Type something and hit enter

author photo
Posted by On
[MELODION] ADIS, JAKARTA. –
Film bertema superhero sudah menjadi film langganan tiap tahunan hingga sekarang. Dan kali ini melodion akan membahas sebuah trend yang cukup disukai para penikmat film beberapa tahun belakangan saat menikmati film superhero dan nama trend itu adalah Faux Realism.
Apa itu Faux Realism? Dan apa hubungannya dengan film-film superhero?
Mungkin penjelasan singkatnya adalah sesuatu yang fiktif tapi dibuat terasa nyata bahkan kita yang menontonnya merasa itu benar-benar nyata.
Dan film bertema superhero apa yang menerapkan trend tersebut? Jawabannya adalah The Dark Knight Trilogy, dan tentu saja Batman Begins (film awal dari trilogy ini) yang mempopulerkan trend Faux Realism. Dan bisa dibilang film dari DC Comic inilah pelopor film superhero dengan trend Faux Realism.

Trilogy yang disajikan oleh sutradara Christoper Nolan itu benar-benar membuat penonton merasa film tema superhero yang ia sajikan itu nyata padahal itu adalah fiksi belaka (Contoh kecilnya adalah intrik-intrik cerita didalam cerita ini baik politiknya dll). Dan hebatnya adalah orang bisa menerima hal itu. (Dan ini mungkin diluar pembahasan) Padahal yang namanya Grappling Gun atau pun The Bat itu tidak ada didunia nyata. Tapi ada juga orang yang mencoba menciptakan Grappling Gun, akan tetapi cara kerjanya tidak sama persis sebagaimana semesitnya Grappling Gun yang sering ditampilkan dalam komik, animasi atau pun difilmnya Batman.
 Grappling Gun yang dipakai Batman dalam film The Dark Knight.

The Bat dalam film The Dark Knight Rises.

Banyak contoh yang fiksi lain tapi terasa nyata difilm ini. Dan mungkin salah satunya adalah tokoh-tokoh. Contoh Joker, aslinya Joker itu memiliki warna kulit putih pucat gara-gara kecebur kelimbah kimia. Lalu ada lagi Bane, aslinya Bane itu akan memiliki otot yang besar apabila dia memakai ‘CAIRAN STEROID’ andalannya.
Akan tetapi Nolan tidak memakai hal itu dan membuat kedua tokoh ini ada dengan cara yang ‘Manusiawi’ atau bisa dibilang 'Masuk akal'. Karena itu tak heran bukan kalau film Batman ala Nolan ini sering dibilang ‘Realistis’ oleh orang kebanyakan.

Dan.... jujur saja, ada juga sebagian orang yang membenci Batman versi Nolan karena jauh dari pakem komiknya (Kebanyakan tidak menerima karena orang-orang non fans DC Comic menyukai Batman ala Nolan daripada Batman versi aslinya yang berasal dari komik) tapi ada juga yang menghina-hina Batman versi Nolan untuk alasan mereka yang mempertahankan dan mati-matian mengatakan kalau film Batman V Superman Dawn of Justice itu bagus hahahahaha.
Ya sudahlah.
Lalu film apalagi selain The Dark Knight Trilogy? Yaitu film Man Of Steel.

Flaux Realism yang terjadi pada film Man Of Steel adalah dimana para penduduk Bumi merasa takut dan terancam dengan kehadiran Alien, bahkan kemunculan Superman pun membuat para penduduk Bumi takut dengannya. (Superman itu alien lho)
Banyak adegan-adegan yang menunjukan Flaux Realism difilm ini, salah satunya saat Superman mendatangi markas militer yang ditodong berbagai moncong senjata bahkan Tank sekaligus. Bingung? Akan melodion berikan penjelasannya dibawah ini:
Tanpa Flaux Realism: Superman datang ke markas militer dan mengobrol dengan pihak militer, lalu pihak militer pun membiarkan Superman pergi begitu saja untuk melakukan tugasnya dan pihak militer main percaya saja.
Dengan Flaux Realism: Superman datang ke markas militer, ditodong puluhan senjata, dan akhirnya hal ini memaksa Superman menyerahkan diri terlebih dahulu (Dia tahu kalau hal itu percuma tapi dia pasti mengerti kalau pihak militer akan merasa aman kalau dia melakukan ini) dan diborgol untuk menemui Lois Lane dan melakukan pembicaraan dengan pihak militer.
Mana diantara 2 itu yang terasa nyata dan bisa diterima penonton? Sudah pasti adegan dengan Flaux Realism bukan? Terlebih lagi dengan adanya pihak militer difilm ini membuat elemen Flaux Realism semakin kuat untuk cerita karena biasanya ‘Para Superhero’ tidak memerlukan bantuan apapun termasuk militer. Dan difilm ini pihak militer juga ikut andil dalam usaha mereka menghentikan niat Zod yang hendak mengubah Bumi menjadi planet Kypton.
Namun sekarang trend ini sudah ditinggalkan bahkan oleh film-film DC Comic, itu bisa dimulai dari film Suicide Squad yang meninggalkan trend Faux Realism dan kembali ke film tema hero seperti sebelumnya. Meski begitu trend ini tidak akan bisa dilupakan, ya contoh saja film The Dark Knight Trilogy. Sampai sekarang orang begitu suka dengan film-film tersebut terlebih lagi film keduanya yang menampilkan Joker hahaha.
Mungkin sampai disini saja pembahasan yang bisa melodion berikan dan untuk mengingat kembali, Flaux Realism adalah sesuatu yang dibuat nyata padahal itu fiktif.
Untuk dunia nyata sendiri Flaux Realism ada kok, contoh kecilnya adalah serangan Amerika ke negara timur tengah karena diduga bertanggung jawab dengan serangan 11 september, karena dugaan negara timur tengah memiliki senjata pemusnah massal dan alasan-alasan lainnya.
Tapi apa sampai sekarang ada bukti konkrit kalau alasannya itu nyata? Hahahaha.
-
PENULIS ARTIKEL
Adis
EDITOR
Damar
SUMBER REFERENSI ARTIKEL
Facebook, Google dan lain-lain.

© Melodion 2018 all right reserved

Click to comment