foto itu.
784.  Ozy membantu Sistim dan Desy melawan pasukan Milo dan Ringgo, dibantu Dion saat dia datang.
785.  Mereka mendapatkan info kalau sudah 2 bom berhasil dijinakan dan dicabut akses jarak jauhnya. Berarti sisa 2 bom yang tinggal dijinakan yaitu ditempat Enu dan Sistim.
786.  Enu menang melawan Ringgo meski Enu juga terluka parah.  Tim penjinak hendak menjinakan bom tapi mereka terkejut karena ada waktu hitungan mundur.
787.  Ringgo yang belum mati kemudian tertawa kalau mekanisme bom ini unik.  Apabila tersisa 2 bom maka 2 bom itu akan melakukan hitungan mundur secara otomatis.
788.  Enu menyuruh tim penjinak dan penyerang untuk segera pergi.  Enu juga mau pergi tapi kakinya ditembak oleh Ringgo hingga Enu tidak bisa berdiri.
789.  Ringgo dengan tenaga yang ada menghubungi Bing dan mengatakan terima kasih sudah menolongnya dulu.  Percakapan berhenti dan Ringgo menembak kepalanya sendiri.
790.  Sedangkan Enu sudah pasrah, dia sudah tidak ada tenaga lagi untuk melarikan diri.  Ia kemudian mencoba menghubungi markas dan memberitahukan hal ini.  Setelah itu ia mematikan hubungan telepon.
791. Waktu bom semakin menipis dan Enu juga tersenyum, ia mengingat masa kecilnya dulu bersama Dion, hari-hari dia selama sekolah hingga bergabung dengan Redrum, dan yang ia bayangkan terakhir kali adalah Vienny yang tersenyum kepadanya.
792.  Waktu semakin menipis dan Enu berkata, “... Terima kasih.”
793.  Bom meledak dan meluluh lantahkan daerah itu tanpa ampun sama sekali. Dan Enu pun tewas.
794.  Adis memberitahu Sistim, Dion, Desy dan Ozy mengenai informasi yang Enu berikan.  Dion berkata bagaimana dengan Enu, Adis menjawab kalau Enu sudah tidak bisa dihubungi lagi.
795.  Dion menyuruh Ozy, Sistim, Desy, tim penjinak dan tim penyerang untuk menjauh dari tempat itu. Akan tetapi pasukan Milo dan Ringgo terus menyerang, akhirnya mereka sadar kalau pasukan Milo dan Ringgo ini sudah siap mati.
796.  Desy menyuruh mereka pergi dan biar ia sendiri yang melawan untuk menghambat mereka.
797.  Aksi pahlawan yang dilakukan Desy berbuah ketukan tongkat baseball Sistim ditengkuk lelehrnya hingga wanita ini pingsan.  Sistim kemudian melempar granat kearah pasukan Bing dan Milo, setelah itu segera melarikan diri sambil memapah Desy.
798.   Sementara itu Milo dan Bayu masih bertarung.  Ozy melihat mereka dan menyuruh Bayu segera lari.
799.  Bayu hendak melarikan diri tapi ditahan Milo yang sudah berlumuran darah dimana-mana seperti hal nya Bayu.
800.  Ozy akan datang dengan mobil pick up dan menyuruh Bayu segera naik.  Bayu naik kemobil itu akan tetapi Milo juga naik.
801.  Mobil berjalan sementara Bayu dan Milo meneruskan pertarungan mereka diatas mobil pick up.
802.  Mereka terus bertarung diatas mobil bahkan ketika bom meledak, hanya saja jarak mereka sudah jauh dari radius ledakan.
803.  Bayu benar-benar kelelahan begitu hal nya Milo, mereka saling mencekik satu sama lain dan mencoba mendorong masing-masing lawannya untuk terlempar dari atas mobil.
804.  Bayu akan menendang Milo hingga terlempar dari Mobil dan leher Milo akan terantuk dengan batang lampu taman hingga lehernya itu patah, Milo pun tewas.
805.  Bayu yang kelelahan langsung terkapar diatas mobil alias pingsan. Apalagi cederanya juga parah.
806.  Informasi mengenai bom besar yang sudah tidak ada lagi yang bisa dijadikan ancaman membuat pihak luar mencoba memasuki wilayah.  Pasukan Bing yang diperbatasan panik karena para tentara sudah mencoba masuk dan memberitahukan hal ini.  Tapi sia-sia karena memang bom besar itu sudah di non-aktifkan semua (yang berhasil dijinakan)
807.  Akan tetapi rentetan bom-bom kecil meledak serentak disemua tempat, yang diaktifkan Mikro atas suruhan Bing.  Mereka berdua berada diatas atap bangunan dan korban jiwa tentu saja tidak bisa terelakan lagi. Dan yang menjadi korban ledakan bom ini adalah Shania dan Arya, disaat Shania menolong pacarnya itu sedang terjebak dikantornya.
808.  Mikro berkata kalau semua sudah diledakkan, Bing kemudian berdiri dari tempat duduknya.  Mikro menutup komputernya dan menghancurkannya, Mikro kemudian berkata, “Sampai jumpa di Neraka.”  Setelah berkata seperti itu, Bing langsung menembak kepala Mikro.
809.  Bing melihat siaran TV yang dimana kerusakan dan kehancuran di Jakarta sudah membuat dia puas, karena kekacauan ini benar-benar melebihi tragedi Mei 1998. Apalagi Presiden juga dibunuh oleh kelompoknya.
810.  Anggota Redrum dan Kepolisian segera mengatasi atau bertempur dengan sisa-sisa pasukan Bing dan napi-napi yang berkeliaran.
811.  Lalu Bing mengubungi Dion lewat HT karena dia yakin Dion membawa HT itu.
812.  Dion menjawab HT tersebut dan berkata inilah penentuannya, mengerti maksudnya maka Dion akan meminta Sistim berhenti ditengah jalan.
813.  Dion akan membawa mobil yang bisa ia gunakan disitu dan pergi ketempat Bing berada.
814.  Dion sampai ditempat itu dan cuaca semakin mendung.  Bing berada diatas sebuah gedung yang ada ditengah pusat kota Jakarta.
815.  Dion keatas dan kembali berhadapan dengan sosok adiknya tersebut.
816.  Bing tersenyum sinis melihat rambut Dion yang seperti dirinya. Yaitu putih kehitam-hitaman, putihnya karena uban.
817.  Dion kembali bertanya Bing itu Leffy atau Bion. Dan ia tahu nama Bing itu dari potongan lirik lagu yang ia plesetkan yang biasa nyanyikan untuk kedua adiknya.
818.  Tapi sebelum Bing menjawab, Bing bertanya apa Dion mengingat sesuatu.
819.  Dion bilang ya, dia bahkan ingat apa yang terjadi waktu tragedi itu.  Dimana ia dan keluarga mencoba melarikan diri dari kekacauan tapi terpisah ditengah kerumunan.  Dan Dion mengatakan ada sebuah benda jatuh menimpa kepalanya dan ia tak sadarkan diri setelah itu.
820.  Bing menyeringai dan berkata, kalau begitu waktunya memberi alasan kenapa dia sangat membenci Dion dan ayahnya.
821.  Jadi saat terpisah itu, ada oknum yang mencari kesempatan dan menculik ke-2 adik Dion.  Bing juga bercerita kalau dia dan saudara Dion yang satunya dijual kepada perompak.
822.  2 bulan Bing dan saudara Dion yang satunya lagi menjadi kacung diatas kapal bersama anak-anak yang lain.  Dan ada suatu peristiwa dimana Bing melakukan kesalahan fatal, Bing hendak dibunuh tapi ditahan oleh saudara Dion yang 1 lagi, alhasil saudara Dion yang 1 itu mati.  Anak-anak yang lain juga mencoba memberontak tapi Bing menangis melihat saudaranya itu mati didepan matanya, terlebih lagi hanya itu saudaranya yang ada disitu.
823.  Badai sedari tadi berkecamuk, Bing hampir dibunuh oleh perompak tapi karena goyangan kapal maka tebasan pisau itu agak sedikit meleset dan menggores mata kanannya.  Bing berteriak kesakitan dan karenga goyangan kapal lagi dan maka Bing terlempar kelaut bersama saudaranya yang sudah tewas.
824.  Bing mengira dia akan mati, tapi dia terdampar disuatu pulau. Ia melihat mayat saudaranya dan menangis sejadi-jadinya, dengan tubuh yang kecil ia mencoba menarik tubuh saudaranya itu walau mata kanannya terus menerus mengeluarkan darah akibat goresan pisau sebelumnya.
825.  Bing menghentikan ceritanya dan tersenyum kepada Dion, dan dia berkata, “... Dan yang mati itu adalah Leffy, saudara kita yang paling menyebalkan.”
826.  Gara-gara itu akhirnya Dion tahu kalau orang yang didepannya ini adalah adiknya yang bernama Bion. Adiknya yang paling bungsu yang selalu ia lindungi dari tingkah jahil Leffy.
827.  Dion bertanya apa yang terjadi dengan Bion hingga bisa seperti ini.
828.  Bion akan terkekeh dan memilin rambutnya, dan berkata, “Kau tau, rambutku beruban seperti ini saat aku remaja, kau tak akan tahu betapa stress-nya aku dulu.”
829.  Dan disini akan menceritakan masa lalu Bion sebelum dia mengganti namanya menjadi Bing.
830.  Saat terdampar dipantai, ia berniat mengubur Leffy tapi karena masih kecil dan penakut. Ia begitu terkejut saat mendengar suara petir, ia pun berlari ketakutan saat masuk kehutan. Ia berlari tanpa tentu arah dan terjatuh, hujan pun turun membasahi tempat dia berada.
831.   Bion terus merangkak karena takut petir, matanya kanannya terus merembeskan darah dan ia selalu teringat dengan Dion dan kedua orang tuanya dan berharap mereka datang menolongnya.
832.  Bion selalu teringat janji Dion yang akan selalu menjaganya, tapi hal itu tak pernah terjadi.  Bion terus menerus meminta tolong untuk meminta pertolongan dari Dion.
833.  Bion akan berteduh disalah satu gua yang ada dipulau itu. Pagi harinya ia kembali kepantai dan melihat mayat Leffy masih disitu.
834.  Ternyata dipulau itu ada penghuninya, tapi Bion tak mengerti bahasa yang mereka gunakan.  Namun melihat kondisi Bion dan Leffy yang sudah mati membuat mereka bersimpati.  Leffy kemudian dikubur secara layak dipulau itu dan Bion dirawat oleh penduduk setempat.
835.  Yang pasti Bion nanti akan belajar bahasa daerah itu dan mengetahui artinya dari gerakan tubuh mereka. Dan didaerah itu juga sering terjadi perang antar suku.
836.  Nanti akan ada suatu cerita dimana Bion menyaksikan penduduk dibantai suku yang memusuhinya. Salah satu penduduk membawa Bion dan anak-anak lainnya melarikan diri dengan perahu.
837.  Begitu banyak tragedi yang disaksikan Bion hingga ia remaja, dan yang namanya kekerasaan itu sudah tidak asing lagi baginya. Bahkan pembunuhan.
838.  Dan Bion juga pintar (Karena sering berada diwilayah konflik dan perang) ia bisa mengatur strategi hingga kemampuannya diakui, selain itu ia mempunyai rekan yang bernasib sama dengannya bernama Mikro.
839.  Berdua dengan Mikro mereka menjadi orang yang sering digunakan untuk strategi dan lain-lain.  Hanya saja mereka sering dijadikan kambing hitam oleh pemerintah ditempat itu setelah menggunakan jasa mereka.
840.  Disitulah mereka paham dengan artinya politik itu seperti apa.  Mereka tidak berhenti, mereka membiarkan pemimpin atau pemerintah memanfaatkan jasa mereka tapi mereka juga memanfaatkan hal itu.  Jadi kalau mereka dikambing hitamkan mereka juga sudah tahu cara mengantsipasinya.
841.  Pokoknya nanti akan ada cerita bagaimana Bion sudah tidak mempunyai emosi dan perasaanya dari masalah yang ia hadapi sebelumnya yang membuatnya stress hingga rambutnya memutih, cerita ia bertemu Milo dan Ringgo. Dan kebenciannya dengan Dion dan Ayahnya, karena dia merasa mereka berdua telah meninggalkan dia sehingga membuat ia menjadi sosok yang sebenarnya ia benci.
842.  Setelah cerita masa lalu Bion, maka cerita akan kembali antara Dion dan Bion dimasa sekarang.
843.  Hujan mulai turun membasahi mereka.  Dion kemudian berkata apa tujuan Bion melakukan ini.
844.  Bion berkata membalas dendam dengan kota Jakarta dengan kerusuhan itu. Bion sangat membenci yang namanya pemerintah, bahkan dimana-mana semua berasal dari Pemerintah (Yang dulu sering mengkambing hitamkan Bion dan kelompoknya juga dari pemerintah daerah itu).  Dia membuat Jakarta merasakan kembali apa yang ia rasakan waktu kerusuhan itu, dengan kekacauan berkali-kali lipat dari kerusuhan Mei 1998. Kerusuhan yang telah membuat dia berpisah dari keluarga dan kehilangan saudaranya.
845.  Bion juga berkata ini adalah hari penetuannya. Ia ingin membunuh Dion yang tak menepati janjinya dan juga ayahnya yang seolah tidak ingin mencarinya, dia benar-benar sudah dendam dengan hal itu dari kecil meski dari usianya yang sekarang itu bisa dibilang kekanakan, itulah dendam.
846.  Bion bertanya apakah Dion ingat rupa ayah mereka karena Bion benar-benar lupa wajah orang tua dia sendiri saking bencinya dengan ayah.
847.  Dion berkata ya, dan ayah mereka masih hidup sampai sekarang. Tapi entah dengan ibu mereka.
848.  Bion berkata baguslah, dan ia sebenarnya tidak perduli. Karena ia benar-benar ingin membunuh Dion setelah Dion mengingat semuanya. Setelah itu dia langsung bertarung dengan Dion.
849.  Bion benar-benar seperti kuat, seperti hal nya Dion.
850.  Dion dan Bion terus berbaku hantam dideras hujan. Tak sedikit mereka bertarung dengan pisau yang mereka bawa.
851.  Sewaktu bertarung Dion membunuh emosinya, tapi dia kesulitan membunuh perasaannya.  Dari cerita Bion barusan dia tahu betapa kecewanya adiknya tersebut dengan dirinya, apalagi dia tahu kalau Bion sangat menyayangi dirinya dahulu seperti dia menyayangi Leffy dan Bion.
852.  Setiap hantaman yang ia terima dari Bion maka Dion akan terus teringat masa-masa ketika dia bersama Bion sewaktu kecil.
853.  Ada suatu yang mengganjal dipikiran Dion dan ia utarakan saat membuat Bion menjauh, Dion bertanya apakah dengan ini Bion memang sudah berharap mengakhiri semuanya disini.
854.  Bion berkata tentu saja, bahkan ia tak perduli siapa yang mati nantinya, dia atau Dion.
855.  Sementara dimarkas Redrum, direktur meminta Adis melacak Dion saat mendengar info dari Sistim yang sudah kembali kemarkas kalau Dion turun ditengah jalan untuk bertemu Bing.
856.  Adis menemukan posisi Dion (Dari pelacak Handhone Redrum) dan meminta Adis mengirim Drone untuk mengawasi daerah Dion berada.
857.  Drone kemudian dikendalikan dari markas dan tampilannya bisa dilihat lewat layar lebar diruang tengah.  Shani, Melody dan orang-orang yang ada disitu juga bisa melihat.  Dan alangkah kagetnya mereka melihat Dion sedang bertarung dengan Bion diatas gedung.
858.  Dion dan Bion terus bertarung dan tak perduli dengan luka dan darah dari tubuh mereka.
859.  Ada kalanya Dion mendapat kesempatan untuk membunuh Bion tiba-tiba tangannya berhenti, ia sulit untuk menggerek leher adiknya itu dengan pisau karena ia selalu terbayang sosok adiknya ini sewaktu kecil.
860.  Bion menyadari itu dan berkata, “Apa lagi yang kau ragukan, aku bahkan membunuh istri dan rekan-rekan kau disini!”
861.  Bion dan Dion terus bertarung tanpa henti hingga hujan sedikit reda. Darah dan cedera yang mereka alami benar-benar sangat parah.
862.  Dion teringat aksi Bion yang membunuh istri dan rekan-rekannya, nafsu membunuhnya memuncak. Ia berhasil membuat Bion roboh dan hendak menusuk lehernya dengan pisau.
863.  Tapi gerakan tangan Dion berhenti, matanya berkaca-kaca, Dion membuang pisau itu dan berkata, “Kumohon... serahkan diri kau kepada pihak yang berwajib, kakak mohon...”
864.  Dion benar-benar tak bisa membunuh adiknya sendiri, adiknya yang ia sayangi, yang ia lupakan dan ia telantarkan karena tak bisa memenuhi janjinya.
865.   “Apa yang kau bicarakan!” kata Bion dan ia menghantam Dion.
866.  Dion dan Bion akan berbaku hantam.  Dan suara percakapan Dion dan Bion tadi bisa didengar dimarkas Redrum, karena drone itu juga memiliki microphone canggih.
867.  Dion kembali memohon kepada Bion untuk berhenti dan menyerahkan dirinya kepada pihak yang berwajib.
868.  Bion berkata kalau Dion mengada-ngada, kalau pun ia menyerahkan diri hasilnya tetap sama, yaitu hukuman mati.
869.  Setidaknya kata Dion itu bisa dijadikan Dion menebus semua dihari-hari sebelum hari hukuman mati. Dia benar-benar minta maaf dan memang tak berdaya saat kerusuhan itu.
870.  Bion akan berkata kenapa Dion memikirkan hal itu terlebih lagi dia adalah kriminal sementara Dion adalah anggota Redrum.
871.  Dion akan menjawab, “Kakak tak perduli dengan apa yang terjadi dengan kakak... dengan apa yang kau lakukan.... tak ada yang namanya mantan saudara, tak ada yang namanya mantan keluarga,  kau adalah adik kakak, apapun yang kau lakukan... kakak akan tetap mengakui kau itu adik kakak... dan kau adalah adikku, Bion...”
872.  Bion akan tertawa dan menyeringai, ia mengeluarkan remote detonator dan mengatakan akan meledakan hotel yang dimana dibawah hotel itu terdapat markas Redrum.
873. Dion akan berusaha mencegahnya, tapi Bion hendak menekan detonator itu. Dan tiba-tiba Drone milik Redrum itu menembak Bion, karena Drone itu juga mempunyai senjata.
874.  Semua yang ada dimarkas terkejut, karena yang menggerakan drone untuk menembak adalah Direktur Redrum.
875.  Dion menoleh dan baru sadar ada Drone disitu, ia meringkuk untuk mengambil senjata api dan menembak-nembak drone tersebut.  Setelah itu ia menghampiri Bion yang sudah bermuntahkan darah.
876.  Dion berusaha menghentikan pendarahan Bion.
877.  Bion berkata percuma dan ia tertawa dengan muntahan darah.  Dan ia merasa lucu, karena sekarang ia bisa mengingat wajah kedua orang tuanya.
878.  Dion akan menangis melihat Bion sekarat seperti ini, sampai akhirnya Bion berkata, “Terima kasih... sekarang aku bisa bermain lagi dengan Leffy...”
879.  Bion tewas dan Dion berteriak sekencang-kencangnya melihat kematian adik kandungnya ini. Terlebih lagi detonator itu yang dipegang Bion sebelumnya hanyalah kotak hitam biasa, bukanlah sebuah detonator.  Dion menangis sekencang-kencangnya karena ini.
880.  Dan maksud Bion berterima kasih tadi adalah karena Dion memeluknya seperti ini, karena tadi dia mencoba memancing Dion untuk menghampirinya (Saat mengancam meledakan hotel).  Dia begitu senang dengan perkataan Dion yang masih menganggap dirinya itu adik bagi dirinya.
881.  Dion membawa mayat Bion ditengah hujan yang turun deras kebawah.
882.  Dion membawa mayat Bion kemarkas Redrum dan Direktur meminta orang-orang yang ada disitu untuk pergi keruangan lain.  Adis mengajak Shani, Melody dan yang lain keruangan komunikasi.
883.  Diruangan itu Adis dan yang lain bisa melihat tempat dimana Direktur menunggu Dion datang kemarkas.
884.  Dion masuk dan meletakan jasad Bion diatas meja, dengan kondisi basah kuyup dan penuh luka. Ia berkata kepada direktur siapa yang menembakan drone tersebut.
885.  Direktur bilang dia yang melakukannya.
886.  Dion menatap Direktur dengan nafas terengah-engah dan berkata, “Kenapa kau membunuh dia.... kenapa kau membunuh anakmu sendiri.... ayah...”
887.  Semua orang yang ada diruangan komunikasi terkejut, terumata anggota Redrum.  Mereka tidak menyangka kalau Direktur itulah ayah kandungnya Dion. Direkut berkata jadi Dion sudah mengingat semuanya, Dion meminta Ayahnya itu menjawab pertanyaan tadi.
888.  Direktur berkata karena itulah tugas Redrum, terlebih lagi Bion sudah melakukan banyak pembunuhan.
889.  Dion tadi berkata kalau detonator itu palsu,  Bion tidak berniat meledakan hotel.
890.  Direktur mengatakan segala bentuk ancaman harus segera diatasi.
891.  Dion marah, dia membentak ayahnya dan pikirkan Bion yang dimana adiknya itu membutuhkan mereka berdua, membutuhkan keluarga, dan marah kenapa ayahnya itu menutupi dirinya sendiri dan membiarkan Dion berlatih membunuh perasaan untuk membunuh adiknya sendir.
892.  Direktur akan berkata itulah keadilan.
893.  Tak ayal lagi jawaban ayahnya itu membuat Dion naik pitam, ia menerjang ayahnya sendiri dan berteriak kalau dia tidak mengerti akan keadilan lagi apapun bentuknya.
894.  Ayahnya itu juga melawan dan menerjang Dion. Ayah dan anak ini kemudian bertarung dengan ego mereka masing-masing.
895.  Dion berkata kalau ayahnya itu tak tahu bagaimana rasanya kehilangan saudara.
896.  Ayahnya terus melawan dan menghajar Dion yang sudah lemah kondisinya. Ayahnya itu pun berkata, “KEHILANGAN? PEMIMPIN BLACK SNAKE ITU SAUDARA AYAH! DAN DIA DIBUNUH OLEH KRIMINAL! BAHKAN SEBELUM KEHILANGAN SAUDARA, AYAH JUGA KEHILANGAN KELUARGA! KAKEKMU DIBUNUH REKANNYA DIDEPAN AYAH! AYAH JUGA KEHILANGAN KALIAN SEJAK TRAGEDI ITU, BAHKAN AYAH KEHILANGAN IBU KALIAN YANG BUNUH DIRI KARENA KEHILANGAN KALIAN BERTIGA! AYAH TELAH BERUSAHA MENCARI KALIAN.... AYAH TELAH BERUSAHA....”
896.  Dion akan terdiam gara-gara itu terlebih lagi mendengar kabar dari mulut ayahnya kalau ibunya bunuh diri karena kehilangan ke-3 anaknya.
897.   Dion berdiri dan berkata kalau ia sudah tak mengerti lagi mana yang benar-benar keadilan.  Dion meminta ayahnya memberitahu dimana makam ibunya.
899.  Ayahnya berkata dipemakaman yang sama dengan makam dimana Veranda dan Yona berada. Dan memberitahu nama lengkap ibunya.
900.  Dion kemudian mengeluarkan handphone Redrum dan segala yang ada hubungannya dengan Redrum.  Ia mengatakan kalau ia keluar dari organisasi ini, ia juga meminta data-data tentang dia dihapus seluruhnya. Dan yang paling penting dia tidak mau dicari ayahnya atau kalau tidak dia akan membunuh ayahnya tersebut.
901.  Sebelum pergi Dion berkata agar ayahnya mengubur Bion dengan layak, dengan perasaan direktur sebagai seorang ayah.
902.  Setelah kepergian Dion, Shani dan Melody hendak menyusulnya tapi mereka tidak bergeming.  Karena tahu betapa sedih dan sakitnya perasaan Dion sekarang ini, dan mereka yakin mereka tidak akan bisa menghiburnya.
903.  Sementara itu direktur menangis, dia berusaha berdiri dan menghampiri tempat Bion dibaringkan diatas meja. Dia memeluk anaknya tersebut dan menangis, “Anak bodoh! Maafkan ayah, nak! Maafkan ayahmu ini!” serunya.
904.  Dion pergi kepemakaman, dia melihat makam Veranda dan Yona terlebih dahulu dan membersihkan seadanya.
905.  Setelah membersihkan makam 2 wanita yang berharga dalam hidupnya itu, ia kemudian mencari makam ibunya dari nama lengkap yang ayahnya berikan tadi.  Ia pun menemukan makam ibunya dan menangis sejadi-jadinya dan memohon ampun telah membuat ibunya begini dan meminta maaf tidak bisa menjaga ke-2 adiknya.
906.  Kericuhan yang terjadi di Jakarta mulai teratasi dan para napi-napi kembali ditahan untuk dijebloskan dipenjara.
907.  Sementara itu semua rakyat Indonesia akhirnya tahu organisasi Redrum yang sedari dulu membunuh para kriminal di Indonesia.  Redrum memutuskan untuk tidak bergantung kepada pemerintah lagi, dan mereka akan beroperasi secara mandiri.
908.  Pak Juno akan datang ke Jakarta dan menemui Direktur, ia bertanya kenapa Ayahnya Dion ini mencoba merekrutnya anaknya lagi untuk masuk kedalam organisasi Redrum.
909.  Direktur berkata kalau ia baru menyadari kalau Dion anaknya saat sudah menikah dengan Veranda, dan ia meminta Dion bergabung kembali tak lebih ingin mengawasinya sebagai ayah tanpa Dion ketahui.  Karena ia tahu perasaan anaknya itu yang ditinggal mati oleh istrinya.
910.  Dan semenjak masalah itu selesai, Dion tidak pernah muncul lagi. Bahkan dihadapan Rekan kerjanya, mau pun Shani, Melody dan Frieska. Seakan Dion telah hilang keberadaannya.
Cerita akan skip 4 tahun kemudian.
911.  Dion ternyata berada di-London, ia membuka sebuah kafe yang dikelolanya bersama Aaron. Penampilannya di usia 30 tahun lebih itu tampak masih muda, walau rambutnya itu sudah tua duluan karena ubanan.
912.  Nanti diceritakan Dion akan jalan-jalan ditaman untuk melakukan hobi-nya yaitu photography.
913.  Dan disitu nanti dia akan bertemu Melody. Dion tak menyangka akan bertemu Melody disitu, begitu juga Melody.
914.  Tapi sebelum bicara sebuah tamparan keras diterima Dion oleh Melody, Dion berkata dia memang pantas mendapatkan itu dan Melody berkata memang iya. (Dion menghilang tanpa kabar)
915.  Melody meminta Dion menceritakan semuanya, kenapa ia menghilang tiba-tiba dan ada disini.
916.  Dion menjawab semuanya dan ia juga bertanya kenapa Melody ada di-London.
917.  Melody mengatakan kalau ia sedang berlibur bersama suaminya, Dion terkejut dan tak tahu kalau Melody sudah menikah. Dion bertanya siapa suaminya dan Melody mengatakan kalau suaminya itu adalah salah satu mentri di Pemerintahan Indonesia.
918.  Dion berkata kalau dia lega, setidaknya mentri yang menjadi suami Melody itu benar-benar orang yang baik, dari sifat mau pun prestasinya yang ia lihat di TV.  Dan Dion juga bertanya bagaimana kabar Frieska.
919.  Melody mengatakan kalau Frieska juga sebentar lagi mau menikah. Melody pun bertanya apakah Dion sudah menikah, Dion tersenyum dan menggeleng yang berarti dia belum menikah.
920.  Saat mengobrol tiba-tiba perhatian mereka teralihkan dengan suara anak kecil yang memanggil Melody dengan panggilan, “Mama.”
921.  Seorang anak perempuan yang lucu dan manis, Dion bertanya apakah itu anak Melody. Melody berkata ya.
922.  Dion memuji anaknya Melody yang begitu lucu bermain mengejar-ngejar burung.
923.  Melody kemudian berkata kalau anak itu adalah anaknya Dion.
924.  Dion kaget dan menanyakan maksudnya.
925.  Melody meningatkan kalau dulu ia dan Dion sempat melakukan itu, dan hasilnya Melody hamil.  Tapi Dion yang menghilang benar-benar membuat Melody putus asa untuk mempertanggung jawabkan hal itu.  Sampai akhirnya ada teman Melody semasa SMA mau menikahinya terlebih lagi pria itu juga sudah lama menyukai Melody dari SMA, dan suaminya itu adalah mentri Indonesia yang sekarang.
926.  Dion yang mendengar penjelasan itu benar-benar meminta maaf, karena pada waktu itu dia tanpa pikir panjang langsung meninggalkan Indonesia.
927.  Melody berkata tamparan tadi itu mewakilkan semua rasa yang ia pendam kepada Dion.
928.  Dion kembali meminta maaf dan Melody memaafkannya tapi dia juga berkata tidak melupakannya (Masih sedikit kesal). Dion memaklumi.
929.  Dion memandang anaknya dengan senyum dan raut wajah yang terharu, dia pun akan berkata pelan tanpa dia sadari, “... Aku punya anak....”
930.  Melody yang mendengar itu mengerti karena dulu Dion pernah bercerita kalau dia ingin mempunyai anak bersama Veranda.
931.  Melody mengizinkan Dion untuk menemui anak mereka. Dan memberitahu namanya.
932.  Dion berterima kasih dan menghampiri anaknya tersebut, Dion kemudian memperkenalkan diri sebagai teman ibunya, anaknya pun dengan senang hati berkenalan dengan Dion yang bisa dibilang ayah kandungnya.  Dion sangat terharu melihat anaknya ini dan mengajaknya mengobrol sambil bermain.
933.  Sementara ditempat Melody terlihat seorang pria membawa 2 buah eskrim dan bertanya dimana anak mereka. Itu adalah suami Melody yang baru selesai membeli es krim.
934.  Melody menadahkan kepalanya menunjuk anaknya yang asyik bermain dengan Dion.
935.  Suaminya tentu saja bertanya itu siapa, dan Melody menjawabnya.  Mengetahui kalau itu adalah ayah kandung dari anak tirinya membuat suami Melody tersenyum dan berkata, “Akhirnya Nessa bertemu dengan ayahnya ya.”
936.  Melody tersenyum, mengangguk kecil dan menitikan air mata.  Ia begitu terharu melihat Dion bermain dengan anaknya tersebut atau bisa dibilang anak mereka berdua.
937.   Suami Melody pun menghiburnya dan sedikit menggodanya kapan pengen punya anak lagi, Melody tertawa dan berkata kapan saja kalau suaminya mau untuk balasan godaan suaminya tersebut.
938.  Melody akan berada di London selama 5 hari, dan dihari itu Dion meminta izin bolehkah mengajak Nessa bermain.  Melody mengizinkan asal tidak jauh-jauh.
939.  Pokoknya selama dihari-hari itu Dion juga akrab dengan suaminya Melody, dan meminta maaf telah membuat suami Melody yang bertanggung jawab karena ulah dia. (Membuat Melody hamil). Suaminya Melody tertawa dan berkata tidak apa-apa, dia juga menganggap Nessa anaknya sendiri. Terlebih lagi Suaminya juga mau membuat Melody hamil sebanyak 5 kali, Dion bilang itu ide yang bagus.  Melody akan sebal mendengar percakapan mereka berdua.
940.  Dion akan mendapatkan telepon dari nomor tak dikenal, dan penelpon itu adalah Sistim.
941.  Dion tentu saja bertanya tahu darimana nomor telepon ini.  Sistim menjawab orang-orang Redrum sudah tahu dari dulu Dion berada dimana.
942.  Dion akan berkata akan membunuh ayahnya karena ia sudah bilang jangan mencari dirinya, dan Sistim berkata itu mungkin ide yang bagus untuk sekarang dan meminta Dion datang ke Indonesia.
943.  Dion bertanya kenapa, Sistim akan memberitahu nanti, yang pasti ini begitu penting bagi Dion. Sistim kemudian meninggalkan sebuah alamat untuk Dion.
944.  Dion berkata ia akan pulang ke Indonesia kepada Aaron dan meminta Aaron menjaga kafe selama ia pergi.
945.  Sebelum Dion pergi ia berpamitan dengan Nessa. (Karena Melody dan Suaminya masih liburan)
946.  Melody berkata mungkin lusa dia juga akan pulang ke Indonesia. (Karena ia melihat Dion masih belum puas bermain dengan ananya)
947.  Dion kemudian berangkat.
948.  Sesampainya di-Indonesia, dia segera menuju tempat alamat yang diberikan Sistim.
949.  Dan alamat itu adalah alamat rumah sakit, Dion memasuki ruangan dan melihat ayahnya terbaring sakit.  Ayahnya itu meminta yang lain untuk keluar karena ia mau berbicara dengan anaknya.
950.  Dion akan bertanya apa keperluannya.
951.  Ayahnya hanya berkata ingin melihat anaknya dan ingin anaknya itu menjenguknya.  Dan ia berkata apakah Dion mau membunuhnya karena ayahnya itu tahu Dion berada dimana.
952.  Dion berkata jangan menyamakan dirinya dengan ayahnya tersebut.
953.  Ayahnya Dion meminta maaf karena telah membunuh Bion, dan ia juga mau meminta izin.
954.  Dion bertanya izin apa.  Ayahnya pun menjawab apa Dion mengizinkan ayahnya ini dikuburkan disamping makam ibu dan adiknya apabila dia mati nanti.
955.  Dion akan bertanya apa sekeras itu penyakitnya, ayahnya berkata tidak perlu tahu itu, dia hanya mau meminta izin.
956.  Dion berkata ya. Ayahnya mengucapkan terima kasih, dan ayahnya juga berterima kasih sudah memberikan dia cucu. (Ayahnya tau kalau anak Melody itu adalah anak Dion)
957.  Dion berkata berhentilah mencari tahu tentang dirinya, ayahnya beralasan kalau itu rasa khawatir seorang ayah. Dion akan berkata itu menggelikan dan ayahnya terkekeh.
958.  Ayahnya berkata Dion boleh kembali ke London kalau Dion mau.  Dion berkata nanti, dia berkata akan berada disini dan memastikan ayahnya benar-benar dimakamkan disamping makam ibu dan adiknya. (Karena Dion tahu ayahnya pasti tidak akan lama lagi, dia sudah diberitahu Sistim tentang kondisi ayahnya sebelum masuk keruangan)
959.  Ayahnya Dion akan berterima kasih.
960.  Dirumah sakit maka Dion bertanya tentang apa-apa saja yang terjadi disini.
961.  Sistim akan mengatakan kalau Redrum sudah tidak bekerja sama lagi dengan kepolisian atau lembaga pemerintahan apapun. Bahkan Redrum juga diburu karena itu. (Mereka masih membunuh kriminal)
961.  Sistim akan berkata kalau Ozy sudah berhenti di Redrum dan menikah dengan Naomi, mereka bahkan sudah mempunyai anak.
962.  Temannya Naomi bernama Bayu, menjadi informan rahasia untuk Redrum.  Bayu juga sudah menikah dengan Dhike.
963.  Sistim juga berkata kalau dia bersama Desy sudah tinggal bersama.  Desy memilih menjadi ibu rumah tangga dan penulis.  Dion berpikir itu hal yang aneh dari sosok Desy.
964.  Boby bekerja di Pemerintahan, dan tentu saja sebagai mata-mata.
965.  Adis masih di Redrum dan mempunyai Istri bernama Riskha, Rishka juga anggota Redrum yang berasal dari Bogor.  Markas Redrum juga sudah pindah dan hanya diketahui oleh anggota Redrum saja.
966.  Dion akan bertanya tentang Shani.
967.  Sistim berkata kalau Shani juga sudah keluar dari Redrum.  Ia tidak tahu kabar wanita itu karena Shani juga meminta Redrum untuk tidak mencari info tentang dirinya selepas dia keluar dari organisasi itu.
968.  Keesokan harinya ayahnya Dion meninggal, dan Dion bersama anggota Redrum lainnya melakukan penguburan yang layak terhadap ayahnya.
969.  Selepas semua anggota Redrum pergi, maka Dion melihat makam ibu dan adiknya yang terawat.  Lalu dia juga melihat makam Veranda dan Yona, dan benar-benar terawat.
970.  Dion kemudian hendak kerumahnya, sesampainya disana maka dia kerumah orang tua Melody terlebih dahulu, ia merasa kunci rumahnya dengan ayah Melody terlebih lagi ia melihat rumahnya tertutup rapat dan bingung melihat kondisi rumahnya yang rapi.
971.  Dion bertemu dengan orang tua Melody dan meminta maaf telah tidak bertanggung jawab. (Membuat Melody hamil).  Orang tua Melody memaafkan terlebih ada yang mau menikah dengan Melody, dan mereka juga memaklumi Dion pada waktu itu.
972.  Frieska juga ada disitu dan marah-marah dengan Dion karena membuat Melody hamil. Tapi hanya sebentar saja.
973.  Dion kemudian menanyakan keperluannya untuk mengambil kunci rumah.
974.  Ayahnya Melody berkata bukan dia yang memegang kunci rumah.
975.  Dion kebingungan, karena yang ia ingat kunci rumah itu dengan Shani.
976.  Frieska menyarankan datang saja kerumahnya itu, karena rumahnya itu ada penghuninya. Terlebih lagi penghuninya itu yang merawat rumah Dion.
977.  Dion bertanya siapa, Frieska menyuruh kesana saja untuk tahu jawabannya. Terlebih lagi penghuni rumah itu sudah sedari dulu menunggu Dion.
978.  Dion pergi kerumahnya dan mengetuk pintu, dan saat pintu terbuka betapa kagetnya Dion karena Shani lah penghuninya dan tak menyangka Shani masih tinggal dirumahnya tersebut.
979.  Shani juga kaget dengan kedatangan Dion.
980.  Penampilan Shani benar-benar sudah berubah, dia semakin cantik diusianya yang sekarang.
981.  Saat Dion hendak berbicara, sebuah tamparan Shani menjadi pembuka percakapan.
982.  Shani bertanya apakah itu sakit, Dion bilang tentu saja. Dan Shani bilang itu belum seberapa dengan rasa sakitnya dia saat Dion menghilang tiba-tiba terlebih lagi ia tahu Melody hamil gara-gara Dion.
983.  Dion meminta maaf dan ia berkata sudah bertemu Melody dan anaknya disana.
984.  Shani menamparnya lagi dan Shani akan tersenyum dan menangis. Ia pun memeluk Dion dengan erat dan mengatakan dia sangat merindukan pria ini.
985.  Dion akan masuk kerumah dan melihat begitu banyak foto Veranda dan Yona dirumah itu.
986.  Shani akan bertanya apakah Dion sudah makan, Dion bilang belum.  Shani kemudian memasak dan Dion bertanya sejak kapan Shani bisa memasak.  Shani mengatakan ia belajar masak dari buku resep Veranda.
987.  Shani memasak dengan porsi yang banyak dan dia berkata apakah Dion masih gila makan seperti yang dulu, Dion berkata ya sambil tertawa.
988.  Setelah selesai makan maka Shani dan Dion mengobrol tentang apa-apa saja yang mereka lakukan selama 4 tahun ini.
989.  Shani sekarang bekerja ditempat dulu Veranda bekerja.
990.  Dion juga akan bercerita tentang makam Veranda dan Yona yang rapi bersih, Shani mengatakan kalau ia yang melakukannya tiap seminggu sekali.
991.  Pembicaraan mereka akan menjadi serius saat Shani bertanya apakah Dion sudah menikah.
992.  Dion bilang sudah, Shani murung, melihat itu Dion tertawa kalau ia sudah menikah dengan kesepian karena tidak ada yang menemaninya tidur disana.
993.  Shani akan kesal dan Dion lagi-lagi tertawa, Shani kemudian memeluk Dion dan berkata ia ingin bersama Dion.
994.  Dion akan bertanya apakah Shani masih menyukainya, Shani menganggukan kepalanya.
995.  Tak lama kemudian pintu rumah diketuk dan itu adalah Sistim.
996.  Kedatangan Sistim adalah melakukan penawaran kepada Dion untuk mengisi posisi direktrur Redrum. Dion merupakan 3 kandidat, namun Dion yang paling diutamakan karena organisasi itu adalah buatan ayahnya.
997.  Shani baru tahu ayahnya Dion meninggal.
998.  Dion menolak dan Sistim memaklumi, dia pun pergi.
999.  Shani akan bertanya kenapa Dion menolak. Dion akan berkata itu tidak penting bagi dirinya, karena yang penting sekarang bagaimana caranya menemui orang tua Shani besok. Shani bertanya apa maksudnya dan Dion berkata dia akan melamar Shani.
1000.   Shani akan senang bukan main dan memeluk Dion, Shani hendak mencium Dion tapi dicegah oleh pria itu. Dion berkata tutup pintu dulu, Shani tertawa dan Dion pun menutup pintu. Dan saat pintu rumahnya tertutup maka itulah akhir dari cerita ini.
T A M A T
[ C E L O T E H A N ]
[1] Ending cerita ini ada 2 rencana saya nanti, yang 1 nya adalah ending alternative. Ending nya itu adalah saat Dion kemakam ibunya (Saat selesai bertarung dengan ayahnya), dan Dion akan tewas menembak kepalanya sendiri karena ingin menyusul Veranda, Yona, Ibu dan kedua adiknya (Mentalnya down).
Jadi ya saya bisa memberi pembaca kebebasan untuk memilih ending yang mana hehe.
[2] Ngomong-ngomong soal Bion, Bion adalah nama asli Noid dicerita Beautifull Aurora IV.
[3]  Cerita saya yang terakhir judulnya ‘APRILOGY’, cerita nya ya... sedikit cerita tentang saya, tentang pengalaman saya sewaktu membuat fanfict dan ya sedikit memberi bocoran apa yang akan terjadi bulan April nanti.  Akan di-posting sama Ega dihari yang sudah saya tentukan.
[4]  Dan sudah lihatkan point-point cerita ini.  Ya sudah saya bilang cerita ini akan panjang dan pasti tidak akan selesai pada waktunya haha.
[5]  Jangan lupa sholat 5 waktu.
© MELODION 2018 All Right Reserved


26 comments:

  1. yak , kelar sudah saat2 menyenangkan gue diwaktu luang kala membaca nih cerita. sekali lagi gue ucapin thanks bang buat cerita nya semoga lancar acara nya di bulan april nanti dan semoga juga gue bisa nemu cerita2 yang 'rapi' kayak karya lo di blog ini bang .wkwkw btw pesan gue buat para pembaca kampret nggak sabaran yang nanyain 'kapan update' melulu lain kali sebelum baca cerita silahkan pake kacamata dulu kalo perlu kacamata kuda sekalian biar tau apa2 aja pesan penulisnya ,padahal gue ngarep nih cerita tamat di bulan maret aja biar agak panjangan dikit.

    M.J

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sudah mengikuti cerita ini dari awal :)
      Hahaha jangan begitu, saya tidak terlalu menyalahkannya

      Delete
  2. Keren,, bisa nulis tulisan sebanyak ini dalam waktu yang berdekatan.. Udah di persingka aja masih panjanh banget ya wkwkw.

    Rada sebel juga sama orang yang nanya kapan update ya soalnya saya salah satu reader yang selalu sabar nunggu tanpa pernah nanya hal itu wkwk
    Akhirnya dion sama shani ya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya dulu sudah saya bilang kalau Numeriq ini merupakan cerita saya yang paling panjang dari cerita-cerita saya yang lain hahaha.

      Delete
  3. Selamat untuk bang Dion yang mau menikah nanti. Dan terima kasih telah memberikan hiburan yang selalu ditunggu tiap (update) ceritanya. Semoga Dion tidak mati dimanapun ceritanya nanti. Dan cepat kembali dalam dunia cerita.
    Penghormatan terakhir.

    Salam.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih, amin-amin :)
      Insyaallah kalau ada niat saya menulis lagi.

      Delete
  4. kesimpulan yg saya dpt disini adalah
    1.dion sering bgt di tampar
    2 dion sering bgt bilang minta maaf
    3 sholat 5 waktu itu penting

    btw thx om sudah menemani para pembaca sejak tahun 2016 wkwkw... lancar acara penting di bulan april nnti...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya sholat 5 waktu itu penting, jadikan itu kebutuhan, selamat berusaha :)
      hahaha terima kasih, amin :)

      Delete
  5. Replies
    1. Apanya yang keren nih? Penulis atau ceritanya?

      Delete
  6. Semoga bisa nemu penulis kyak bang dion lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banyak kok, pandai saja nanti mereka muncul :)

      Delete
  7. Akhirnnya selesai dengan ending yang sesuai harapan saya, yaitu dion bakal tinggal sama shani wkwk.

    Btw ini pertama kali saya muncul setelah sekian lama membaca fanfic abang yang keren-keren. Pengen ngucapin terima kasih karena telah membunuh waktu yg tidak terpakai karena saya masih jomblo (jadi curhat, maklum jomblo hehe). Cerita-cerita abang juga kaga pernah bosenin, mau berapa kalipun dibaca tetep seru. Yaa intinya saya pengen berterima kasih atas fanfic fanfic yang berhasil membawa pembacanya terbawa kedalam ceritanya (menurut saya), terus berkarya bang walaupun bukan fanfic, dan sukses terus dalam hidup dan karirnya (berasa bener-bener perpisahan dan ini lebay. Maklum Jomblo hehe)

    Pesan buat yang nanya kapan update, berlatihlah menunggu dan berusahalah bersabar karena dengan menunggu dan sabar kalian akan mendapatkan hadiah yang lebih indah dari ekspetasi kalian, kaya shani yang menunggu dion selama 4 tahun HAHAHA. Dan inilah hasil karena kalian tidak sabar, pembunuh waktu saya habis, saya jadi bingung harus ngapain kalo lagi ada waktu senggang (maklum jomblo hehe)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oiya mau nambahin, terima kasih sudah menemani waktu senggang saya sejak 2016, ga akan saya lupaiin nih cerita, cuma cerita abang saja yang bisa bikin saya berasa seperti masuk ke dalam cerita HAHAHA (Maklum Joblo hehe)

      Delete
    2. Haha begitu ya, kalau begitu terima kasih sudah berkomentar setelah berabad-abad lamanya menjadi silent reader hahaha
      Terima kasih juga buat penilaiannya.

      Jangan khawatir, Jodoh itu pasti ada :)

      Delete
  8. Terimakasih atas cerita yang bang Dion tulis dari tahun 2016 sampai sekarang ini yang telah menemani tengah malam saya yang gabut. Ya cerita dari bang Dion mulai dari Beautifull Aurora, Plain Vanilla, dll selalu menjadi favorit saya dikala gabut pada malam hari, walaupun udah baca berkali-kali tetap suka ceritanya

    Dan semoga sukses buat apa yang akan dilakukan pada bulan April nanti

    Sekali lagi, terimakasih
    Wassalamualaikum

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama, tengah malam bacannya? gak ngantuk? saya baca cerita saya sendiri ngantuk loh saking udah tahu jalan ceritanya wkwkwk

      Amin-amin, terima kasih :)

      Wa'alaikum sallam :)

      Delete
  9. Hah akhirnya tamat sudah, ada awal pasti akhir dan inilah akhirnya padahal ide ceritanya keren, gaya penulisanya juga bagus, dan tidak cuma fokus di satu tokoh. Jarang banget gw nemuin penulis kek Lo bang, unsur komedi dan adegan actionya klop banget. Semoga urusan duniawinya diperlancar tapi kalau ada waktu kosongnya luangkanlah untuk buat cerita lagi bang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas komentarnya :) Insyaallah kalau ada niat lagi maka saya akan menulis cerita

      Delete
  10. Dari bocoran cerita yang phase 1 harusnya bisa langsung dibuat tamat yang phase 1 (2-3 part lagi lah) mengingat betapa panjangnya cerita sekali update. Tapi dimaklumi ajalah hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha tidak cukup kayaknya, palingan sampai dibagian cerita Frieska yang mengalamai kecelakaan saja. Karena habis itu saya akan membuat cerita tentang tokoh-tokoh lain yang masing-masing 1 tokoh 1 part.

      Dan terima kasih sudah berkomentar :)

      Delete
  11. Weh bentar lagi udah menikah aje ini bang dion, terima kasih atas cerita elu yang bikin gue banyak terinspirasi dari tokohnya (kecuali bang ega). Dan selamat atas pernikahannya nanti, kalo bisa reader disini diundang juga. Siapa tau ada yang berkenan buat dateng wkwkwk. Sekali lagi terima kasih bang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha boleh-boleh, terima kasih sudah berkomentar :)

      Delete
  12. Terimakasih bang dion atas cerita yg abang tulis ini dari tahun 2016.. Belum pernah gw baca cerita sekeren ini. Dan cuma abang doang menurut gw penulis cerita the best.. Sorry lebay bang wkwkwk..
    Semoga sukses terus ya bang..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha (Bingung mau membalas atau bertingkah seperti apa kalau tulisannya penuh pujian kayak gitu)

      Delete
  13. Kirain cerita numeriq yg update ini bukan yg terakhir, soal nya sengaja dibaca belakangan dan buat moment yg pas saat baca. Ternyata udah tamat.
    Pesan buat bang dion sih, gue ngucapin beribu terimakasih. berkat cerita2 anda mengisi kekosongan waktu gue, entah sudah berapa tahun pokoknya setau gue ba 1 masih part ke 20an. sukses trs bang, bentar lagi punya istri punya keluarga baru.
    Yah mungkin sedikit aneh bagi gue, padahal gue gk pernah tertarik sedikitpun untuk ketemu orang yg membuat gue kagum atau apalah itu. Tpi lain cerita dengan ini, kok gue punya cita2 klo udah kerja mau kejakarta ketemu bang dion. Wkwkwkwk.. Entah dikasih pelet atau apa, tpi jujur gue punya cita2 pengen lihat secara langsung penulis cerita yg membuat gue gk pernah bosen,bahkan selalu menunggu updatenya.
    Terimakasih juga atas pesan disetiap cerita, gue juga jadi sadar dengan kesibukan bang dion mumgkin juga sering sholat 5 waktu. Jujur gue aja masih banyak yg bolong, dan berkat pesan anda gue jari kepikiran juga tentang sholat 5 waktu dari sebab-akibatnya entah kenapa hati gue tersentuh.
    udah gitu aja bang. Sekali lagi terimkasih. Dan semoga entah itu kapan waktunya gue punya cita2 ketemu anda . Sukses terus.

    ReplyDelete